AYOJAKARTA.COM - Banyak Keluarga Penerima Manfaat taua KPM yang menanyakan informasi penting terkait Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) periode September-Oktober 2024.
Berdasarkan data terbaru yang diupdate di SIKS-NG, ternyata ada tiga komponen bantuan yang tidak akan cair pada periode ini, meskipun nama-nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah masuk dalam data final closing.
Sejak tanggal 19 September 2024, update bantuan PKH untuk periode September-Oktober mulai terlihat di menu PKH.
Namun, kabar mengejutkan datang ketika ditemukan pengurangan jumlah penerima PKH di beberapa desa.
Misalnya, di satu desa jumlah KPM turun dari 259 pada periode Juli-Agustus menjadi 251 pada periode September-Oktober.
Pengurangan serupa terjadi di desa lainnya, dari 229 KPM menjadi 215.
Pengurangan penerima PKH ini terjadi akibat beberapa komponen bantuan yang tidak lagi tercairkan.
Hal ini dijelaskan pemerhati bansos, Eka, melalui kanal YouTube Diary Bansos pada Sabtu, 21 September 2024.
Komponen pertama yang tidak akan mendapatkan bantuan adalah bagi KPM yang memiliki anak sekolah SMA sederajat yang sudah lulus atau putus sekolah.
Eka menjelaskan bahwa bantuan untuk komponen ini dihentikan karena data Dapodik sudah terupdate, baik untuk siswa yang lulus maupun yang drop out.
Komponen kedua yang tidak akan tercairkan adalah bagi KPM yang memiliki balita berusia di atas 6 tahun, tetapi belum masuk sekolah dasar.
Sesuai ketentuan, balita yang mendapat bantuan adalah yang berusia antara 0 hingga 6 tahun.
Jika balita tersebut belum masuk sekolah pada usia 6 tahun, maka komponen bantuannya tidak akan dicairkan pada periode September-Oktober 2024.
Selain itu, komponen ketiga yang akan terhenti adalah bagi KPM yang memiliki lansia atau anggota keluarga yang telah meninggal dunia dan sudah terupdate di Dukcapil.
Khususnya bagi KPM yang hanya memiliki lansia sebagai satu-satunya anggota keluarga, bantuan akan dihentikan karena tidak ada ahli waris yang bisa menggantikan pencairan bantuan tersebut.
Eka juga menegaskan bahwa data final closing untuk periode September-Oktober ini sudah muncul di sistem SIKS-NG.
Namun, untuk menu View DTKS, yang mencakup proses verifikasi seperti pengecekan rekening hingga SPM dan SP2D, masih belum terupdate.
Proses penyaluran bantuan masih terlihat pada periode Juli-Agustus, dengan status sudah salur.
Eka berharap dalam beberapa hari ke depan, proses verifikasi untuk periode September-Oktober juga bisa segera terupdate di menu View DTKS, sehingga bantuan bisa dicairkan.
Berdasarkan estimasi, proses pencairan bantuan setelah data final closing muncul membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 20 hari.
Baca Juga: Kamu Lihat Apa? Pandanganmu Ungkap Karakter Paling Menonjol di Kalangan Sekitar
Informasi ini sangat penting bagi KPM yang menunggu bantuan PKH periode September-Oktober 2024.
Dengan adanya pembaruan ini, masyarakat diharapkan lebih memahami alasan di balik penghentian beberapa komponen bantuan dan tetap bersabar menunggu proses pencairan yang sedang berlangsung.

Share this article
Berdasarkan data terbaru yang diupdate di SIKS-NG, ternyata ada tiga komponen bantuan yang tidak akan cair pada periode ini.