AYOJAKARTA.COM - Nasabah merapat, ada kemungkinan modal tambahan melalui pengajuan KUR BRI 2023.
Ingin mengajukan KUR BRI 2023 tetapi masih memiliki pinjaman yang belum lunas?
Bisa, istilah kerennya adalah Top Up KUR BRI.
Top Up KUR BRI ternyata bisa diajukan, seperti dikutip dari YouTube Sukarno trader oleh ayojakarta.com pada 15 Maret 2023.
Top Up KUR BRI adalah solusi untuk memenuhi kebutuhan modal usaha bagi para pelaku UMKM yang memiliki usaha yang berkembang pesat namun masih memiliki pinjaman yang belum lunas.
Sukarno, pemilik kanal YouTube Sukarno trader membagikan informasi terkait salah satu nasabah yang juga pelaku UMKM berhasil melakukan Top Up KUR BRI.
Ternyata, mengajukan kembali pinjaman meskipun belum lunas pinjaman sebelumnya bisa dilakukan pada KUR BRI.
Melakukan pengajuan KUR BRI pada bahasa perbankan disebut suplesi.
Suplesi adalah peminjaman kembali yang dilakukan nasabah pada saat pinjaman sebelumnya belum terjadi pelunasan.
Hal ini diperbolehkan dan dapat dilakukan di KUR BRI.
Baca Juga: BISA! Pengajuan Kembali Pinjaman KUR BRI 2023 Meskipun Angsuran Pinjaman Pertama Belum Lunas
Melalui video yang beredar, Sukarno membagikan pengalaman salah satu nasabah yang ia dampingi.
Nasabah yang disebut dengan Pak A memiliki usaha kecil berupa Warnet atau Warung Internet.
Menuju Bulan Ramadan, Pak A menginginkan upgrade peralatan komputer untuk menunjang warnetnya.
Hal ini ia konsultasikan pada Mantri Bank sebelum mengajukan pinjaman kembali.
"Pak A memiliki 18 kali angsuran dan setelah angsuran ke 10 ia memutuskan untuk Top Up KUR Bank BRI," terang Sukarno.
Baca Juga: KUR BRI 2023 Dibuka, Jangan Lakukan Hal Ini Jika Ingin Pinjaman Cepat Cair!
Sukarno menjelaskan bahwa Pak A memiliki reputasi angsuran yang baik dan usaha yang berpotensi hingga ia dapat mengajukan KUR BRI dengan nominal dari sebelumnya Rp 15 juta menjadi Rp 25 juta dengan jangka waktu dua tahun, yang mana sebelumnya 18 bulan.
Sukarno menjelaskan cara untuk suplesi atau top up KUR BRI.
Hal pertama adalah melakukan konsultasi pada Mantri Bank atau pendamping.
Setelah konsultasi, nasabah datang kembali ke Kantor Cabang BRI yang sama pada pengajuan pertama dan kembali mengajukan KUR lengkap dengan menulis formulir dan dokumen persyaratan.
Apabila ada pertanyaan, sebutkan potensi usaha yang membuat nasabah membutuhkan modal tambahan.
Setelah itu, akan dilaksanakan survei sebagaimana pengajuan pertama untuk mengetahui usaha, potensi usaha dan kelayakan dari usaha untuk mendapat modal.
"Kemudian Pak A disetujui pinjaman KUR-nya, lalu dipotong dengan angsuran sebelumnya," terang Sukarno.
Maka, apabila setelah survei mendapatkan pemberitahuan disetujui, hasil KUR BRI yang disuplesi merupakan modal yang telah dipotong angsuran KUR sebelumnya yang belum lunas.***

Share this article
Ternyata bisa ambil pinjaman lagi sebelum lunas, begini cara top up KUR BRI 2023 atau istilahnya suplesi.