73.506 Ribu Siswa Berhasil Cair KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang II, Penerima Keluhkan Nama Anaknya Dibatalkan Secara Tiba-tiba, Kok Bisa?

73.506 Ribu Siswa Berhasil Cair KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang II
73.506 Ribu Siswa Berhasil Cair KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang II

AYOJAKARTA.COM - Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk siswa kurang mampu.

Penting untuk diketahui bahwa pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 Gelombang II untuk bulan Mei, Juni, dan Juli dimulai pada 12 Juli 2024. Jumlah penerima KJP Plus pada tahap ini mencapai 73.506 peserta didik.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menginformasikan bahwa lebih dari 130.000 penerima KJP Plus tahap 1 gelombang 2 akan menjalani verifikasi ulang, yang berarti 56.494 peserta didik harus dibatalkan.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Kuliner untuk Pemula dengan Modal Kecil, Mana yang Ingin Kamu Coba?

Dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @upt.p4op, banyak orang tua dari peserta didik yang sebelumnya mendapatkan KJP Plus saat ini dibatalkan secara tiba-tiba.

Banyak orang tua dari penerima KJP Plus yang mengeluhkan status KJP Plus anaknya dibatalkan dengan alasan menggunakan AC dan memakai listrik yang melebihi peraturan di KJP Plus.

“Min numpang nanya dong, saya rumah ngontrak trss kjpnya dbatalin grgr terdeksi listrik 1300 watt kan ini ngontrak listrik bareng bareng, ini juga cuman ngontrak sekamar gmn atuh huhh” ucap akun @_rama*****.

“Sama dong padahal gak ada ac bilangnya ada ac survey dari mana, kalo survey atep rmh pake terpal gegara roboh kok gak tahu” komentar akun @dewi****

“Sama .. Alasan nya daya listrik 1300 watt rumah layak hunii .padahal tetangga yg rumahnya lebih gede sama punya Ac aja masih dpt” ucap akun @pele***.

“Mending...anak ak status di batalin di bilang pemakaian listrik >=1300 dan Punya NJOP >=1 milyar...apa gak gila,rumah aja ngontrak dagang seblak bapaknya cuma supir,motor kaga gablek.punya harta segitu banyaknya.surve k rumah siapa tu pada ya..” kata akun @aries****.

Selain itu, ada orang tua yang mengeluhkan anaknya dibatalkan status KJP Plus karena alasan mempunyai kendaraan bermotor.

Baca Juga: Sempat Ragu Menjawab, Kahfi Anak Ketua RT Pasren Akui Bersama Terpidana Kasus Vina di Warung Saat Malam Kejadian, Tetapi…

“Saya barusan cek di link nya.. masa saya batal menerima KJP. Katanya punya kendaraan bermotor dan rumah ada AC nya.. ya Allah.. semua orang pasti punya kendaraan bermotor. Kok dipersulit bgt kalau buat rakyat” ucap akun @d_sth****.

“Sama bun motor pun saya cuma 1 dibilang lebih dr 2 aneh² aja kjp skg” komentar akun @novian****.

Kriteria untuk Mendapatkan KJP Plus

Untuk memenuhi syarat program KJP Plus bagi peserta didik di jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/SMK/SMKLB/MA, berikut adalah kriteria yang harus dipenuhi:

  • Tidak merokok atau mengkonsumsi narkoba.
  • Orang tua tidak memiliki penghasilan yang memadai.
  • Menggunakan angkutan umum untuk mobilitas.
  • Kemampuan finansial untuk sepatu dan pakaian seragam sekolah/pribadi rendah.
  • Kemampuan finansial untuk buku, tas, dan alat tulis rendah.
  • Kemampuan finansial untuk konsumsi makanan/jajan rendah.
  • Akses internet yang terbatas.
  • Tidak dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (eskul) yang memerlukan biaya tambahan.
  • Berdomisili di Provinsi DKI Jakarta dan memiliki Kartu Keluarga.
  • Terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) dan/atau sumber data lain yang ditetapkan oleh keputusan Gubernur.
  • Membuat surat pernyataan tidak mampu/miskin yang diketahui oleh orang tua serta ketua RT dan RW setempat.
  • Masih aktif di salah satu satuan pendidikan yang ada di Provinsi DKI Jakarta.
    Diusulkan oleh pihak sekolah.***
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dibatalkan
# gelombang 2
# kriteria
# DKI Jakarta
# DKI Jakarta
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.