57.000 Lebih Peserta Didik Gagal Cair KJP Plus Juli 2024, Penerima Keluhkan Soal Hasil Verifikasi Ulang!

KJP Plus Juli 2024
KJP Plus Juli 2024

AYOJAKARTA.COM - Pencairan dana bantuan pendidikan KJP Plus Juli 2024 yang termasuk dalam penyaluran tahap 1 tahun 2024 sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 4 dan 12 Juli lalu.

Baik pencairan KJP Plus Juli 2024 untuk gelombang pertama maupun kedua sudah dicairkan secara bertahap kepada para penerima yang namanya telah resmi ditetapkan.

Pada pencairan KJP Plus Juli 2024 gelombang 1, ada sebanyak 460.143 peserta didik yang telah tercatat aktif statusnya sebagai penerima bantuan ini.

Sedangkan untuk gelombang 2, sebanyak 73.506 peserta didik terdaftar aktif sebagai penerima KJP Plus dan sudah bisa menarik saldo bantuannya.

Baca Juga: Kasus Kopi Sianida Masih Berlanjut! Otto Hasibuan Akan Ajukan PK Jessica Wongso Pekan Depan

Meskipun pencairan sudah mulai dilakukan, namun rupanya banyak masyarakat DKI Jakarta yang mengeluh terkait pencairan KJP Plus tersebut.

Hal itu terlihat dari banyaknya keluhan pada beberapa akun media sosial resmi instansi terkait salah satunya Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Keluhan terutama pada gagalnya 57ribu lebih peserta didik yang akhirnya tidak bisa kembali menerima bantuan KJP Plus seperti sebelumnya.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang mengumumkan soal adanya verifikasi ulang calon penerima KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 gelombang 2 kepada sebanyak 130ribu peserta didik.

Namun pada akhirnya, jumlah yang ditetapkan dan dicairkan bantuannya adalah sebanyak 73ribu lebih.

Sehingga masih ada kurang lebih 57ribu peserta didik yang nasibnya harus rela menerima kenyataan bahwa bantuan KJP Plus miliknya dicabut.

Sayangnya, keputusan pencabutan kepada 57ribu peserta didik tersebut disambut dengan banyaknya keluhan soal verifikasi ulang yang dilakukan.

Baca Juga: Penting Bagi Anak SMA/SMK yang Ingin Masuk ITB, Ini 10 Jurusan Kuliah dengan Persaingan Paling Ketat di Institut Teknologi Bandung

"Heii pak cuma mau terimakash sudah mematahkan semangat 57rb anak peserta didik yang sudah bapak gagalkan kjp nya dengan alasan tidak layak, kenapa mesti menunggu 3bulan pak dan tiba2 status di batalkan sejahat itu kah pak, kjp sudah ada dari pejabat sebelum2nya tapi mereka tetap konsisten pak menyalurkan dana itu tiap bulan, tapi kali ini bapak membuat 57rb peserta didik dan orang tua kecewa," tulis salah seorang warganet seperti dikutip Ayojakarta.com pada akun media sosial @disdikdki, Kamis (18/7/2024).

Banyak yang mengaku jika hasil dari verifikasi ulang yang dilaporkan pad sistem tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Contonya beberapa warga mengeluhkan adanya hasil verifikasi soal AC, padahal fakta di lapangan mereka mengaku tidak memilili AC dan akhirnya mempertanyakan soal hasil

verifikasi ulang yang sudah dilakukan apakah ditulis berdasarkan fakta atau tidak.

"Bapak mohon bantuan nya bagi kami orang susah yg membutuhkan bantuan KJP, kenapa KJP anak saya di batalkan hanya AC padahal rumah saya numpang sama mertua AC pun punya mertua, anak saya anak berkebutuhan khusus jangan mempersulit masalah kjp, saya buth buat beli batre alat bantu dengar anak saya buat beli seragam sembako kenapa malah bgni dengan KJP anak saya, malah yg dapet orang2 kaya ber-AC rumah sendiri mobil mereka aman2 aja KJPnya," kata salah seorang warganet.

"Disdik udah bener ngurusin pelajaran aj..ngapain kesegala bantuan ..kjp anak sy dibatalkan gara2 punya Ac..padahal kaga punya...," kata lainnya.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga, Salah Satunya Adalah Catering Makanan

Keluhanpun terus disampaikan hingga kini oleh para warga yang kecewa dengan hasil verifikasi ulang untuk penyaluran KJP Plus.

"Kjp gimana Kjp pak, masa dibatalkan dengan alasan ga jelas.. disurvei juga ga pernah, katanya biar tepat sasaran, yang ada malah salah sasaran," tanya seorang warganet.

"Baru ngerasain KJP 1kali cair ..eh 3 bulan GK cair tau nya di putus gith ajah ...klo tau bakal di putus ngapain di kasih ATM SM buku tabungan buang" anggaran ajah," keluh lainnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Juli 2024
# Gelombang 1
# pencairan
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.