AYOJAKARTA.COM – Program Kartu Prakerja merupakan inisiatif pemerintah dalam upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja.
Dengan menyediakan akses pelatihan, program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas.
Saat ini, program Prakerja sudah memasuki gelombang 63, dan ternyata masih banyak yang tidak lolos.
Mengutip kanal YouTube Indah Yusni, ada berbagai kesalahan dilakukan calon peserta Prakerja yang bikin gagal dan tidak lolos.
Dengan memahami kesalahan-kesalahan ini, diharapkan para calon peserta dapat mempersiapkan diri.
1. Menyepelekan Tes SKD
Jangan anggap remeh tes SKD saat mendaftar. Hasil tes ini menjadi penentu utama untuk lolos atau tidaknya dalam program Prakerja.
Baca Juga: Kenapa Gagal Prakerja? Ini Langkah Lolos Dapat Bantuan Rp4,2 Juta
2. Kesalahan pada Status Pekerjaan
Pastikan untuk memilih status pekerjaan yang sesuai. Jika bukan pegawai BUMN/ BUMD/ komisaris/ perangkat desa, jangan pilih opsi tersebut.
Kesalahan dalam pemilihan status pekerjaan ini sulit untuk diperbaiki dan dapat membuat pendaftar tidak memenuhi syarat.
Baca Juga: Coba Cek, Apakah Saldo Pelatihan Prakerja Bisa Dicairkan Jadi Uang?
3. Email Tidak Aktif
Pastikan email yang digunakan aktif dan dapat diakses. Email yang tidak aktif dapat menghambat akses untuk mendapatkan Kartu Prakerja.
Perlu diingat bahwa hanya bisa mengganti email sekali setelah berhasil lolos seleksi.
Baca Juga: Arti 'Request Failed with Status Code 500' saat Login Prakerja
4. Foto KTP yang Tidak Jelas
Pastikan foto KTP yang diunggah jelas dan sesuai dengan data yang benar.
Foto KTP yang buram atau rusak dapat membuat pendaftaran tidak valid.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 63 Resmi! Dibuka Bisa Dapat Rp4,2 Juta, Ini Tips Lolos Seleksinya
5. Verifikasi Wajah Tidak Cocok
Jika membantu orang lain untuk mendaftar, pastikan verifikasi wajah sesuai dengan calon pendaftar yang sebenarnya.
Kesalahan dalam verifikasi wajah ini sulit untuk diperbaiki dan dapat menyebabkan masalah dalam proses pendaftaran.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 19 Juta Orang Mengikuti Program Kartu Prakerja di Tahun 2024
6. Nomor Handphone Tidak Aktif
Pastikan nomor handphone yang digunakan aktif dan dapat diakses.
Nomor handphone yang tidak aktif akan menyulitkan dalam mendapatkan OTP (One Time Password) dan melakukan perubahan nomor.
Pastikan nomor handphone aktif setidaknya selama enam bulan ke depan.
7. Lebih dari 2 NIK dalam Satu KK
Ingatlah bahwa hanya dua Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diizinkan dalam satu Kartu Keluarga untuk lolos dalam program Prakerja.
Meskipun mendaftar dengan lebih dari dua NIK, hanya dua yang akan diakui dalam proses seleksi.
Selain memperhatikan kesalahan-kesalahan tersebut, pastikan juga memenuhi syarat berikut:
1. Usia antara 18-64 tahun
2. Tidak sedang menempuh pendidikan formal
3. Tidak terdaftar dalam database Pendidikan dan Kependudukan (Dapodik).
Program Kartu Prakerja bukanlah bantuan sosial dan ini terbuka untuk semua warga Indonesia.***

Share this article
Program Kartu Prakerja merupakan inisiatif pemerintah dalam upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja.