AYOJAKARTA.COM – Akhir-akhir ini banyak mendengar istilah generasi sandwich.
Apakah generasi sandwich itu?
Generasi sandwich adalah seseorang yang harus membayarkan atau memenuhi kebutuhan hidup untuk dirinya sendiri, orang tuanya, dan saudara kandung atau anak.
Jadi selain memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, dia juga membiayai orang tua dan saudara kandung atau anaknya sendiri.
Generasi sandwich ini banyak ditemui di negara yang belum maju atau berkembang.
Salah satunya adalah Indonesia.
Karena harus memenuhi kebutuhan untuk dirinya, ditambah orang tua dan saudara kandung/anak, seringkali generasi sandwich ini merasa kebingungan untuk mengatur budget atau keuangannya.
Apabila tidak cukup dan menyebabkan lebih besar pengeluaran daripada pemasukan, generasi sandwich ini akan menggunakan kartu kredit, pay later, pinjol, atau berutang serta meminjam uang pada orang lain.
Lalu bagaimana cara mengatur budget yang bisa cukup untuk semuanya dan tetap memiliki aliran uang yang lancar?
Baca Juga: Buntut Dukungan untuk Prabowo-Gibran, Keanggotaan Bobby Nasution Dicabut PDIP
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Data Psikolog, berikut cara mudah mengatur budget untuk generasi sandwich agar aliran uang tetap lancar:
1. Buat anggaran keuangan
Langkah pertama adalah membuat anggaran keuangan.
Untuk memastikan apakah pendapatan bisa cukup memenuhi semua kebutuhan atau pengeluaran, sebaiknya membuat anggaran keuangan saat menerima gaji atau penghasilan.
Catat semua pendapatan dan pengeluaran dalam sebulan.
Dengan membuat anggaran keuangan, nantinya bisa menentukan pos mana yang budgetnya bisa dikurangi atau ditambah.
Langkah membuat anggaran keuangan:
- Catat semua pendapatan baik gaji maupun yang lain
- Catat semua pengeluaran bulanan untuk hidup, keinginan, tagihan, dan yang lain.
- Kategorikan pengeluaran seperti untuk hidup, tagihan, investasi, dan lain-lain.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Dewasa secara Emosional, Bukan Sekadar Usia tapi dari Perilaku
2. Cari peluang pemasukan tambahan
Jika hanya mengandalkan pemasukan dari gaji saja, bisa tidak cukup.
Cobalah cari peluang pemasukan tambahan melalui teman atau kerabat.
Ada beberapa ide untuk peluang pemasukan tambahan.
Jualan online, buka jasa freelance, bisa juga dengan memberikan atau mengajar di kursus atau pelatihan.
3. Buat tabungan jangka pendek dan jangka panjang
Menabung merupakan hal penting yang sebaiknya dilakukan sejak kecil.
Tabungan bisa jadi dana tambahan untuk kebutuhan mendesak.
Buat tabungan jangka pendek dan jangka panjang.
Tabungan jangka pendek untuk digunakan dalam waktu dekat.
Tabungan jangka panjang contohnya dana pensiun.
4. Komunikasikan dengan orang tua
Apabila kesulitan, maka coba komunikasikan dengan orang tua.
Komunikasikan dengan orang tua ini maksudnya untuk memberitahukan berapa yang bisa kamu gunakan uang dari pendapatan untuk mereka.
5. Gunakan asuransi
Asuransi sebagai perlindungan sewaktu-waktu kamu mengalami hal-hal yang tak terduga seperti sakit yang serius.
Buat dan menggunakan asuransi kesehatan untuk keadaan sakit yang serius dan biaya pengobatan mahal atau tak terduga.
Dengan adanya asuransi, bisa membantu meringankan biaya pengobatan dan rawat inap.
6. Hindari utang konsumtif
Menghindari utang konsumtif agar aliran uang tetap lancar.
Hindari penggunaan kartu kredit.
Hindari utang untuk gaya hidup.
Pastikan utang tak lebih dari 30% gaji.
Karena lebih dari itu bisa stress.
Baca Juga: Usai Imbang 1-1 Melawan Panama, Coach Justin Ungkap Dua Kesalahan Timnas U-17
7. Gaya hidup yang seimbang
Bagi kamu yang merupakan generasi sandwich, sebaiknya kurangi gaya hidup yang tak sesuai dengan kemampuan finansialmu.
Lebih baik gunakan uangnya untuk menabung dana darurat, asuransi, dan investasi.
8. Miliki asuransi kesehatan
Apabila memiliki asuransi kesehatan, maka nanti bisa mengurangi biaya pengobatan dirimu dan keluargamu.
9. Cari pendapatan pasif
Cari pendapatan pasif untuk menambah penghasilan.
Misalnya seperti investasi atau aset yang bisa disewakan dan menghasilkan uang.
Seperti investasi emas, saham, reksadana, atau punya kos-kosan.
10. Bangun usaha untuk keluarga
Buat usaha untuk keluarga.
Nantinya bisnis tersebut digunakan keluarga dan pendapatannya bisa dipakai untuk memenuhi hidup.
Pilihlah usaha yang sekiranya bisa dilakukan oleh semua anggota keluargamu dan buat rencananya agar nanti tak kesulitan menjalankannya.
Itulah 10 tips keuangan cara mudah mengatur budget untuk generasi sandwich agar aliran uang tetap lancar. Semoga bermanfaat. ***

Share this article
Lalu bagaimana cara mengatur budget yang bisa cukup untuk semuanya dan tetap memiliki aliran uang yang lancar? Ikuti 10 tips ini