AYOJAKARTA.COM -- Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di luar negeri memiliki peran penting dalam membantu keluarga-keluarga di berbagai negara.
Mereka memilih untuk meninggalkan kehidupan di Indonesia untuk mencari penghasilan yang lebih baik.
Namun, gaji yang mereka terima bisa sangat bervariasi tergantung pada negara tempat mereka bekerja.
Kenapa Gaji TKI ART Bisa Berbeda di Setiap Negara?
1. Standar Hidup dan Biaya Hidup
Setiap negara memiliki standar hidup dan biaya hidup yang berbeda. Negara dengan biaya hidup tinggi umumnya menawarkan gaji yang lebih tinggi untuk ART.
Di negara-negara dengan biaya hidup lebih rendah, gaji yang ditawarkan juga cenderung lebih rendah.
Baca Juga: Toni RM Bawa Teman Kerja Pegi Setiawan sebagai Saksi, Ini yang Akan Dipaparkan dalam Sidang
2. Kebijakan Pemerintah Setempat
Kebijakan pemerintah setempat juga memainkan peran penting dalam menentukan gaji TKI ART.
Beberapa negara memiliki peraturan yang mengatur upah minimum bagi pekerja rumah tangga.
Namun, di beberapa negara lain tidak ada regulasi yang ketat mengenai upah minimum, sehingga gaji yang diterima ART bisa lebih rendah.
3. Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja
Tingkat permintaan dan penawaran tenaga kerja di suatu negara juga mempengaruhi gaji.
Negara-negara yang memiliki permintaan tinggi untuk ART cenderung menawarkan gaji yang lebih tinggi untuk menarik pekerja dari luar negeri.
Sebaliknya, di negara-negara di mana pasokan tenaga kerja domestik cukup untuk memenuhi kebutuhan, gaji yang ditawarkan mungkin lebih rendah.
4. Perjanjian Bilateral dan Perlindungan Hukum
Perjanjian bilateral antara Indonesia dan negara penerima TKI juga berpengaruh.
Negara-negara yang memiliki perjanjian bilateral dengan Indonesia umumnya menawarkan kondisi kerja dan gaji yang lebih baik bagi TKI.
Selain itu, perlindungan hukum dan hak-hak pekerja yang dijamin oleh negara penerima juga berperan dalam menentukan gaji.
Baca Juga: Gaji dan 5 Prospek Kerja untuk Lulusan Jurusan Ilmu komputer yang Menjanjikan
Di negara-negara dengan perlindungan hukum yang kuat, TKI ART lebih mungkin menerima gaji yang adil dan sesuai dengan standar internasional.
5. Jenis Pekerjaan dan Tugas
Gaji TKI ART juga bisa bervariasi tergantung pada jenis pekerjaan dan tugas yang harus dilakukan.
ART yang memiliki tanggung jawab lebih besar atau tugas-tugas yang lebih berat cenderung menerima gaji yang lebih tinggi.
Misalnya, ART yang juga bertanggung jawab merawat anak-anak atau orang tua lanjut usia biasanya mendapatkan kompensasi lebih besar dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan tugas-tugas rumah tangga biasa.
6. Perbedaan Kurs Mata Uang
Kurs mata uang juga memainkan peran dalam perbedaan gaji TKI ART di berbagai negara.
Fluktuasi nilai tukar mata uang bisa mempengaruhi nilai gaji yang diterima dalam mata uang lokal saat dikonversi ke rupiah.
Baca Juga: Catat! 7 Jurusan Kuliah Ini Berpeluang Kerja di Luar Negeri Setelah Lulus
Misalnya, gaji yang tampaknya tinggi dalam mata uang lokal negara penerima bisa menjadi lebih rendah atau lebih tinggi setelah dikonversi ke rupiah, tergantung pada nilai tukar yang berlaku.
Jadi mana saja negara dengan gaji TKI ART terbesar? Berikut informasinya dikutip dari Instagram @dealls.jobs
1. Finlandia
Perkiraan gaji: Rp29-36 jt/bln
2. Korea Selatan
Perkiraan gaji: Rp19-32 jt/bln
3. Jepang
Perkiraan gaji: Rp17-25 jt/bln
4. Hongkong
Perkiraan gaji: Rp15-22 jt/bln
5. Uni Emirat Arab
Perkiraan gaji: Rp15-19 jt/bln
6. Jerman
Perkiraan gaji: Rp15-18 jt/bln
7. Taiwan
Perkiraan gaji: Rp13-15 jt/bln
Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah yang Cepat Dapat Kerja Tapi Gaji Tak Seberapa, Mending Diambil atau Jangan?
8. Singapura
Perkiraan gaji: Rp10-16 jt/bln
9. Turki
Perkiraan gaji: Rp8-9 jt/bln
10. Malaysia
Perkiraan gaji: Rp5-8 jt/bln.***

Share this article
Di negara-negara dengan perlindungan hukum yang kuat, TKI ART lebih mungkin menerima gaji yang adil dan sesuai dengan standar internasional.