AYOJAKARTA.COM – Para KPM saat ini terus mempertanyakan kapankah BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT alokasi Februari-Maret akan dicairkan.
Untuk tahu update terbarunya, pastikan simak informasi yang akan disajikan dalam artikel berikut ini hingga selesai.
Petugas pendamping sosial melalui tayangan YouTube DIARY BANSOS yang dikutip pada tanggal 28 Februari 2024, menginformasikan hasil pantauan melalui akun SIKS-NG.
Diketahui, melalui akun SIKS-NG para pendamping sosial untuk bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT alokasi Februari-Maret 2024 masih belum muncul periode salur dan juga status bantuan sosialnya.
Jadi sementara ini yang bisa dicek hanya melalui akun SIKS-NG supervisor yang ada di Dinsos Kabupaten atau Kota saja.
Maka dari itu, para KPM dihimbau harus paham betul bahwa di dalam SIKS-NG sendiri ada berbagai tahapan atau proses sampai bantuan sosial itu diturunkan kepada para KPM.
Saat ini untuk tahapan penyaluran BPNT alokasi Februari-Maret 2024 baru sampai ditahap proses verifikasi rekening, sementara untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan belum ada update terkini.
Proses verifikasi cek rekening sendiri adalah sebuah proses awal, dengan pihak Kemensos sedang mengolah data dari para KPM, seperti mengecek rekening para KPM apakah ada yang bermasalah atau tidak.
Kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 7 harian sampai proses verifikasi cek rekening bantuan sosial itu selesai dilakukan.
Baru nanti akan keluar hasilnya dengan di SIKS-NG akan muncul keterangan berhasil cek rekening, namun ada juga yang keterangannya gagal cek rekening atau gagal outspend.
Nah, bagi KPM yang keterangannya berhasil cek rekening nanti akan masuk di tahapan selanjutnya atau diproses selanjutnya yaitu SPP (Surat Perintah Pembayaran) yang diterbitkan oleh pihak Kemensos RI.
Setelah terbit SPP nanti akan diterbitkan yang namanya SPM, yaitu proses lanjutannya dan ini nanti akan terupdate di SIKS-NG, jadi akan muncul status sudah SPM (Surat Perintah Membayar) yang sama di keluarkan oleh Kemensos RI.
Lalu akan diterbitkan yang namanya SPM, nanti akan memasuki proses lanjutannya yaitu diterbitkannya SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dari Kemensos RI.
Tentunya jika sudah sampai tahap ini nanti juga akan terupdate di SIKS-NG, yang keterangannya sudah SP2D atau belum.
Apabila sudah terbit SP2D nanti akan diterbitkan lagi yang namanya surat perintah pemindahbukuan rekening dari rekening pemberi bantuan ke rekening para KPM atau istilahnya kalau di SIKS-NG disebut SI (Standing Instruction).
Dengan kata lain sudah ada perintah pemindahbukuan rekening dari rekening pemberi bantuan ke rekening para KPM yang surat itu diterbitkan oleh Kemensos dan ditujukkan ke pihak penyalur baik itu pihak perbankan maupun Pos.
Kalau SI atau surat perintah pemindahbukuan rekening ini sudah diterima oleh pihak penyalur, maka pihak penyalur nanti akan melakukan yang namanya top up atau transferring dana bantuan sosial dari rekening pemberi bantuan ke rekening para KPM.
Baca Juga: Masih Bingung Mau Pilih CPNS Pusat atau Daerah? Cek Perbandingannya di Sini!
Tentunya nanti akan menyesuaikan Kartu KKS yang diterbitkan dari masing-masing bank yang dimiliki oleh para KPM itu sendiri.
Misalnya jika Kartu KKS-nya diterbitkan dari Bank BRI maka nanti yang akan mentransfer atau melakukan top up adalah bank BRI.
Begitu pula dari pihak PT. Pos Indonesia, kalau bantuan disalurkan lewat pos nanti dari rekening Kemensos RI akan disalurkan ke rekening pos.
Kemudian dari rekening pos nanti akan dicetak yang namanya danom, diwujudkan dalam bentuk surat undangan disebarluaskan kepada para KPM.
Barulah para KPM bisa mengambil bantuan yang nanti akan dicairkan secara tunai jika lewat pos dan itu membutuhkan waktu kurang lebih 7-20 harian.
Sebagai informasi saat ini sudah memasuki tanggal 28 Februari, artinya sudah mendekati detik-detik terakhir akhir bulan Februari 2024.
Baca Juga: Mantap! 3 Bank Ini dalam Status BPNT di SIKS NG Sudah Berubah, Segera Cair Awal Maret 2024?
Di prediksi pada bulan Maret minggu kedua nanti sudah muncul keterangan SP2D, sudah muncul juga keterangan SPM di SIKS-NG yang nantinya tinggal menunggu sedikit lagi akan ditop-up ataupun dicairkan dana bantuan BPNT alokasi 2 bulan Februari-Maret sebesar Rp400 ribu.
Untuk itu, KPM yang terus bertanya kapan BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT alokasi Februari-Maret 2024 kapan akan cair, dimohon untuk bersabar karena memang prosesnya cukup panjang.

Share this article
KPM dihimbau harus paham betul bahwa di dalam SIKS-NG sendiri ada berbagai tahapan atau proses sampai bantuan sosial itu diturunkan.