AYOJAKARTA.COM — Pemerintah kembali membuka program Kartu Prakerja di tahun 2024.
Prakerja tahun 2024 dapat diikuti oleh 1,148 juta peserta dengan alokasi dana Rp5 triliun.
Program Kartu Prakerja gelombang 63 telah ditutup pada Senin, 26 Februari 2024 kemarin.
Namun, apakah Kartu Prakerja hanya ditujukan kepada orang yang sedang menganggur atau kena PHK?
Dikutip dari laman prakerja.go.id, jawabannya adalah tidak, karena program ini ditujukan bagi angkatan kerja selama mereka memenuhi persyaratan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi.
Baca Juga: Kenapa Gagal Prakerja? Ini Langkah Lolos Dapat Bantuan Rp4,2 Juta
Siapapun dapat mendaftar program tersebut bila sedang pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.
Untuk itu, jika ingin mengikuti program Prakerja maka harus memenuhi beberapa persyaratan yang dibutuhkan.
Namun, ada beberapa golongan yang tidak dapat mendaftar program Kartu Prakerja, berikut daftarnya:
- Pejabat negara
- Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
- Aparatur Sipil Negara
- Prajurit Tentara Nasional Indonesia
- Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
- Kepala Desa dan perangkat desa
- Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas pada badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah.
- Kemudian, dalam satu Kartu Keluarga (KK) hanya maksimal dua NIK yang dapat menjadi Penerima Kartu Prakerja.
Jadi, sebelum mendaftar pastikan pada anggota keluarga maksimal hanya ada dua anggota keluarga yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.***

Share this article
Jika ingin mengikuti program Kartu Prakerja maka harus memenuhi beberapa persyaratan yang dibutuhkan.