AYOJAKARTA.COM - Pemerhati bantuan sosial, Eka, melalui kanal YouTube-nya Diary Bansos memberikan penjelasan terbaru mengenai status pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) lewat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dia menjelaskan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang beralih dari pencairan melalui Pos ke KKS untuk periode salur Juli-Agustus-September 2024 masih mengalami proses administrasi yang melibatkan pihak perbankan.
Saat ini, status bantuan PKH dan BPNT di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) menunjukkan bahwa pencairan untuk periode tersebut masih dalam tahap pembukaan rekening kolektif.
Perbankan, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI), tengah memproses pembukaan rekening bagi KPM yang beralih dari Pos ke KKS.
"Sampai saat ini, bantuan belum dicairkan karena proses ini masih berlangsung," jelas Eka.
Para KPM diimbau untuk bersabar dan berharap proses pembukaan rekening berjalan lancar.
Setelah rekening selesai, buku tabungan dan kartu KKS akan segera didistribusikan, memungkinkan pencairan bantuan secepatnya.
Meski surat pendampingan distribusi KKS sudah turun pada tanggal 9 September 2024, belum ada kepastian apakah pencairan bantuan untuk periode Juli-Agustus akan dilakukan untuk dua atau tiga bulan sekaligus.
Ada juga pertanyaan dari KPM terkait penggunaan KKS lama atau pembuatan KKS baru.
Eka menjelaskan bahwa bagi KPM yang awalnya menggunakan KKS, kemudian beralih ke pencairan melalui Pos, dan sekarang kembali menggunakan KKS, bantuan akan dicairkan melalui KKS baru.
Kartu KKS lama tetap disimpan karena masih bisa bermanfaat, terutama untuk program-program sosial lainnya.
Untuk periode setelah Juli-Agustus 2024, status di SIKS-NG belum berubah dan masih menunjukkan keterangannya sudah disalurkan.
Namun, untuk periode berikutnya, September-Oktober 2024, belum ada data terbaru.
Eka memperkirakan bahwa proses verifikasi dan penghimpunan data oleh pemerintah daerah dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) masih berlangsung, sehingga KPM diharapkan tetap sabar menunggu hingga muncul update terbaru di SIKS-NG.
Selain pembaruan mengenai PKH dan BPNT, Eka juga menyampaikan informasi mengenai bantuan sosial lainnya yang sudah dicairkan pada hari ini, dan akan terus dicairkan pada tanggal 18 September 2024.
Di antaranya adalah bantuan permakanan, yang disalurkan setiap hari untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Pelamar Wajib Tahu! Ini Tips dan Trik Mengerjakan Soal TWK SKD CPNS 2024, Dijamin Bikin Lolos!
Bantuan ini diberikan dalam bentuk makanan siap konsumsi dengan nominal bantuan sekitar Rp15.000 per porsi, dan totalnya Rp900.000 per bulan.
Selain itu, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa-siswi yang sudah masuk dalam Surat Keputusan (SK) nominasi dan telah mengaktifkan rekening simpanan hingga akhir Juni 2024 juga masih terus dicairkan.
Di sisi lain, bantuan Keluarga Rawan Stunting (KRS) berupa daging dan telur juga mulai disalurkan untuk periode enam bulan, meski sebagian besar pencairan baru dilakukan untuk tahap ketiga.
Eka juga menyebutkan bahwa pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp300.000 untuk alokasi September masih berlangsung di beberapa desa.
Di luar itu, ada pula pencairan susulan untuk PKH dan BPNT bagi KPM hasil validasi by system yang belum menerima bantuan pada periode Juli-Agustus.
Dengan perkembangan ini, Eka berharap KPM tetap mengikuti update melalui channel YouTube Diary Bansos untuk mendapatkan informasi terbaru seputar pencairan bantuan sosial.***

Share this article
Berikut ini update bansos yang akan cair setelah PKH dan BPNT periode Juli-Agustus 2024, bantuan apa saja?