AYOJAKARTA.COM - Usai pelaksanaan libur lebaran, beberapa jenis bantuan sosial kembali disalurkan kepada para keluarga penerima manfaat.
Penyaluran bantuan sosial bagi para keluarga penerima manfaat tersebut merupakan proses lanjutan yang sempat mengalami penundaan karena perayaan Idul Fitri.
Sebelum memasuki Ramadhan, para keluarga penerima manfaat yang namanya terdaftar juga telah mendapatkan bantuan sosial baik tunai maupun non tunai.
Baca Juga: 5 Tanda Seseorang Masih Terluka dan Trauma, Nomor 2 Sering Terjadi
Terpantau hingga Kamis, 18 April 2024 hari ini beberapa jenis bantuan sosial terus disalurkan pemerintah baik melalui Bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
Berikut yang menjadi sorotan KPM di tengah proses penyaluran bantuan sosial saat ini:
Jenis bantuan sosial pertama yang mulai disalurkan secara merata di beberapa daerah di Indonesia adalah Program Indonesia Pintar atau PIP.
Pada tahun 2024, sebanyak 18,6 juta siswa dari tingkat SD hingga SMA di seluruh Indonesia yang tercatat sebagai penerima manfaat bantuan PIP.
PIP merupakan jenis bantuan sosial yang diberikan kepada para siswa sekolah secara bertahap sebanyak satu kali dalam setahun.
Adapun masing-masing nilai bantuan yang diberikan kepada penerima adalah Rp 750.000 bagi siswa tingkat SMP dan Rp 450.000 bagi siswa SD.
Sedangkan nilai bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA atau sederajat, terpantau mengalami kenaikan menjadi Rp 1,8 juta bagi masing-masing penerima manfaat.
Jenis bantuan sosial selanjutnya yang masih dalam proses penyaluran adalah program BPNT periode April hingga Juni mekanisme salur melalui PT Pos Indonesia.
KPM bansos BPNT yang disalurkan melalui PT Pos mendapat bantuan berbentuk tunai senilai Rp 200.000 atau Rp 600.000 yang diberikan setiap tiga bulan sekali.
Selain BPNT mekanisme salur melalui PT Pos, proses penyaluran melalui Kartu KKS juga masih dalam proses dengan nominal bantuan Rp 200.000 untuk periode April 2024.
Jenis bantuan sosial yang hingga saat ini masih dalam proses penyaluran adalah program Cadangan Beras Pemerintah atau CBP tahap keempat.
Penerima manfaat bansos CBP yang tersebar di seluruh Indonesia, akan menerima bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan.
Sedangkan bansos MRP atau Mitigasi Risiko Pangan senilai Rp 600.000 yang semula dijadwalkan cair untuk periode Januari hingga Maret, mengalami perubahan.
Selain belum dapat dipastikan, bansos MRP yang menyasar sebanyak 18,8 juta penerima juga mengalami perubahan periode salur menjadi bulan April, Mei dan Juni. ***

Share this article
Usai pelaksanaan libur lebaran, beberapa jenis bantuan sosial kembali disalurkan kepada para keluarga penerima manfaat, MRP juga?