AYOJAKARTA.COM - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai perusahaan pembiayaan yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro terus melakukan pemberdayaan terhadap nasabahnya.
Pendampingan agar nasabah naik kelas menjadi salah satu strategi PNM melalui peningkatan skill agar mampu menciptakan inovasi produk.
Salah satu nasabah PNM yang merasakan manfaat dari pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) tersebut bernama Marie Chrestien Tahalele.
Baca Juga: PNM Dukung Mudik Bersama BUMN Untuk Nasabah dan Karyawan
Jika olahan dendeng identik dengan daging sapi, nasabah PNM satu ini sukses lakukan inovasi.
Memiliki hobi memasak, Marie mengolah dendeng dari bahan baku yang tidak biasa yaitu rusa.
Ia memulai usaha dendeng rusa untuk membantu sang kakak yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan.
Baca Juga: Bantu Usaha Nasabah Kian Pesat, PT PNM Rilis Buku 5 Langkah Ibu Eksis Dagangan Laris
Kakak Marie menjadi perpanjangan tangan untuk menawarkan olahan masakan Marie kepada saudara dan kerabat. Sedangkan Marie mempromosikan produknya secara online.
Marie menyadari jika ia menjual olahan dendeng sapi, akan lebih sulit untuk bersaing, sehingga harus melakukan inovasi.
“Kalau kita tidak mampu berinovasi atau menciptakan produk baru, kita akan kalah dari yang lain,” tutur perempuan yang mulai merambah menu abon ikan tuna.
Baca Juga: Sepenuh Hati Berbagi, PNM Jalin Silaturahmi dengan Anak-Anak Panti
Selain produk yang unik, kemasan yang menarik juga bisa menambah nilai jual usahanya.
Ia mulai memahami trik cerdas pakai kemasan setelah mengikuti pelatihan PKU dari PNM.
Sebelumnya, Marie hanya menggunakan plastik mika untuk membungkus dendeng rusa buatannya.
Baca Juga: 'Hero' PNM Mekaar dari Bali, Mampu Menjauhkan 1.200 Orang dari Jeratan Rentenir
Kini, ia mulai memvariasikan kemasan dagangannya, terutama untuk pesanan di bulan Ramadan.
“Kaget sekali banyak yang pesan (dendeng rusa) di bulan Ramadan, mungkin untuk stok sahur dan berbuka ya. Ada juga yang mau kirim sebagai parcel, biasanya saya kemas khusus kombinasi dendeng dan abon ikan tuna,” jelasnya.
Marie juga mengakui banyak pelanggannya yang memesan dendeng rusa dan abon ikan tuna sebagai menu pendamping ketupat untuk dinikmati di hari lebaran.
Baca Juga: Dukung UMKM Naik Kelas, Pegadaian dan PNM Gelar Bazar UMKM untuk Indonesia
Namun, tidak semua pesanan bisa ia penuhi. Pasalnya, saat ini bahan baku daging rusa sulit didapat.
Tidak kehabisan akal, Marie merambah usaha kue kering untuk menggantikan pesanan dendeng rusa.
Ia tak segan menawarkan kue kering jualannya kepada pelanggan yang tidak mendapatkan slot pesanan dendeng rusa.
Baca Juga: Eratkan Sillahturahmi antar Karyawan dalam SEHATI PNM
Ilmu yang ia dapatkan dari PNM lewat program PKU banyak membantunya berpikir kreatif dan mencari solusi bagi usahanya.
Marie bersyukur bisa bertemu dengan AO Mekaar yang mengajaknya bergabung menjadi nasabah PNM yang telah sukses memberdayakan 14.462.875 nasabah Mekaar dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp19.57 Triliun (periode Januari – Maret 2023).
“Kita cuma bisa terus berusaha. Kalau menemukan jalan buntu tidak boleh patah semangat, cari jalan baru lainnya,” tutup perempuan asal Ambon ini.***

Share this article
Seorang wanita bernama Marie Chrestien Tahalele berhasil meraup penghasilan fantastis dari usaha kuliner seperti abon ikan tuna.