AYOJAKARTA.COM - Kemensos masih terus memproses tahapan pencairan bansos PKH periode September-Oktober.
KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT kembali segera menerima bansos reguler secara bertahap.
Pencairan dilakukan via KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI dengan nominal yang berbeda-beda tergantung kategori penerimanya.
Memasuki minggu ketiga September 2024, bansos PKH September-Oktober masih terus diproses untuk tahapan pencairannya.
Sasaran penerima adalah 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT yang dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
KPM wajib terdaftar di DTKS Kemensos PKH dan memiliki komponen pencairan yang terverifikasi oleh Pusdatin.
Berikut nominal pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober via KKS
- Kategori anak SD sederajat Rp150 ribu
- Kategori anak SMP sederajat Rp250 ribu
- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp334 ribu
- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu
- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu
- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta
Lalu bagaimana progres tahapan pencairan bansos PKH periode September-Oktober?
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos, hari Kamis, 19 September 2024, terpantau ada KPM yang melaporkan bahwa sudah menerima saldo bansos PKH sebesar Rp400 ribu melalui KKS Mandiri.
KPM tersebut menyebutkan bahwa dirinya menerima pencairan PKH untuk kategori Lansia.
Apakah saldo bantuan tersebut merupakan pencairan PKH September-Oktober?
Berdasarkan pemantauan dari pendamping sosial, KPM tersebut menerima saldo bansos PKH susulan periode Juli-Agustus untuk kategori lansia bukan untuk pencairan periode September-Oktober.
KPM yang menerima pencairan susulan hanya untuk KPM yang namanya baru tercantum di data bayar atau SP2D penerima bansos di awal September.
Baca Juga: Selamat! 2,8 Juta Pelamar Lolos Seleksi Administrasi, Ini Jadwal Terbaru Rekrutmen CPNS 2024
Atau untuk KPM PKH validasi by system yang diambil dari penerima bansos BPNT murni untuk penggenapan kuota 10 juta KPM penerima bansos PKH.
Untuk status terkini di SIKS-NG, menu PKH masih menunjukkan periode salurnya saja yaitu September-Oktober.
Dilihat di view DTKS juga masih muncul keterangan periode salur September-Oktober, dan menu SP2D masih kosong.
Hal ini menandakan belum ada pergerakan atau progres tahapan pencairannya PKH September-Oktober di Pusdatin Kemensos.
Untuk sekarang, pihal Pusdatin masih melakukan validasi dan verifikasi data calon penerima bansos PKH dengan mengevaluasi setiap komponen yang dimiliki KPM apakah masih layak atau tidak.
Proses verifikasi data didapatkan dari sinkronisasi beberapa data meliputi data usulan atau rekomendasi kelayakan dari pemerintah daerah setempat di masing-masing daerah, data Dukcapil, data DTKS, hasil foto geo tagging, hingga data BPJS Ketenagakerjaan.
Nantinya semua data akan disinkronkan, jika sudah padan dan terverifikasi maka Pusdatin baru menetapkan nama-nama calon penerima bansos PKH September-Oktober.
Nantinya KPM bisa mengecek status penerima bansos PKH September-Oktober setelah muncul keterangan final closing di SIKS-NG.
Diestimasikan untuk pencairan bansos PKH periode September-Oktober masih di pertengahan hingga akhir Oktober karena di akhir September baru ada pergerakan kembali tahapan pencairan bansos ini.
Mulai verifikasi cek rekening, instruksi SPP, SPM, SP2D hingga SI.
Jika view DTKS di SIKS-NG muncul keterangan SI (Standing Instruction) maka tidak lebih dari tujuh hari setelahnya, bansos PKH September-Oktober akan dicairkan oleh pihak perbankan ke KKS masing-masing KPM.

Share this article
Memasuki minggu ketiga September 2024, bansos PKH September-Oktober masih terus diproses untuk tahapan pencairannya.