AYOJAKARTA.COM – Terbaru, ada kabar yang menyebutkan jika saldo BPNT cair Rp200 ribu di 2 bank ini, lalu benarkah informasi tersebut?
Untuk tahu kejelasannya, simak informasi yang dibagikan oleh petugas pendamping sosial melalui tayangan Youtube DIARY BANSOS yang dikutip pada 3 Maret 2024 berikut ini.
Dari informasi yang beredar BPNT cair sebesar Rp400 ribu, tapi saldo yang masuk ini hanya Rp200 ribu, jadi kira-kira alokasi tahap yang keberapa? Begini penjelasannya.
Sebagai informasi beberapa waktu lalu ada salah satu KPM yang membagikan bukti struk penarikan per tanggal 1 Maret 2024 dengan nominal bantuan Rp200 ribu.
Dalam captionnya, KPM yang menshare bukti struk tersebut mengatakan jika saldo bantuan BPNT sudah cair sebesar Rp200 ribu.
Sebelumnya perlu dipahami bahwa bantuan BPNT yang disalurkan di tahun 2024 untuk tahap pertama alokasi Januari tahun 2024 satu bulan adalah sebesar Rp200 ribu.
Kemudian menyusul ada informasi dari pihak PT. Pos Indonesia yang mengatakan bahwa bantuan BPNT alokasi Januari distop sementara karena ada penambahan kuota salur yaitu alokasi Februari-Maret 2024.
Lalu saat ini di SIKS-NG pun bantuan BPNT tertera periode salurnya adalah Februari-Maret yang artinya 2 bulan sebesar Rp400 ribu.
Dari sini bisa disimpulkan dan dipastikan bahwa yang cair sebesar Rp200 ribu adalah saldo batuan BPNT untuk tahap yang Januari tahun 2024.
Lalu muncul lagi pertanyaan bahwa katanya kemarin distop sementara tapi kok ini masih ada KPM yang saldo BPNT-nya di tanggal 1 Maret 2024? begini penjelasannya.
Perlu dipahami juga bahwa ada perbedaan antara pencairan yang lewat Kartu KKS dengan yang lewat PT. Pos Indonesia secara tunai.
Baca Juga: Hore! Bansos BPNT Rp400 Ribu Sudah Tahap SPM, Dipastikan Cair Minggu Pertama Bulan Ini?
Untuk yang lewat PT. Pos Indonesia, dalam proses pencairan bantuan sosial PKH maupun BPNT itu ada masa bayarnya.
Misal sebagai contoh, masa bayar pencairan BPNT terakhir di tanggal 24 Februari 2024, sehingga apabila lewat dari tanggal 24 Februari 2024 tersebut maka untuk bantuan sosial baik yang PKH maupun BPNT tidak bisa dibayarkan.
Kecuali dari Pihak Kemensos itu ada perpanjangan masa bayar, biasanya hal tersebut dilakukan karena ada KPM tambahan yang SP2D-nya itu turunnya belakangan.
Terkait dengan info dari Pt. Pos bahwa pencairan BPNT yang distop sementara dari situ bisa disimpulkan jika pihak Kemensos memang tidak memberikan waktu perpanjangan bayar karena ada penambahan kuota salur menjadi triwulan yakni Januari-Februari-Maret 2024.
Tentu yang terdampak dengan adanya penundaan atau penghentian sementara penyaluran BPNT alokasi Januari 2024 tersebut adalah KPM tambahan yang SP2D-nya turun belakangan.
Tapi ada juga KPM yang memang masih belum mencairkan bantuan BPNT-nya lewat dari masa bayarnya seperti yang dijelaskan tadi.
Namun bagi para KPM yang BPNT Januari-nya belum cair tersebut tidak perlu khawatir, karena kemungkinannya nanti akan cair langsung dirapel 3 bulan yaitu alokasi Januari-Februari-Maret 2024.
Lalu bagi KPM yang sudah cair bantuan BPNT alokasi Januari-nya bagaimana? Untuk KPM yang sudah cair maka tinggal menunggu alokasi Februari-Maret saja jadi tidak terdampak terkait dengan penghentian sementara penyaluran BPNT alokasi Januari 2024.
Sedangkan yang pencairannya lewat Kartu KKS , pihak Kemensos memerintahkan pihak bank untuk menyalurkan bantuan ke rekening KPM hingga batas waktu yang ditentukan misalnya contoh di tanggal 24 Februari 2024 itu Kemensos memberikan tenggat waktu terakhir agar bantuan ditransfer ke rekening para KPM.
Nah jika ada KPM yang tidak mengambil bantuan tersebut, ya bantuannya tetap ada di rekening KPM kecuali pihak Kemensos melakukan freeze dan menarik saldo bantuan tersebut untuk dikembalikan ke kas negara.
Tetapi kalau tidak ada freeze atau tidak ada pengembalian ke kas negara maka bantuan tersebut akan tetap ada di rekening para KPM hingga si KPM mengambil bantuannya.
Kalau misalkan si KPM tersebut mengetahui informasi bahwa di Kartu KKS-nya ada bantuan atau saldo tersebut mungkin dari si pendampingnya di tanggal 1 Maret 2024 lalu si KPM mengambil bantuannya tepat di tanggal 1 Maret tersebut maka akan muncul struk penarikan yang tulisannya per tanggal 1 Maret.
Padahal pihak bank mentransfer bantuan tersebut sebelum tanggal 24 Februari 2024, hanya saja karena si KPM mengambil bantuannya di tanggal 1 Maret 2024 maka struk pengambilan bansos BPNT-nya jadi bertuliskan per tanggal 1 Maret.
Jadi jangan bingung jika bukti struknya memang tertera tanggal 1 Maret 2024, tetapi sebenarnya itu bukan tanggal saldo masuk ke rekening si KPM melainkan tanggal penarikan.
Baca Juga: Warganet Geger usai Mahfud MD Pamit Jadi Cawapres, Tinggalkan Ganjar Kembali Jadi Idola
Nah, kalau KPM ingin tahu kapan saldo masuk di Kartu KKS-nya tanggal berapa ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
Pertama bagi yang sudah memiliki aplikasi M-banking bisa cek di menu Riwayat mutasi rekening dan bagi yang tidak punya layanan M-banking atau i-banking bisa mencetak rekening koran di bank penyalur terdekat, maka KPM akan tahu saldo bansos BPNT tersebut masuk di tanggal berapa.
Demikian informasi terkini mengenai saldo BPNT masuk Rp200 ribu serta perbedaan penyaluran dari yang melalui Kartu KKS dan melalui PT Pos Indonesia.
Share this article
Dalam captionnya, KPM yang menshare bukti struk tersebut mengatakan jika saldo bantuan BPNT sudah cair sebesar Rp200 ribu.