Kriteria Debitur KUR BRI 2024 yang Akan Diterima Bank, Apakah Kamu Termasuk?

Ilustrasi Debitur KUR BRI
Ilustrasi Debitur KUR BRI

AYOJAKARTA.COM -- KUR BRI adalah singakatan dari Kredit Usaha Rakyat yaitu program pembiayaan atau kredit bersubsidi dari pemerintah dengan bunga rendah.

KUR BRI 2024 sudah dibuka, meski demikian kamu harus tahu kriteria debitur yang akan diterima bank sebelum mengajukan pinjaman modal.

Lantas, apa saja kriteria debitur KUR BRI 2024 yang akan diterima bank? Simak informasi selengkapnya di sini.

Baca Juga: CPNS 2024 Sebentar Lagi Dibuka, Cek Tingkat Keketatan Tiap Instansi di Sini!

KUR BRI akan disalurkan kepada debitur atau pengaju pinjaman dalam bentuk pinjaman keperluan modal kerja serta investasi kepada nasabah UMKM produktif.

Bunga KUR BRI yang seharusnya 16 persen, disubsidi pemerintah 10 persen menjadi 6 persen per tahun karena kriteria debitur KUR BRI adalah nasabah yang layak namun belum memiliki agunan.

Ada tiga jenis KUR BRI yakni KUR Mikro, KUR Kecil dan KUR TKI yang memiliki syarat dan ketentuan berbeda.

Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi sebelum mengajukan KUR BRI 2024, di antaranya adalah:

Baca Juga: Dana PKH Anak Sekolah Tak Cair. Cek Penyebabnya Disini

1. Nasabah harus layak

Artinya pengajuan KUR BRI 2024 harus sesuai dengan penghasilan usaha yang sedang berjalan.

2. Ingin mengembangkan usaha

Maksudnya adalah sebelum mengajaukan KUR BRI 2024, kamu terlebih dahulu harus mempunyai usaha.

Jadi, mengajukan KUR BRI 2024 harus dibarengi dengan usaha yang sudah dijalankan.

Jangan mengajukan KUR BRI 2024 jika belum memiliki usaha.

Baca Juga: Ada 3 Bansos Tunai Tambahan yang Disiapkan di Bulan Ramadhan, KPM Akan Dapat hingga Rp1,8 Juta!

3. Belum memiliki agunan

Jika sudah memiliki jaminan seperti sertifikat rumah atau kendaraan, itu artinya kamu sudah tidak layak untuk menerima KUR BRI 2024.

Untuk mengajukan salah satu dari tiga jenis KUR BRI tersebut, kamu harus memenuhi kriteria debitur agar pengajuanmu diterima pihak bank.

Baca Juga: Lakukan Cara Ini! KPM Penerima Bansos Melalui KKS BRI, BNI, BSI dan Bank Mandiri Agar Tidak Repot Cek Saldo

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube ENR Project Review pada Senin (11/3/2024), berikut kriteria debitur KUR BRI 2024 yang akan diterima bank:

1. Individu atau badan usaha (kelompok usaha).

2. Usia minimal 21 tahun, diperbolehkan di bawah 21 tahun asalkan sudah menikah.

3. Memiliki usaha UMKM produktif yang layak untuk dibiayai kredit, minimal sudah berjalan selama enam bulan.

4. Calon debitur KUR BRI belum menerima kredit umum, baik itu modal usaha atau investasi dan kredit lainnya, baik di BRI ataupun bank lain.

Baca Juga: Kabar Baik! Di Kantor SIKS-NG Sudah Jadi SI, Benarkah KPM Tinggal Tunggu Undangan?

5. Boleh memiliki kredit konsumtif seperti KPR, kredit kendaraan bermotor, kredit elektronik, pinjaman online dan lain-lain asalkan kolektabilitas atau angsurannya dibayar dengan lancar.

6. Boleh menjadi debitur KUR lainnya asalkan sudah dilunasi terlebih dahulu.

7. Masih memiliki limit plafond KUR.

8. Untuk debitur sektor usaha produksi pertanian, perikanan dan perkebunan maksimal akumulasi plafond KUR adalah Rp400 juta.

Demikian penjelasan mengenai kriteria debitur KUR BRI 2024 yang akan diterima bank, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# debitur
# KUR
# kriteria
# BRI
# 2024
# UMKM

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.