AYOJAKARTA.COM - Sudah menjelang Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, keluarga penerima manfaat masih menunggu pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
BLT Mitigasi Risiko Pangan sebagai salah satu bagian dari bantuan Perlindungan Sosial yang diberikan dalam rangka menjaga daya beli masyarakat terhadap bahan pokok pangan.
salah satu bansos tambahan yang dikelola oleh Kemensos RI untuk membantu KPM yang terkena dampak perubahan musim dan bencana Fenomena alam super El Nino.
Memasuki minggu kedua bulan April 2024, pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan (MRP) memang sangat ditunggu oleh keluarga penerima manfaat.
Kemensos awalnya menargetkan penyaluran bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan dapat dilaksanakan bulan Maret saat bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Bansos ini disalurkan dengan tujuan untuk membantu keluarga penerima manfaat yang tidak mampu atau rentan miskin yang terdampak atas kenaikan harga bahan pokok pangan di pasaran.
Kemensos memang bergerak cepat untuk menyalurkan bansos reguler dan tambahan saat bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Beberapa bansos yang telah dicairkan hingga hari ini, antara lain bansos BPNT Tahap 3, PKH Tahap 2, dan bantuan MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.
Baca Juga: Daftar Nama Daerah yang Cair Duluan BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 Ribu, Cek Ada Wilayahmu?
Pemerintah sudah menargetkan pencairan bansos perlinsos bisa dicairkan lebih cepat saat bulan Ramadhan hingga menjelang lebaran.
Akan tetapi hal ini belum berlaku untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan yang awalnya juga dicairkan saat Ramadhan.
Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan memang dijanjikan akan dicairkan pada bulan Februari 2024. Kemensos masih melakukan penundaan pencairan hingga saat ini belum ada tanda-tanda bantuan akan dicairkan.
Sasaran penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) adalah kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin dan wajib terdaftar dalam data DTKS Kemensos RI.
Bantuan ini memang disalurkan untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap bahan pokok pangan di tengah tingginya harga bahan pangan di pasaran.
Selain itu, tujuan pemberian bansos ini juga untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dan membantu mencukupi kebutuhan pangan.
Lalu kapan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan bisa direalisasikan?
Dikutip dari AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos Minggu (7/4/24), setelah beberapa waktu yang lain terjadi penundaan jadwal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan, akhirnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto mengumumkan jadwal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
BLT Mitigasi Risiko Pangan yang semula disalurkan untuk periode Januari-Maret, mengalami perubahan menjadi penyaluran untuk bulan April-Juni 2024.
Jadi bisa diprediksi pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan aman dicairkan pasca lebaran di minggu ketiga atau keempat April atau bisa di bulan Mei bahkan Juni.
Walaupun belum bisa dipastikan tanggal pencairannya tetapi keluarga penerima manfaat sudah bisa bernapas lega terkait dengan jadwal pasti periode penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Memang semula target pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan yang diberikan untuk kuartal pertama bulan Januari-Maret.
Karena beberapa pertimbangan akhirnya Pemerintah mengubah periode salur bantuan hingga kuartal kedua yaitu April-Juni 2024.
Baca Juga: Alhamdulillah! Status SIKS-NG BPNT Tahap 3 Sudah SI, BLT Mitigasi Risiko Pangan Apa Kabarnya?
Bansos ini akan dicairkan untuk 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH dengan nominal pencairan sebesar Rp600 ribu.
Apakah akan dicairkan melalui PT Pos Indonesia dan serentak dengan pencairan PKH Tahap 2 dan BPNT Tahap 3 yang sudah pasti dicairkan pasca lebaran melalui Pos?!
Hal ini belum bisa dipastikan. Jika memang akan dicairkan pasca lebaran via Pos biasanya akan dirapel sekalian dengan pencairan PKH Tahap 2 dan BPNT Tahap 3 alokasi April-Juni.
Hingga saat ini progres pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan di SIKS-NG juga terpantau masih belum ada update terbaru terkait progres pencairannya.
Untuk nama bansos dan periode salurnya juga belum muncul tampilan di SIKG-NG sehingga belum bisa dipastikan tanggal pencairannya.
Kemensos juga masih membuat DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) yang nantinya akan diserahkan kepada Kemenkeu sebagai acuan untuk mencairkan dana BLT Mitigasi Risiko Pangan
Selesainya proses DIPA inilah yang menjadi acuan kapan bansos bisa disalurkan melalui agen penyalur baik KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan PT Pos Indonesia.
Bagi KPM BPNT murni dan BPNT+PKH yang masuk dalam kategori penerima layak mendapatkan BLT Mitigasi Risiko Pangan maka dapat mengecek dengan bertanya kepada pendamping sosial agar dapat memantau proses pencairan bantuan melalui akun SIKS-NG agar hasilnya lebih valid.***

Share this article
Benarkah pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan bersamaan dengan bansos PKH dan BPNT? Cek infonya langsung dari pusat di sini.