Banyak yang Ingin Kerja di Luar Negeri, Berapa Sih Gaji TKI ART di Berbagai Negara?

Di negara-negara dengan perlindungan hukum yang kuat, TKI ART lebih mungkin menerima gaji yang adil dan sesuai dengan standar internasional.
Di negara-negara dengan perlindungan hukum yang kuat, TKI ART lebih mungkin menerima gaji yang adil dan sesuai dengan standar internasional.

AYOJAKARTA.COM -- Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di luar negeri memiliki peran penting dalam membantu keluarga-keluarga di berbagai negara.

Mereka memilih untuk meninggalkan kehidupan di Indonesia untuk mencari penghasilan yang lebih baik.

Namun, gaji yang mereka terima bisa sangat bervariasi tergantung pada negara tempat mereka bekerja.

 Baca Juga: Durasi Kuliah Lebih Singkat dan Cepat Kerja, Inilah 6 Prodi Vokasi UI Sepi Peminat yang Punya Masa Depan Cerah

Kenapa Gaji TKI ART Bisa Berbeda di Setiap Negara?

1. Standar Hidup dan Biaya Hidup

Setiap negara memiliki standar hidup dan biaya hidup yang berbeda. Negara dengan biaya hidup tinggi umumnya menawarkan gaji yang lebih tinggi untuk ART.

Di negara-negara dengan biaya hidup lebih rendah, gaji yang ditawarkan juga cenderung lebih rendah.

Baca Juga: Toni RM Bawa Teman Kerja Pegi Setiawan sebagai Saksi, Ini yang Akan Dipaparkan dalam Sidang

2. Kebijakan Pemerintah Setempat

Kebijakan pemerintah setempat juga memainkan peran penting dalam menentukan gaji TKI ART.

Beberapa negara memiliki peraturan yang mengatur upah minimum bagi pekerja rumah tangga.

Namun, di beberapa negara lain tidak ada regulasi yang ketat mengenai upah minimum, sehingga gaji yang diterima ART bisa lebih rendah.

Baca Juga: Prospek Kerja untuk Lulusan Jurusan Sastra Inggris yang Cemerlang dan Menjanjikan, Apa Kamu Berminat?

3. Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja

Tingkat permintaan dan penawaran tenaga kerja di suatu negara juga mempengaruhi gaji.

Negara-negara yang memiliki permintaan tinggi untuk ART cenderung menawarkan gaji yang lebih tinggi untuk menarik pekerja dari luar negeri.

Sebaliknya, di negara-negara di mana pasokan tenaga kerja domestik cukup untuk memenuhi kebutuhan, gaji yang ditawarkan mungkin lebih rendah.

Baca Juga: Punya Hobi Menggambar? Cek 7 Jurusan Kuliah Ini Cocok Untuk Kamu, Punya Prospek Kerja Luas dan Menjanjikan Lho!

4. Perjanjian Bilateral dan Perlindungan Hukum

Perjanjian bilateral antara Indonesia dan negara penerima TKI juga berpengaruh.

Negara-negara yang memiliki perjanjian bilateral dengan Indonesia umumnya menawarkan kondisi kerja dan gaji yang lebih baik bagi TKI.

Selain itu, perlindungan hukum dan hak-hak pekerja yang dijamin oleh negara penerima juga berperan dalam menentukan gaji.

Baca Juga: Gaji dan 5 Prospek Kerja untuk Lulusan Jurusan Ilmu komputer yang Menjanjikan

Di negara-negara dengan perlindungan hukum yang kuat, TKI ART lebih mungkin menerima gaji yang adil dan sesuai dengan standar internasional.

5. Jenis Pekerjaan dan Tugas

Gaji TKI ART juga bisa bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan dan tugas yang harus dilakukan.

ART yang memiliki tanggung jawab lebih besar atau tugas-tugas yang lebih berat cenderung menerima gaji yang lebih tinggi.

Baca Juga: 5 Jenis Kerja Sampingan Online yang Berpotensi Menghasilkan Bayaran Tinggi, Nomor Tiga Paling Banyak Diminati

Misalnya, ART yang juga bertanggung jawab merawat anak-anak atau orang tua lanjut usia biasanya mendapatkan kompensasi lebih besar dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan tugas-tugas rumah tangga biasa.

6. Perbedaan Kurs Mata Uang

Kurs mata uang juga memainkan peran dalam perbedaan gaji TKI ART di berbagai negara.

Fluktuasi nilai tukar mata uang bisa mempengaruhi nilai gaji yang diterima dalam mata uang lokal saat dikonversi ke rupiah.

Baca Juga: Catat! 7 Jurusan Kuliah Ini Berpeluang Kerja di Luar Negeri Setelah Lulus

Misalnya, gaji yang tampaknya tinggi dalam mata uang lokal negara penerima bisa menjadi lebih rendah atau lebih tinggi setelah dikonversi ke rupiah, tergantung pada nilai tukar yang berlaku.

Jadi mana saja negara dengan gaji TKI ART terbesar? Berikut informasinya dikutip dari Instagram @dealls.jobs

1. Finlandia

Perkiraan gaji: Rp29-36 jt/bln

2. Korea Selatan

Perkiraan gaji: Rp19-32 jt/bln

3. Jepang

Perkiraan gaji: Rp17-25 jt/bln

4. Hongkong 

Perkiraan gaji: Rp15-22 jt/bln

5. Uni Emirat Arab

Perkiraan gaji: Rp15-19 jt/bln

6. Jerman

Perkiraan gaji: Rp15-18 jt/bln

7. Taiwan

Perkiraan gaji: Rp13-15 jt/bln

Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah yang Cepat Dapat Kerja Tapi Gaji Tak Seberapa, Mending Diambil atau Jangan?

8. Singapura

Perkiraan gaji: Rp10-16 jt/bln

9. Turki

Perkiraan gaji: Rp8-9 jt/bln

10. Malaysia

Perkiraan gaji: Rp5-8 jt/bln.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Art
# TKI
# gaji

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.