AYOJAKARTA.COM – Kamu ingin mengajukan pinjaman ke pihak bank? Pastikan kamu mengetahui informasi penting berikut ini.
Perlu diketahui bahwa pihak bank tidak akan dengan mudah meloloskan pengajuan pinjaman yang diajukan para calon debitur.
Pastinya, ada berbagai ketentuan dan juga syarat yang harus dipenuhi untuk memutuskan apakah pengajuan pinjaman calon debitur tersebut layak untuk diloloskan atau tidak.
Salah satu syarat krusial yang menjadi pertimbangan pihak bank untuk meloloskan pengajuan pinjaman calon debitur adalah BI Checking.
Lantas, apakah sebenarnya BI Checking tersebut?
BI Checking adalah salah satu Informasi Debitur Individual (IDI) Historis yang mencatat lancar atau macetnya pembayaran kredit (kolektibilitas).
Dulunya, BI Checking merupakan salah satu layanan informasi Riwayat kredit dalam Sistem Informasi Debitur (SID).
Antar bank atau lembaga keuangan kemudian saling bertukar tentang informasi kredit nasabah tersebut.
Nah, dari SID ini akan ada informasi dimana setiap nasabah debitur yang pernah mengajukan kredit akan diberikan skor berdasarkan catatan kreditnya.
Penentuan skor kredit sendiri dilihat dari catatan kolektibilitas si calon debitur (pengambil kredit) tersebut.
Kemudian untuk skor kredit yang diberikan untuk menilai catatan kolektibilitas debitur dihitung dari 1-5.
Selanjutnya, apakah arti skor kredit BI Checking debitur dari nilai 1 sampai 5 tersebut? Dikutip dari akun TikTok @pinhome.id pada Selasa, 19 Maret 2024 berikut penjelasannya.
Baca Juga: Kriteria Catatan Kredit yang Baik di BI Checking atau SLIK, Salah Satunya Ternyata Ada Rasio Hutang
SKOR BI CHECKING 1
Untuk skor BI Checking 1 artinya riwayat kredit debitur tergolong lancar dikarenakan debitur selalu membayar cicilan setiap bulan.
Selain selalu membayar cicilan rutin setiap bulan, debitur juga terbaca tidak pernah telat sampai cicilan tersebut lunas beserta bunganya.
Baca Juga: Skor Kredit Jelek? Begini Cara Cepat dan Mudah Membersihkan BI Checking
SKOR BI CHECKING 2
Selanjutnya apabila skor BI Checking nilainya dua artinya kredit debitur ini berstatus DPK atau Dalam Perhatian Khusus.
Hal ini biasanya terjadi dikarenakan si debitur tersebut terbaca pernah telat membayar cicilan dalam kurun waktu 1-90 hari.
SKOR BI CHECKING 3
Kemudian apabila skor BI Checking debitur nilainya adalah 3 menandakan riwayat kredit debitur tersebut tidak lancar atau pernah menunggak cicilan dalam kurun waktu 91-120 hari.
Baca Juga: Nama Kamu Jena Blacklist di SLIK OJK? Ini Durasi BI Checking Bisa Bersih Kembali
SKOR BI CHECKING 4
Sementara jika skor BI Checking debitur nilainya adalah 4 maka artinya riwayat kredit debitur diragukan.
Sebabnya, debitur tersebut terbaca atau tercatat pernah menunggak cicilan dalam kurun waktu 121-180 hari.
SKOR BI CHECKING 5
Terakhir jika skor BI Checking debitur adalah 5 menandakan kredit debitur tersebut macet atau pernah menunggak cicilan sampai lebih dari 180 hari.
Perlu dicatat, bahwa dari skor BI Checking 1-5 ini pihak bank akan menolak pengajuan kredit calon debitur yang skor BI Checkingnya 3, 4, dan juga 5.
Debitur dengan skor BI Checking 3, 4, dan juga 5 tersebut sudah pasti masuk ke dalam Black List Bi Checking.
Sehingga pihak bank sama sekali tidak ingin mengambil resiko jika nantinya kredit yang diberikan justru bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).***

Share this article
Salah satu syarat krusial yang menjadi pertimbangan pihak bank untuk meloloskan pengajuan pinjaman calon debitur adalah BI Checking.