JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Bulan ini Bank DKI berhasil mendapatkan dua penghargaan sebagai 20 bank berkinerja terbaik di Indonesia, sekaligus mendapatkan penghargaan Best Chief Financial Officer (CFO) in financial institution 2019.
Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo mengatakan, penghargaan tersebut diberikan dari majalah InfoBank kepada 20 Bank yang memiliki pertumbuhan kinerja keuangan yang baik selama periode Juni 2017 sampai dengan Juni 2019.
Sigit Prastowo menjelaskan, per Juni 2019 Bank DKI berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang baik, ditandai dengan realisasi total kredit dan pembiayaan sebesar Rp29,5 triliun per Juni 2019 atau tumbuh 5,9 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,9 triliun.
“Bank DKI terus mendorong peningkatan penyaluran kredit, terutama kepada sektor UMKM di DKI Jakarta” ujar Sigit melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat (13/12/2019).
Pertumbuhan kredit Bank DKI tersebut kata dia didorong oleh kredit pada segmen UMKM yang tumbuh sebesar tumbuh 18,0 persen secara tahunan, dari Rp. 1,1 triliun menjadi Rp1,3 triliun.
Lebih rinci, pertumbuhan Kredit Segmen UMKM tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit mikro yang mencatatkan pertumbuhan 33,3 persen, dimana per Juni 2019 tercatat sebesar Rp843,0 miliar.
Hasil tersebut sejalan dengan strategi Bank DKI, dimana penyaluran kredit kepada UMKM menjadi fokus utama, mengingat segmen UMKM merupakan sektor ekonomi yang prospektif dan aman dan mendukung program kerja Pemprov DKI Jakarta.
Lanjut dia, strategi percepatan penyaluran kredit UMKM kredit mikro terus dilakukan, seperti halnua pada tanggal 25 Juli 2019 lalu, di mana Bank DKI telah melakukan penandatanganan perjanjian kredit mikro secara massal kepada total 250 peserta program Pengembangan Ke wirausahaan Terpadu (PKT), yang diwakili oleh 40 wirausahawan dalam acara Business Matching bersama Pemprov DKI Jakarta dan Otoritas Jasa Keuangan.
Sementara itu dari sisi Dana Pihak Ketiga, dana tabungan menunjukkan pertumbuhan yang baik sebesar 15,9 persen dari semula tercatat sebesar Rp 8,1 triliun menjadi sebesar Rp9,4 triliun pada akhir Juni 2019.
Pertumbuhan dana tabungan tersebut mendorong peningkatan rasio dana murah yang ditunjukkan dari komposisi CASA per juni 2019 sebesar 54,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 50,9 persen. Adapun total aset per Juni 2019 tercatat sebesar Rp45,6 triliun.
Berbagai pencapaian kinerja bisnis tersebut telah mendorong realisasi pencapaian laba bersih Bank DKI per Juni 2019 yang tercatat sebesar Rp 372,1 miliar atau tumbuh 4,4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp356,4 miliar.
Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih per Juni 2019 yang tercatat sebesar 8,9 persen.
Share this article
Bulan ini Bank DKI berhasil mendapatkan dua penghargaan sebagai 20 bank berkinerja terbaik di Indonesia, sekaligus mendapatkan penghargaan Best Chief Financial Officer (CFO) in financial institution 2019. Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo mengatakan, penghargaan tersebut diberikan dari majalah InfoBank kepada 20 Bank yang memiliki pertumbuhan kinerja keuangan yang baik selama periode Juni 2017 sampai dengan Juni 2019.