AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini beredar kabar pencairan bantuan sosial (bansos) Rp600 ribu.
Pencairan bansos Rp600 ribu itu disalurkan melalui Bank BSI dan ternyata dari Provinsi Aceh.
Kabar pencairan bansos Rp600 ribu itu tentunya menjadi tanda tanya, apakah BLT Mitigasi Risiko Pangan (MRP) sudah disalurkan.
Baca Juga: Psikologi 3 Emosi yang Dimanfaatkan Orang Manipulatif, Jangan Sampai Kamu Jadi Korban
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap alasan mengapa hingga kini pemerintah belum menyelesaikan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Menurutnya, saat ini pemerintah masih mdlihat postur APBN tahun 2024.
Yang dimaksud dari postur APBN pada bantuan ini yaitu lebih cenderung terkait kira-kira BLT Mitigasi ini cocoknya dicairkan di bulan apa.
Baca Juga: Tes Kepribadian dari Bentuk Ibu Jari Lurus atau Lengkung? Tebak Sifat Tersembunyi dalam Dirimu
Meski belum tahu kapan pasti pencairan bantuan tersebut, namun Airlangga menegaskan bahwa tidak akan ada kendala terkait penganggaran.
Kementerian Keuangan memberikan anggaran Rp 11,25 triliun untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Sebelumnya Menko Airlangga telah menyebut bahwa bantuan BLT MRP akan dicairkan sebesar Rp 200 ribu per bulan selama tiga bulan.
Baca Juga: Tes IQ: Coba Hitung Berapa Banyak Stik yang Ada Dalam Gambar, Waktumu Hanya 12 Detik!
BLT tersebut akan dicairkan kepada 18,8 juta KPM untuk membantu masyarakat.
Bantuan ini akan dicairkan tiga bulan sekaligus sehingga tiap KPM akan menerima Rp600 ribu.
Itu dia informasi seputar pencairan bansos Rp600 ribu yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos.***

Share this article
Kabar pencairan bansos Rp 600 ribu itu tentunya menjadi tanda tanya, apakah BLT Mitigasi Risiko Pangan (MRP) sudah disalurkan.