AYOJAKARTA.COM – Belum lama ini media sosial viral dengan tempat service kendaraan yang disebut miliki harga selangit namun tidak ada perubahan.
Bengkel kendaraan tersebut menjadi viral lantaran memberikan layanan yang berbeda dengan keinginan pengunjung.
Selain berbeda, bengkel kendaraan tersebut juga diketahui menetapkan harga yang menurut pengunjung tidak masuk akal.
Berita tersebut bermula dari pasangan suami istri beserta anaknya yang ingin melakukan rekreasi jarak dekat di sekitar kawasan Sentul.
Karena berniat ingin mengganti oli mesin, pasangan tersebut kemudian mendatangi bengkel dan meminta untuk dilakukan penggantian.
Bukannya mengganti oli, mekanik di bengkel tersebut justru melakukan servis besar dan meminta imbalan jasa hingga mencapai lebih 2 juta rupiah.
Karena tidak bersedia, pengunjung bengkel tersebut kemudian mendatangkan mobil pickup untuk meminta dilakukan pengangkutan motor.
Baca Juga: Merapat ke Demokrat, Pakar Politik Beri Pendapat soal Golkar: Mirip Pemilu 2004!
Berita tersebut kemudian menjadi viral, dan pemilik bengkel terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.
Sehubungan dengan ramainya pemberitaan tersebut, masyarakat perlu memperhatikan perbedaan antara bengkel resmi dan bengkel umum.
Selain itu, agar tidak menjadi korban sebagaimana pasangan suami istri dalam pemberitaan, maka pengunjung bengkel perlu memahami sejumlah tips.
Secara umum, bengkel kendaraan resmi adalah layanan yang diberikan oleh pabrik pemegang merk kendaraan atas purna jual kendaraan.
Bengkel resmi didirikan dengan mengikuti peraturan tertulis yang sebelumnya harus disepakati antara pengusaha dengan pemegang merek.
Untuk mendirikan bengkel resmi di suatu wilayah, produsen pemilik merk kendaraan perlu melakukan serangkaian riset dan ketentuan sebagai standar pelayanan.
Selain ketersediaan suku cadang yang sesuai dengan standar pabrik, bengkel resmi juga tidak bisa secara otonom membuat suatu kebijakan.
Standarisasi sesuai keluaran pabrik, merupakan salah satu keharusan yang perlu disediakan oleh bengkel resmi.
Baca Juga: Punya Rencana Ganti Ponsel? Ini Rekomendasi Ponsel Baru Edisi Lebaran, Harga Rp1- 4 Jutaan
Berbeda dengan bengkel resmi, bengkel umum kemudian hadir untuk memuaskan keinginan para pemilik kendaraan.
Karena hal tersebut, maka tidak jarang pengusaha kemudian memutuskan untuk membuat bengkel umum yang bisa menampung segala jenis merk kendaraan bermotor.
Selain itu, di bengkel umum, seseorang bisa meminta untuk dilakukan perubahan yang bertolak belakang dengan standar pabrikan.
Adanya perbedaan dalam hal peraturan, membuat usaha bengkel umum kemudian menjamur dan diminati oleh pengusaha.
Agar terhindar dari praktik nakal pengelola bengkel sebagaimana pemberitaan yang tengah viral, pengunjung di bengkel umum perlu dengan cermat melihat kinerja mekanik.
Jika mekanik di bengkel umum terlihat melakukan pekerjaan yang berbeda dengan kebiasan dan permintaan, pemilik kendaraan perlu bersikap kritis.
Guna menghindari permasalahan yang lebih serius, pemilik kendaraan bisa datang ke bengkel resmi atau bengkel umum langganan.
Demikian tips memilih bengkel yang dirangkum Ayojakarta pada Senin, 1 Mei 2023 dari kanal YouTube Santok SBM. ***

Share this article
Tips memilih bengkel atau tempat service ditangah viralnya kasus Hens Motor yang disebut lakukan pemerasan hingga...