AYOJAKARTA.COM - Kabar gembira datang bagi para penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).
Berdasarkan informasi terbaru yang diunggah oleh Ariawan Agus di kanal YouTube-nya, mulai bulan September hingga Oktober, dana bantuan sosial PKH sudah mulai didistribusikan.
Banyak penerima bantuan yang telah menerima saldo hingga Rp1 juta melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dalam video tersebut, Ariawan Agus menyebutkan bahwa update terkait pencairan bantuan sudah mulai muncul di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Banyak daerah yang sudah menunjukkan nama-nama penerima bantuan, dan nominal bantuan juga telah ditampilkan.
Ia menyarankan para penerima bantuan untuk segera mengecek apakah nama mereka sudah terdaftar dan apakah saldo bantuan sudah masuk ke rekening mereka melalui KKS.
Lebih lanjut, Ariawan menjelaskan bahwa proses pencairan bantuan ini dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Cuma Kabar Bohong atau Akan Terjadi? Bansos PKH Cair Bulan September, tapi Ada Penjelasan
Tidak semua daerah akan menerima bantuan secara bersamaan. Oleh karena itu, bagi yang namanya belum muncul, diharapkan untuk bersabar dan terus memantau perkembangan melalui SIKS-NG.
Bagi penerima bantuan yang sudah terdaftar, nominal yang diterima akan bervariasi, tergantung dari jumlah komponen bantuan yang mereka terima, seperti PKH, BPNT, atau bantuan lainnya.
Untuk bantuan yang didistribusikan melalui PT Pos, pencairan ini mencakup alokasi tiga bulan bantuan, yaitu Juli hingga September. Namun, bagi penerima yang menerima bantuan melalui KKS, pencairan akan meliputi dua bulan, yakni September dan Oktober.
Baca Juga: Bantuan Sosial Beras 10 Kilogram Akan Dicairkan September Ini, tapi Khusus untuk Daerah Ini
Dalam beberapa kasus, penerima bantuan yang beralih dari PT Pos ke KKS untuk alokasi bulan Juli hingga September berpotensi mendapatkan pencairan selama tiga bulan, karena periode distribusi belum berubah.
Dalam videonya, Ariawan Agus juga menjelaskan bahwa nominal bantuan yang diberikan untuk satu komponen PKH melalui PT Pos setidaknya berkisar Rp225.000. Sementara itu, untuk BPNT, nominalnya minimal Rp600.000, dan bisa lebih dari Rp1 juta jika penerima memiliki lebih dari satu komponen bantuan.
Bagi penerima yang juga menerima BPNT, mereka dipastikan mendapatkan Rp600.000, dengan tambahan jika terdapat komponen bantuan lainnya.
Ariawan juga menyebutkan bahwa proses verifikasi bagi penerima bantuan yang beralih dari PT Pos ke KKS membutuhkan waktu yang lebih lama.
Hal ini disebabkan adanya proses verifikasi tambahan untuk memastikan kelayakan penerima bantuan, serta pembuatan buku tabungan yang nantinya akan digunakan untuk pencairan bantuan.
Setelah buku tabungan dan KKS dibuat, penerima bantuan akan dipanggil untuk menerima kartu tersebut melalui perangkat desa atau langsung dari pihak bank.
Selain itu, penerima bantuan juga diminta untuk melakukan foto dengan memegang KKS dan buku tabungan sebagai bukti telah menerima kartu dan tabungan.
Baca Juga: Mengapa Tiga Komponen Bansos PKH 2024 Ini Dihentikan September-Oktober?
Di dalam update terbaru ini, Ariawan Agus menekankan pentingnya para penerima bantuan untuk bersabar, karena proses pencairan dilakukan secara bertahap.
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan untuk tidak tergesa-gesa memeriksa saldo jika belum ada notifikasi resmi dari pihak terkait.

Share this article
Banyak penerima bantuan yang telah menerima saldo hingga Rp1 juta melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Bansos PKH disebut sudah cair.