AYOJAKARTA.COM---Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2023 telah resmi dibuka sejak 6 Maret 2023.
Akan tetapi kenyataan pembukaan KUR BRI tidak serempak secara nasional. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala yang ada di lapangan.
Namun bisa dipastikan untuk minggu ini pembukaan KUR BRI sudah 90 persen di Bank BRI seluruh Indonesia.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bisa lolos survei pihak bank BRI sehingga pengajuan KUR bisa disetujui, dan akhirnya cair.
Ketika survei dilakukan oleh pihak bank, maka akan diberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan usaha yang sedang dijalankan selama ini.
Jika dalam menjawab pertanyaan tidak bisa meyakinkan pihak bank maka ada kemungkinan pengajuan pinjaman ditolak.
Jangan sampai gara-gara salah menjawab pertanyaan ketika survei dari pihak bank menyebabkan pengajuan pinjaman tidak diterima.
Pertanyaan yang muncul dan diajukan oleh pihak bank sangat beragam, hal tersebut dimaksudkan agar pihak bank mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya dari nasabah.
Sehingga pihak bank menjadi yakin akan memberikan sejumlah dananya untuk dipinjamkan kepada calon debitur.
Baca Juga: KUR BRI 2023 Ada Bunga Ringan Cuma 3 Persen Per Tahun? Simak Informasi dan Syaratnya di Sini!
Perlu diketahui kelayakan calon debitur tidak hanya dilihat ketika survei saja, tetapi ada pertimbangan lain seperti jumlah pendapatan atau kemampuan finansial.
Namun survei juga penting dan termasuk penentu sehingga calon debitur harus hati-hati ketika dalam menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh pihak bank.
Jangan sampai ada jawaban yang membuat pihak bank menjadi ragu meminjam uang pada debitur atau pelaku usaha.
Berikut beberapa contoh pertanyaan dari pihak bank dan jawabannya yang perlu diketahui, agar bisa lolos survei pengajuan pinjaman. Seperti dikutip ayojakarta.com melalui YouTube Sukarno Trader, Sabtu (11/3/2023).
1.Membahas tentang pekerjaan
Pekerjaan yang sedang dijalankan pasti akan ditanyakan oleh pihak bank saat survei.
Hal tersebut berkaitan dengan penilaian apakah dengan pekerjaan tersebut sekiranya mampu membayar kredit atau cicilan nantinya.
2.Penghasilan
Yakni penghasilan sebagai pekerja atau penghasilan usaha yang tengah dijalani oleh calon debitur.
3. Usaha yang dimiliki
Pihak bank biasanya menanyakan usaha yang dijalani oleh calon debitur bergerak dalam bidang apa, berapa jumlah hasil dari usaha tersebut.
4. Jumlah utang
Pihak bank juga akan menanyakan terkait utang lain yang mungkin dimiliki oleh calon debitur.
Contohnya memiliki cicilan rumah, cicilan kendaraan, berapa jumlah total cicilan saat tersebut.
Pastikan menjawabnya secara jujur karena pihak bank bisa mengakses riwayat kredit seseorang yang masuk dalam BI checking.
Karena jika berbohong dan diketahui oleh pihak bank maka kebohongan tersebut bisa menjadikan pinjaman ditolak.
5.Jumlah tanggungan
Yakni membahas tentang pengeluaran harian, bulanan atau keluar masuk keuangan.
6.Rumah tempat tinggal
Biasanya pihak bank akan menanyakan terkait rumah yang saat ini ditinggali, domisili, alamat, ataupun status tempat tinggal milik pribadi atau orang lain.
Demikian beberapa pertanyaan yang biasanya diajukan oleh pihak bank ketika survei, semoga bermanfaat.***
Share this article
Ketika survei dilakukan oleh pihak bank, maka akan diberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan usaha yang sedang dijalankan