Hilal Pencairan KIP Kuliah 2024 Semester 2, 4, 6, 8 Sudah Dekat, Cair Awal Ramadhan? Ini Sebab Dana Gagal Dicairkan

KIP Kuliah memberikan fasilitas berupa kemudahan akses pendidikan gratis dan biaya hidup kepada calon mahasiswa, yang dinyatakan lolos seleksi dan layak mendapatkan bantuan.
KIP Kuliah memberikan fasilitas berupa kemudahan akses pendidikan gratis dan biaya hidup kepada calon mahasiswa, yang dinyatakan lolos seleksi dan layak mendapatkan bantuan.

AYOJAKARTA.COM — Mahasiswa penerima bantuan sudah menantikan pencairan dana KIP Kuliah 2024 semester genap (2, 4, 6 dan 8) yang diprediksi akan dicairkan di bulan Maret 2024.

Terkait proses pencairannya, para penerima KIP Kuliah 2024 harus melewati usulan dari PTN atau PTS di mana nantinya SK nominasi penerima akan dikirimkan ke Puslapdik Kemendikbudristek RI, untuk tahapan selanjutnya.

Sebagai informasi, Kemendikbudristek dan Kemenag RI menyalurkan program bantuan pendidikan KIP Kuliah 2024 untuk para lulusan SMA/SMK/Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

KIP Kuliah memberikan fasilitas berupa kemudahan akses pendidikan gratis dan biaya hidup kepada calon mahasiswa, yang dinyatakan lolos seleksi dan layak mendapatkan bantuan.

Sasaran penerima KIP Kuliah adalah lulusan siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin, yang tetap ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sampai dengan lulus.

Dengan prioritas penerima dana KIP Kuliah 2024 ini berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), memiliki Kartu Keluarga Sehat (KKS), terdata aktif di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau berasal dan tinggal panti asuhan atau panti sosial.

Jika pendaftar tidak terdata aktif di DTKS Kemensos RI, tetap dapat mendaftar KIP Kuliah 2024 dengan cara melampirkan bukti pendapatan kotor orang tua atau wali, tidak lebih dari Rp4 juta perbulan atau jika dibagi dengan anggota keluarga tidak lebih dari Rp750 ribu.

Calon mahasiswa penerima KIP Kuliah 2024 akan menerima beberapa fasilitas dalam proses pendaftaran hingga sudah menempuh pendidikan perkuliahan.

Baca Juga: Informasi Lengkap Tentang KIP Kuliah Merdeka 2024, Cek di Sini

Lalu apa saja fasilitas yang diterima oleh penerima program bantuan pendidikan KIP Kuliah 2024?  

1. Kemudahan pendaftaran secara gratis untuk peminatan prodi PTN melalui UTBK SNBT 2024, dengan persyaratan harus terdata aktif di DTKS Kemensos RI.  

2. Menerima dana pendidikan setiap semester untuk pembayaran UKT perkuliahan yang akan dibayarkan dari pihak perbankan ke rekening PTN atau PTS yang bersangkutan.

Penerima bansos KIP Kuliah 2024 akan menerima dana pendidikan yang disesuaikan dengan Akreditasi jurusan.

Rincian besaran dana pendidikan yang didapatkan penerima KIP Kuliah 2024 , sebagai berikut:

- Prodi Kedokteran Akreditasi A maksimal Rp12 juta.
- Prodi Non Kedokteran Akreditasi A maksimal Rp8 juta.
- Prodi Akreditasi B maksimal Rp4 juta.
- Prodi Akreditasi C maksimal Rp2,4 juta.

3. Menerima biaya hidup atau uang saku KIP Kuliah 2024 tiap bulannya jika masuk ke skema 1 pencairan biaya hidup sesuai kuota yang disediakan tiap PTN atau PTS.

Besaran biaya hidup atau uang saku ditetapkan sesuai dengan klasifikasi kluster penerima, berdasarkan hasil Survei Besaran Biaya Hidup dan Survei Sosial Ekonomi Nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Berikut rincian rinciannya sebagai berikut:

- Daerah kluster 1: Rp800ribu
- Daerah kluster 2: Rp950ribu
- Daerah klaster 3: Rp1,1 juta
- Daerah klaster 4: Rp1,25 juta
- Daerah klaster 5: Rp1,4 juta

4. Menerima dana perkuliahan jika mengambil program profesi khususnya untuk lulusan bidikmisi/KIP Kuliah di beberapa prodi S1, antara lain Kedokteran, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, dan Guru.

Lalu kapankah dana KIP Kuliah semester genap (2, 4, 6, 8) tahun akademik 2023/2024 akan dicairkan?

Hingga tanggal 5 Maret 2024, pihak Puslapdik Kemendikbud RI dan Kemenag RI belum resmi mengumumkan terkait kapan dana pencairan KIP Kuliah semester genap akan dicairkan.

Akan tetapi, jika mengikuti jadwal pencairan seperti tahun 2023, diprediksi tahapan penyaluran bantuan KIP Kuliah akan dimulai pada bulan Maret 2024.

Biasanya, proses pencairan dana KIP Kuliah dimulai paling lambat 30 hari setelah PTN atau PTS membuat usulan daftar penerima bantuan.

Jika pihak PTN atau PTS mengusulkan daftar penerima KIP Kuliah 2024 semester genap di pertengahan Februari, dimungkinkan untuk pencairan dananya akan terjadi di pertengahan bulan Maret 2024 atau saat memasuki bulan Ramadhan.

Untuk kepastian waktu pencairan dana KIP Kuliah semester genap adalah murni kebijakan dan kewenangan dari pihak PTN atau PTS.

Dengan mekanisme atau tahapan pencairannya, dimulai usulan daftar penerima KIP Kuliah semester genap tahun 2023 oleh PTN atau PTS hingga menerbitkan SK Nominasi Penerima.

SK Nominasi penerima akan diusulkan dan diajukan kepada pihak Puslapdik Kemendikbudristek RI atau Kemenag RI (jika universitas di bawah naungan Kementerian Agama) kemudian akan diproses lebih lanjut.

Setelah proses SK Nominasi diproses, maka pihak Puslapdik Kemendikbud akan menerbitkan Surat Perintah Pembayaran (SPP) Surat Perintah Membayar (SPM), hingga terakhir Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Puslapdik atau Kemenag RI.

Jika data bayar (SP2D) sudah turun, artinya top up dana bantuan penerima KIP Kuliah Semester Genap akan segera dilakukan oleh Perbankan.

Jika pencairan tersebut berupa dana pendidikan maka langsung disalurkan ke rekening Akademik Universitas untuk pembiayaan UKT.

Sedangkan, jika bantuan KIP Kuliah 2024 dalam bentuk biaya hidup atau uang saku maka akan pihak perbankan aman mentransfer dana ke rekening penerima sesuai kluster.

Baca Juga: Mengenal Besaran Uang Saku Beasiswa KIP Kuliah 2024 yang Harus Kamu Ketahui!

Akan tetapi penerima bansos KIP Kuliah 2024 semester genap juga dapat mengalami kegagalan pencairan dikarenakan beberapa sebab:

1. Memiliki Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah standar yang sudah ditetapkan bagi penerima KIP Kuliah 2024.

2. Penerima bantuan KIP Kuliah 2024 terlibat kasus hukum hingga dipenjara atau menjalani hukuman pidana berdasarkan putusan.

3. Penerima KIP Kuliah 2024 menjalani cuti akademik selain karena alasan sakit atau cuti akademik karena alasan sakit lebih dari dua semester.

4. Penerima menolak KIP Kuliah 2024 (jarang sekali terjadi).

5. Penerima telah meninggal dunia.

6. Data-data mahasiswa penerima yang tercatat di dalam akun KIP Kuliah 2024 tidak sinkron atau padan dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

Oleh karena itu, jika para penerima bantuan KIP Kuliah ingin mengetahui status pencairan dana bantuan di semester genap tahun 202, penerima dapat rutin mengecek secara berkala status pencairan di laman KIP Kuliah dengan mengakses https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id (jika PTN dalam naungan Kemendikbudristek RI).

Atau, bisa memantau secara berkala lama KIP Kuliah Kemenag RI di https://kip-kuliah.kemenag.go.id.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KIP Kuliah
# cair
# cair
# gagal

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.