AYOJAKARTA.COM – Tak kunjung cair, apakah BLT Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) Rp600 ribu batal disalurkan oleh pemerintah?
Ada kabar terbaru terkait pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu yang hingga saat ini belum ada tanda-tanda dicairkan.
Dikutip Ayojakarta.com dari laman Portal Informasi Indonesia, disebutkan bahwa pemerintah telah menerbitkan sejumlah kebijakan bantuan sosial yang akan disalurkan pada bulan Mei-Juni 2024. Bantuan tersebut seperti bansos beras 10 kg, PKH, BPNT, maupun PIP.
Baca Juga: 8 Hal tentang Orang Lain Yang Tidak Perlu Kamu Komentari
Selain keempat bansos yang sudah mulai disalurkan hingga saat ini, ada bansos tambahan yaitu BLT Mitigasi Risiko Pangan yang rencananya juga akan disalurkan kepada masyarakat Indonesia.
BLT MRP ini diberikan selama tiga bulan berturut-turut sebesar Rp200 ribu per bulan sehingga para KPM menerima total Rp600 ribu.
Jika mengecek di aplikasi SIKS-NG, belum ada informasi pencairan untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Status pencairan untuk bansos tambahan masih tetap sama yaitu transaksi untuk BLT alokasi tahun 2023.
Bantuan pengganti BLT El Nino ini sudah digembar-gemborkan sejak bulan Februari, hingga saat ini belum ada tanda-tanda dicairkan.
Baca Juga: Tak Hanya Jadi Guru, Inilah 9 Prospek Kerja Jurusan Kuliah Pendidikan Matematika
Kendati demikian Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian menegaskan bahwa akan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan disalurkan pada semester pertama di tahun 2024.
Menko Perekonomian menyebut bahwa pemerintah masih mempertimbangkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 terkait pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa tidak ada kendala pada anggaran pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan, menurutnya dana sebesar Rp11,25 triliun telah dialokasikan Kementerian Keuangan.
“Enggak ada kendala, anggarannya ada,” tutur Airlangga Hartarto pada Minggu (5/5/2024).
Sementara itu Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengetahui perkembangan dari program BLT MRP.
Pada saat itu pemerintah menilai bahwa rencana penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan diumumkan sebagai respon dari perkembangan dinamika global dan harga pangan di awal tahun.
Pemerintah kala itu menilai bahwa dampak terhadap masyarakat masih tinggi sehingga diumumkan rencana pemberian BLT.
Namun seiring berjalannya waktu, urgensi pemerintah turut berubah dan hal ini yang menyebabkan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan belum kunjung cair.
Para KPM tentu saja berharap agar BLT Mitigasi Risiko Pangan segera tersalurkan dalam waktu dekat.***

Share this article
Tak kunjung cair, apakah BLT Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) Rp600 ribu batal disalurkan oleh pemerintah?