AYOJAKARTA.COM – Menjadi aplikasi pesan multimedia paling digemari, WhatsApp memiliki kecenderungan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Salah satu kendala yang paling sering dialami oleh pengguna WhatsApp adalah menjadi korban peretasan atau penyadapan.
Saat aplikasi WhatsApp milik pengguna sedang menjadi sasaran penyadapan atau aksi peretasan, biasanya akan timbul sejumlah indikasi atau gejala.
Selain muncul pesan berisi Kode OTP mencurigakan atau sering tiba-tiba keluar dari aplikasi, pesan WhatsApp yang disadap juga seringkali terbaca dengan sendirinya.
Disamping ketiga indikasi tersebut, gejala paling mencolok dari WhatsApp yang sedang dibajak adalah sering tiba-tiba mengirim pesan tanpa otoritas dari pengguna.
Berbekal pesan tersebut, biasanya para pelaku kejahatan siber akan menggunakan identitas pengguna untuk keuntungan para Penyadap.
Untuk menyiasati kemungkinan penyalahgunaan atau menjadi korban penyadapan, pengguna WhatsApp bisa melakukan Pengaturan.
Baca Juga: 7 Obat Alami untuk Kesehatan Mental Paling Manjur
Adapun cara untuk melakukan pencegahan tindak penyadapan adalah dengan memilih opsi Pengaturan dari aplikasi WhatsApp.
Setelah tampilan berubah, pengguna bisa memilih Menu Akun untuk selanjutnya mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah.
Dengan mengaktifkan menu tersebut, pengguna akan diminta untuk memasukkan sejumlah nomor rahasia yang bersifat pribadi atau PIN.
Setelah Nomor PIN selesai ditentukan, maka kesempatan pelaku penyadapan untuk melakukan kejahatan akan menjadi terbatas dan semakin kecil.
Baca Juga: Universitas, Jurusan, dan Skill yang Banyak Dibutuhkan di Pertamina
Meski terbilang relatif rentan terhadap aksi penyadapan, WhatsApp juga dikenal karena memiliki berbagai fitur unik yang tidak dimiliki aplikasi sejenis.
Salah satu fitur menarik yang dapat diatur sesuai dengan keinginan pengguna WhatsApp adalah mengatur nada dering atau notifikasi khusus sebagai penanda pesan masuk.
Dengan menggunakan notifikasi khusus, selain terdengar lebih unik juga akan membuat suara pesan masuk menjadi Sangat Berbeda dari pengguna WhatsApp pada umumnya.
Untuk bisa menikmati fitur tersebut, pengguna WhatsApp perlu terlebih dahulu mengunjungi layanan peramban atau Browser.
Pada menu pencairan ketik soundoftext.com untuk mulai membuat pesan tertulis di kolom Text yang akan diubah menjadi suara.
Langkah selanjutnya adalah dengan mengatur jenis suara kedalam Bahasa Indonesia, untuk selanjutnya disimpan pada perangkat.
Tahap terakhir untuk membuat nada dering eksklusif dan khusus sesuai keinginan adalah dengan melakukan pengaturan Notifikasi pada aplikasi WhatsApp.
Baca Juga: Para KPM Harus Tahu! Ini 5 Informasi Penting di Akhir Bulan Juni 2024
Pada bagian menu Pesan, pilih file berisi unduhan teks hasil kreasi pribadi yang sudah dialihkan atau dikonversi menjadi suara.
Atur dan gunakan nada dering tersebut untuk mendapatkan suara notifikasi pesan yang beda dari pengguna WhatsApp lainnya.

Share this article
Salah satu kendala yang paling sering dialami oleh pengguna WhatsApp adalah menjadi korban peretasan atau penyadapan.