AYOJAKARTA.COM - Program makan siang gratis yang diusung paslon 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menuai perbincangan publik.
Program makan siang gratis itupun sudah mulai dibahas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
Menko Bidang Prekenonomian, Arilangga Hartarto menyebut anggaran untuk makan siang gratis itu berkisar Rp15 ribu.
Airlangga Hartanto juga menyampaikan pendanaan makan siang gratis masuk RAPBN 2025 karena akan langsung dilaksanakan tahun depan jika Prabowo-Gibran resmi ditetapkan KPU sebagai pemenang.
“Karena kan arahan Pak Joko Widodo bahwa pemerintahan itu keberlanjutan oleh karena itu program-program yang memerlukan anggaran itu dipersiapkan di earmarked di RAPBN 2025 karena nanti pelaksanaan dari APBN 2025 adalah pemerintahan mendatang sehingga supaya bisa berjalan secara lancar,” kata Airlangga Hartarto dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompastv Jawa Timur, Jumat (1/3/2024).
Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka tidak memberikan komentar banyak terkait program makan siang gratis yang dianggarkan Rp15 ribu per orang.
Gibran menyampaikan hal itu masih didiskusikan.
“Nanti kita bicarakan lagi yah kan saya belum jadi apa-apa, saya saat ini fokus dengan pekerjaan-pekerjaan di Balai Kota,” ujarnya.
Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tidak memberikan komentar banyak terkait anggaran program makan tersebut.
Namun menurutnya, anggaran Rp15 ribu akan cukup jika penerapannya di Yogyakarta.
“Saya tanya wartawan kalau makan Rp 15 ribu kenyang apa nggak? Kalau di Yogya cukup,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan bahwa program tersebut harus dikaji secara seksama termasuk defisit APBN 2025 yang diperkirakan sebesar 2,5- 2,8 persen.
Pemerintah diminta harus cermat dalam mengkaji anggaran agar tidak membebani APBN sekaligus tepat sasaran.***
Share this article
Begini tanggapan Menkes Budi Gunadi Sadikin terkait anggaran untuk program makan siang Rp15 ribu per anak.