KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Bekasi memutuskan untuk memperpanjang program Adaptasi Tatanan Hidup Baru atau disingkat ATHB hingga 2 Desember 2020.
AYO BACA : Ini Area Pemadaman Listrik di Babelan dan Mustika Jaya
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, perpanjangan ATHB ini ditujukan agar masyarakat bisa tetap produktif, namun aman Covid-19. Salah satunya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan serta melibatkan tokoh masyarakat.
AYO BACA : Ketinggian Air Kali Bekasi Aman Terkendali
“Kami mengimbau untuk melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat untuk mengarahkan masyarakat Kota Bekasi tetap disiplin melakukan protokol 3M,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu dalam keterangannya, Rabu (4/11/2020).
Adapun protokol 3M yang dimaksud adalah memakai masker jika ke luar rumah, mencuci tangan dengan air mengalir, serta menjaga jarak sosial minimal satu meter.
Selain itu, pada perpanjangan ATHB kali ini, Pemkot Bekasi juga fokus pada optimalisasi pelaksanaan tes PCR secara masif hingga mencapai target 10.000 tes PCR.
“Ini sebagai penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi pasca libur dan cuti bersama beberapa waktu lalu,” ujarnya.
AYO BACA : Sandang Predikat Terbaik Tangani Corona, Kota Bekasi Nihil Kasus Baru Selama 2 Hari Bertutut-turut

Share this article
“Kami mengimbau untuk melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat untuk mengarahkan masyarakat Kota Bekasi tetap disiplin melakukan protokol 3M,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu dalam keterangannya, Rabu (4/11/2020).