Waduh! Sudah Disurvei Pendamping Sosial Bukan Jaminan Dapat Bansos PKH dan BPNT, Ini Penjelasan dari Kemensos!

Illustrasi. Memasuki bulan April 2025, yang merupakan masa penyaluran bantuan sosial triwulan kedua, kegiatan survei atau ground checking tengah berlangsung secara intensif.
Illustrasi. Memasuki bulan April 2025, yang merupakan masa penyaluran bantuan sosial triwulan kedua, kegiatan survei atau ground checking tengah berlangsung secara intensif.

AYOJAKARTA.COM – Banyak KPM bertanya-tanya, apakah mereka yang sudah didatangi petugas survei otomatis akan menerima bansos seperti PKH dan BPNT?

Pertanyaan ini mencuat seiring berjalannya proses verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan sosial (bansos) yang dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Memasuki bulan April 2025, yang merupakan masa penyaluran bantuan sosial triwulan kedua, kegiatan survei atau ground checking tengah berlangsung secara intensif.

Baca Juga: Ingin Bahagia? 8 Tips Secara Psikologi Ini Bisa Kamu Lakukan Loh

Proses ini dilakukan oleh pendamping sosial yang ditugaskan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap nama-nama yang tercantum dalam daftar prelist atau daftar awal calon penerima manfaat.

Namun, apakah semua KPM yang telah disurvei pasti akan mendapatkan bantuan sosial? Jawabannya adalah tidak.

Sebelum menjawab lebih lanjut, penting untuk memahami apa itu DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).

DTSEN adalah basis data tunggal yang memuat kondisi sosial ekonomi individu atau keluarga di Indonesia.

Data ini telah terintegrasi dengan data kependudukan dan digunakan sebagai acuan dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial nasional.

DTSEN dibentuk untuk mewujudkan pembangunan yang lebih terukur dan tepat sasaran.

Proses sinkronisasi dilakukan oleh Kemensos bersama BPS, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Baca Juga: Operasi Senyap Diduga Sudah Dilakukan Politisi Partai Gerindra, Iman Politik Aktivis 98 dan Buruh Dipertanyakan

Tujuan Survei Lapangan (Ground Check)

Ground check DTSEN bukan semata-mata kegiatan pendaftaran bansos, melainkan bagian dari proses pemutakhiran dan verifikasi data sosial ekonomi masyarakat.

Adapun tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:
- Memverifikasi data calon KPM.
- Memastikan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial.
- Memperbaiki kualitas data sosial ekonomi masyarakat.
- Mengintegrasikan berbagai basis data seperti DTKS, Regsosek, dan P3KE.

Petugas survei akan mencatat berbagai aspek, mulai dari kondisi rumah, jumlah tanggungan, pendapatan, hingga kepemilikan usaha dan data disabilitas.

Salah satu hasil dari ground check ini adalah proses pemeringkatan kesejahteraan masyarakat berdasarkan sistem desil, yakni pengelompokan penduduk dalam 10 tingkatan berdasarkan kondisi ekonomi:
- Desil 1: Termiskin, pendapatan di bawah Rp300.000.
- Desil 2: Pendapatan di bawah Rp600.000.
- Desil 3: Pendapatan di bawah Rp900.000.
- Dan seterusnya, hingga desil ke-10.

Baca Juga: Benarkah iPhone 17 Pro Max Bakal Jadi Perubahan Desain yang Kontroversial dari Apple?

Kemensos menyatakan bahwa bantuan sosial akan diprioritaskan bagi mereka yang berada di desil 1 hingga 3.

Desil ini mencerminkan tingkat kemiskinan ekstrem hingga kategori rentan miskin yang membutuhkan dukungan untuk naik kelas ekonomi.

Bantuan Sosial Disesuaikan dengan Kebutuhan

Setiap program bansos memiliki sasaran masing-masing. Misalnya:
- PKH: Ditujukan bagi keluarga dengan kriteria khusus seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, serta anak usia sekolah.
- KIP/KJP: Untuk anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu.
- KIS: Untuk perlindungan kesehatan warga miskin.
- BPNT: Bantuan sembako bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Artinya, meskipun seseorang tergolong miskin, jika tidak memenuhi kriteria program (misalnya tidak memiliki anak usia sekolah), maka belum tentu ia akan menerima bantuan seperti PKH atau KIP.

Baca Juga: Cair Lagi! Ini 4 Bansos dari Pemerintah yang Mulai Disalurkan Pertengahan April 2025, Nomor 4 Paling Dinanti!

Survei Bukan Jaminan Langsung Dapat Bansos

Perlu diketahui oleh para KPM bahwa proses ground check hanyalah satu tahap dari keseluruhan proses validasi data.

Data yang dikumpulkan masih akan diverifikasi dan diperingkat kembali sebelum ditetapkan sebagai penerima bansos.

Kemensos dan BPS menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah program pendaftaran bansos terbuka, melainkan bagian dari pembaruan data untuk memastikan keakuratan dan ketepatan sasaran bantuan pemerintah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ground check
# survei
# DTSEN
# KPM
# PKH
# BPNT
# Kemensos

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.