Para KPM Wajib Tahu! Penerima Bansos Bukan Lagi Dilihat dari Data DTKS Namun dari Data Ini

Illustrasi. Penerima bansos kini bukan dari DTKS melainkan melalui regsosek

Illustrasi. Penerima bansos kini bukan dari DTKS melainkan melalui regsosek

AYOJAKARTA.COM - Apakah benar untuk bantuan sosial (bansos) yang akan datang tidak lagi menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tetapi akan menggunakan data Regsosek?

Jika sebelumnya data penerima bantuan sosial menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), kini akan beralih ke Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Perubahan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Nah, Regsosek ini adalah singkatan dari Registrasi Sosial Ekonomi. Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Pendamping Sosial, pada Selasa, 2 Juli 2024, berikut penjelasan selengkapnya.

Baca Juga: 80 Persen Pria Tidak Mengetahui Ini! Berikut 5 Fakta Psikologi Tentang Wanita, Lebih Mudah Depresi?

Peralihan dari DTKS ke Regsosek

Sudah sejak tiga tahun yang lalu, ada informasi bahwa ke depannya, semua warga negara Indonesia akan dimasukkan ke dalam satu data besar yang disebut Regsosek.

Data ini akan memetakan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi mereka.

Regsosek telah disinkronkan dengan berbagai macam data dari kementerian lain, seperti Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS, Kemenkumham, dan sebagainya.

Apa Itu Regsosek?

Regsosek adalah sebuah sistem pendataan yang bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai data masyarakat dari berbagai lembaga dan kementerian.

Dengan demikian, setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang masuk ke dalam data Regsosek akan langsung terhubung dengan data dari lembaga-lembaga tersebut.

Perbedaan antara DTKS dan Regsosek

Cakupan Data:

DTKS: Hanya mencakup data masyarakat yang dianggap layak menerima bantuan sosial.

Regsosek: Mencakup seluruh data warga negara Indonesia, tanpa pengecualian.

Sinkronisasi Data:

DTKS: Data kurang terintegrasi dengan lembaga lain.

Regsosek: Data disinkronkan dengan berbagai lembaga seperti BPJS, Kemenkumham, dan lainnya.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Sepi Peminat Rendah Namun Prospek Menjanjikan hingga Potensi Dapat Gaji Tinggi, Masa Depan Auto Cerah!

Di berbagai kesempatan, presiden telah memberikan pengarahan terkait penyelenggaraan data Regsosek.

Pelaksanaan reformasi sistem perlindungan sosial diharapkan dapat memperbaiki basis data penerima manfaat atas belanja sosial yang dialokasikan dalam APBN.

Dengan data Regsosek, diharapkan dapat segera mengatasi kemiskinan ekstrem dan kemiskinan pada umumnya.

Penggunaan data Regsosek akan meminimalisir kesalahan penerimaan bantuan (exclusion dan inclusion error), sehingga bantuan sosial bisa tepat sasaran.

Meskipun peralihan dari DTKS ke Regsosek tampak menjanjikan, implementasi teknisnya masih menunggu informasi resmi lebih lanjut. Apakah kedua data tersebut akan disinkronkan atau REGSOSEK sepenuhnya menggantikan DTKS, masih perlu ditunggu.

Peralihan penggunaan data dari DTKS ke Regsosek untuk penyaluran bantuan sosial merupakan langkah besar dalam upaya memperbaiki sistem pendataan dan penyaluran bantuan di Indonesia.

Dengan cakupan yang lebih luas dan sinkronisasi data yang lebih baik, diharapkan bantuan sosial (bansos) dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi kemiskinan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.