Tips Keuangan: Cara Mudah Mengatur Budget untuk Generasi Sandwich agar Aliran Uang Tetap Lancar

Illustrasi. Tips Keuangan: Cara Mudah Mengatur Budget untuk Generasi Sandwich agar Aliran Uang Tetap Lancar
Illustrasi. Tips Keuangan: Cara Mudah Mengatur Budget untuk Generasi Sandwich agar Aliran Uang Tetap Lancar

AYOJAKARTA.COM – Akhir-akhir ini banyak mendengar istilah generasi sandwich.

Apakah generasi sandwich itu?

Generasi sandwich adalah seseorang yang harus membayarkan atau memenuhi kebutuhan hidup untuk dirinya sendiri, orang tuanya, dan saudara kandung atau anak.

Jadi selain memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, dia juga membiayai orang tua dan saudara kandung atau anaknya sendiri.

Baca Juga: Profil Hakim Binsar Gultom yang Dilaporkan ke Komisi Yudisial oleh Tim Advokat Pembela Jessica Wongso

Generasi sandwich ini banyak ditemui di negara yang belum maju atau berkembang.

Salah satunya adalah Indonesia.

Karena harus memenuhi kebutuhan untuk dirinya, ditambah orang tua dan saudara kandung/anak, seringkali generasi sandwich ini merasa kebingungan untuk mengatur budget atau keuangannya.

Apabila tidak cukup dan menyebabkan lebih besar pengeluaran daripada pemasukan, generasi sandwich ini akan menggunakan kartu kredit, pay later, pinjol, atau berutang serta meminjam uang pada orang lain.

Lalu bagaimana cara mengatur budget yang bisa cukup untuk semuanya dan tetap memiliki aliran uang yang lancar?

Baca Juga: Buntut Dukungan untuk Prabowo-Gibran, Keanggotaan Bobby Nasution Dicabut PDIP

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Data Psikolog, berikut cara mudah mengatur budget untuk generasi sandwich agar aliran uang tetap lancar:

1. Buat anggaran keuangan

Langkah pertama adalah membuat anggaran keuangan.

Untuk memastikan apakah pendapatan bisa cukup memenuhi semua kebutuhan atau pengeluaran, sebaiknya membuat anggaran keuangan saat menerima gaji atau penghasilan.

Catat semua pendapatan dan pengeluaran dalam sebulan.

Dengan membuat anggaran keuangan, nantinya bisa menentukan pos mana yang budgetnya bisa dikurangi atau ditambah.

Langkah membuat anggaran keuangan:
- Catat semua pendapatan baik gaji maupun yang lain
- Catat semua pengeluaran bulanan untuk hidup, keinginan, tagihan, dan yang lain.
- Kategorikan pengeluaran seperti untuk hidup, tagihan, investasi, dan lain-lain.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Dewasa secara Emosional, Bukan Sekadar Usia tapi dari Perilaku

2. Cari peluang pemasukan tambahan

Jika hanya mengandalkan pemasukan dari gaji saja, bisa tidak cukup.

Cobalah cari peluang pemasukan tambahan melalui teman atau kerabat.

Ada beberapa ide untuk peluang pemasukan tambahan.

Jualan online, buka jasa freelance, bisa juga dengan memberikan atau mengajar di kursus atau pelatihan.

3. Buat tabungan jangka pendek dan jangka panjang

Menabung merupakan hal penting yang sebaiknya dilakukan sejak kecil.

Tabungan bisa jadi dana tambahan untuk kebutuhan mendesak.

Buat tabungan jangka pendek dan jangka panjang.

Tabungan jangka pendek untuk digunakan dalam waktu dekat.

Tabungan jangka panjang contohnya dana pensiun.

4. Komunikasikan dengan orang tua

Apabila kesulitan, maka coba komunikasikan dengan orang tua.

Komunikasikan dengan orang tua ini maksudnya untuk memberitahukan berapa yang bisa kamu gunakan uang dari pendapatan untuk mereka.

5. Gunakan asuransi

Asuransi sebagai perlindungan sewaktu-waktu kamu mengalami hal-hal yang tak terduga seperti sakit yang serius.

Buat dan menggunakan asuransi kesehatan untuk keadaan sakit yang serius dan biaya pengobatan mahal atau tak terduga.

Dengan adanya asuransi, bisa membantu meringankan biaya pengobatan dan rawat inap.

6. Hindari utang konsumtif

Menghindari utang konsumtif agar aliran uang tetap lancar.

Hindari penggunaan kartu kredit.

Hindari utang untuk gaya hidup.

Pastikan utang tak lebih dari 30% gaji.

Karena lebih dari itu bisa stress.

Baca Juga: Usai Imbang 1-1 Melawan Panama, Coach Justin Ungkap Dua Kesalahan Timnas U-17

7. Gaya hidup yang seimbang

Bagi kamu yang merupakan generasi sandwich, sebaiknya kurangi gaya hidup yang tak sesuai dengan kemampuan finansialmu.

Lebih baik gunakan uangnya untuk menabung dana darurat, asuransi, dan investasi.

8. Miliki asuransi kesehatan

Apabila memiliki asuransi kesehatan, maka nanti bisa mengurangi biaya pengobatan dirimu dan keluargamu.

9. Cari pendapatan pasif

Cari pendapatan pasif untuk menambah penghasilan.

Misalnya seperti investasi atau aset yang bisa disewakan dan menghasilkan uang.

Seperti investasi emas, saham, reksadana, atau punya kos-kosan.

10. Bangun usaha untuk keluarga

Buat usaha untuk keluarga.

Nantinya bisnis tersebut digunakan keluarga dan pendapatannya bisa dipakai untuk memenuhi hidup.

Pilihlah usaha yang sekiranya bisa dilakukan oleh semua anggota keluargamu dan buat rencananya agar nanti tak kesulitan menjalankannya.

Itulah 10 tips keuangan cara mudah mengatur budget untuk generasi sandwich agar aliran uang tetap lancar. Semoga bermanfaat. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tips keuangan
# aliran uang
# Generasi Sandwich
# Mengatur
# Cara Mudah
# budget

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.