AYOJAKARTA.COM – Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) alokasi Februari-Maret melalui PT Pos Indonesia kini sudah menunjukkan perkembangan.
Bantuan BPNT alokasi Februari-Maret dikabarkan sudah mulai dicairkan oleh PT Pos Indonesia pada hari ini, Kamis (21/3/2024).
Tercatat ada sebanyak belasan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan BPNT alokasi Februari-Maret.
Baca Juga: Bikin Gagal Lolos, 3 Kebiasaan Ini Harus Dihindari Sebelum Tes SKD CPNS 2024, Apa Saja?
Lantas daerah mana saja yang pada hari ini terdapat jadwal pencairan bantuan BPNT?
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, saat ini status bantuan BPNT di aplikasi SIKS-NG sudah berubah menjadi Standing Instruction (SI).
Seperti yang diketahui, bantuan akan mulai disalurkan kepada para KPM apabila status pencairannya sudah berubah menjadi SI.
Hari ini tercatat ada 14.175 KPM BPNT murni maupun BPNT plus PKH di Kabupaten Banyuwangi yang terjadwal cair di PT Pos Indonesia.
Adapun 14.175 KPM ini tersebar di tiga wilayah di Kabupaten Banyuwangi yaitu Purwoharjo sebanyak 4.201, Tegal Delimo 3.223 KPM, dan Kecamatan Muncar 6.751 KPM.
Diprediksikan pada hari ini tidak hanya daerah Kabupaten Banyuwangi saja yang ada jadwal pencairan BPNT.
Bantuan BPNT dicairkan dengan nominal per bulannya yaitu sebesar Rp 200 ribu.
Pada pencairan hari ini para KPM akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 400 ribu untuk alokasi Februari-Maret.
Bantuan BPNT merupakan bantuan program sembako, akan tetapi bantuan yang diberikan berupa uang tunai di PT Pos Indonesia.
Sementara itu bantuan BPNT yang disalurkan melalui kartu KKS dicairkan dalam bentuk non tunai.
Meski diberikan secara non tunai, KPM bisa menarik uang tersebut untuk membelanjakannya sesuai kebutuhan.
Setelah para KPM menerima bantuan tersebut, KPM bisa menggunakan uang tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan makanan seperti protein, karbohidrat, serat, dan mineral sesuai kebutuhan KPM.***

Share this article
Lantas daerah mana saja yang pada hari ini terdapat jadwal pencairan bantuan BPNT? status bantuan BPNT di aplikasi SIKS-NG sudah berubah