7 Tanaman Cepat Panen yang Menghasilkan Uang dalam Waktu Singkat, Cocok Jadi Ide Usaha Sampingan!

Ilustrasi. Tanaman Cepat Panen yang Cocok untuk Ide Usaha
Ilustrasi. Tanaman Cepat Panen yang Cocok untuk Ide Usaha

AYOJAKARTA.COM - Memulai usaha sampingan yang menguntungkan tidak selalu memerlukan modal besar atau lahan yang luas.

Dengan memilih tanaman yang tepat, bisa kamu memetik hasil dalam waktu singkat dan memperoleh penghasilan tambahan.

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Adam Farms Indonesia, Senin (5/8/2024), berikut tujuh jenis tanaman yang cepat panen dan bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.

Mulai dari sayuran hingga tanaman herbal, setiap pilihan ini menawarkan potensi keuntungan yang tinggi dan cocok untuk ditanam di lahan kecil maupun pekarangan rumah.

Baca Juga: 7 Ide Usaha Kecil-kecilan dengan Modal Terbatas, Cocok untuk yang Tinggal di Pedesaan

1. Bayam

Bayam memiliki waktu panen sekitar 15-22 hari dan mudah dibudidayakan baik di lahan maupun di pot.

Dengan kandungan gizi tinggi seperti vitamin A, C, dan zat besi, bayam sangat baik untuk kesehatan, khususnya bagi penderita anemia.

Bayam dapat dipanen dalam waktu sekitar 15 hingga 22 hari, dengan produktivitas mencapai 30 ton per hektar.

Dengan harga jual sekitar Rp 5.000 per kg, pendapatan bisa mencapai Rp 150 juta. Setelah dikurangi biaya produksi sekitar Rp 30 juta, keuntungan bersih bisa mencapai Rp 120 juta dalam waktu 20 hari.

Baca Juga: Jalur Mandiri UI Selesai Dibuka! Segini Biaya Kuliah 13 Jurusan di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, IPI Tertinggi Rp60 Juta

2. Kangkung

Kangkung adalah tanaman yang mudah ditanam di berbagai musim dan dapat tumbuh di lahan sempit.

Dalam waktu tiga minggu, kangkung sudah bisa dipanen. Tanaman ini mampu menghasilkan 15 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 6.000 per kg, sehingga pendapatan kotor bisa mencapai Rp 90 juta.

Dengan biaya produksi sekitar Rp 8 juta, keuntungan bersih mencapai Rp 82 juta per musim.

3. Lobak

Lobak adalah tanaman akar dengan pertumbuhan cepat yang dapat dipanen dalam waktu 25 hingga 35 hari. Meskipun bentuknya mirip wortel, lobak berwarna putih dan lebih besar.

Produksi lobak bisa mencapai 25 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 4.000 per kg, menghasilkan pendapatan sekitar Rp 100 juta per musim.

Setelah dikurangi biaya produksi yang tidak terlalu tinggi, sekitar Rp 30 juta, keuntungan bersih bisa mencapai Rp 70 juta.

4. Sawi hijau

Sawi hijau adalah tanaman yang mudah ditanam di lahan, pot, maupun hidroponik, dan memiliki berbagai varietas. Tanaman ini sering ditemukan dalam menu bakso dan mie ayam, sehingga permintaannya cukup stabil.

Sawi hijau dapat dipanen dalam waktu 25 hari dan bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 100 juta per musim dengan biaya produksi sekitar 20% dari pendapatan, sehingga keuntungan bersih mencapai Rp 80 juta.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Yakin dengan Kemampuan Visualmu? Coba Temukan Manggis Paling Berbeda!

5. Daun bawang

Daun bawang adalah tanaman bumbu dengan aroma khas yang digunakan dalam berbagai hidangan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan cepat dan dipanen dalam waktu 30 hingga 40 hari.

Daun bawang bisa menghasilkan 20 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 6.000 per kg, menghasilkan pendapatan sekitar Rp 120 juta per musim.

6. Arugula

Arugula, atau dikenal juga sebagai roka, adalah tanaman salad yang memiliki rasa khas dan tinggi kandungan vitamin K serta vitamin C.

Tanaman ini dapat dipanen dalam waktu 30 hari. Harga jual aragula relatif tinggi dengan permintaan pasar yang konstan, sehingga bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 120 juta per musim.

7. Kacang hijau

Kacang hijau adalah tanaman merambat yang tumbuh cepat dan memiliki waktu panen sekitar 60 hari.

Dengan produktivitas mencapai 20 ton per hektar dan harga jual sekitar Rp 9.000 per kg, kacang hijau bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 180 juta per musim.

Permintaan pasar yang tinggi dan harga jual yang menguntungkan menjadikan kacang hijau sebagai salah satu pilihan tanaman yang cepat menghasilkan uang.

Ketujuh tanaman ini tidak hanya cepat panen tetapi juga memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, budidaya tanaman ini dapat memberikan hasil yang optimal.

Jadi, bagi para petani dan pemula yang ingin mencoba peruntungan di bidang pertanian, memilih tanaman-tanaman ini bisa menjadi langkah yang tepat untuk meraih kesuksesan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# panen
# tanaman
# sayuran

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.