AYOJAKARTA.COM – Informasi tentang pinjaman KUR BRI 2023 dibahas selengkapnya dalam artikel ini.
KUR merupakan kepanjangan dari Kredit Usaha Rakyat yang merupakan salah satu program pemerintah dalam membantu UMKM yaitu melalui pemberian kredit dengan suku bunga yang disubsidi.
Pemerintah mensubsidi suku bunga KUR BRI 2023 sebesar 10 persen yang awalnya sebesar 16 persen sehingga saat ini menjadi 6 persen per tahun.
Baca Juga: Sholat Tarawih di Masjid atau di Rumah, Mana yang Lebih Utama dan Baik?
Alokasi dana yang dari pemerintah yang disalurkan pada program KUR adalah sebesar Rp470 triliun.
Salah satu bank yang mendapat kucuran dana dalam program KUR adalah BRI yang mendapatkan anggaran paling besar diantara bank lainnya yaitu sebesar Rp270 triliun.
KUR BRI memang masih menjadi primadona khususnya bagi para pelaku UMKM yang ingin mengajukan pinjaman untuk modal usaha.
Ada sedikit perubahan aturan terkait penyaluran KUR tahun 2023 ini, aturan ini terkait dengan suku bunga.
Baca Juga: Keciduk Flexing Sekda Riau Malah Ngaku Produk KW, Warganet Kompak Tepok Jidat: Ngelawak..
Suku bunga di tahun ini lebih bervariasi dibandingkan tahun lalu yang cenderung sama. Tahun ini suku bunga yang ditawarkan memiliki rentang 6 hingga 9 persen per tahun.
Yang mana kebijakan ini berlaku untuk pinjaman KUR Mikro dan KUR Kecil. Suku bunga akan naik untuk pinjaman berikutnya.
Pinjaman KUR pertama kali akan dikenai suku bunga sebesar 6 persen, akan naik menjadi 7 persen pada pinjaman kedua, naik menjadi 8 persen pada pinjaman ketiga, dan menjadi 9 persen pada pinjaman keempat.
Baca Juga: Yuk Ikuti 5 Tips Cara Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa di Bulan Ramadan, Dijamin Sehat
Penyaluran KUR seperti syarat dan ketentuan, BRI mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR.
Adapun salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peminjam agar bisa mengajukan KUR BRI tahun 2023 yaitu memiliki usaha minimal 6 bulan.
Lantas bagaimana jika usaha yang dijalankan oleh calon peminjam belum berjalan selama lebih dari 6 bulan, apakah masih boleh untuk mengajukan KUR BRI?
Jawabannya adalah boleh. Calon peminjam bisa mengajukan pinjaman jenis KUR Super Mikro.
Baca Juga: BMKG Bagikan Potret Hilal di Dua Daerah Berbeda Penentu 1 Ramadan 1444 H, Lihat yuk!
KUR Super Mikro merupakan modal kerja atau investasi dengan plavon sampai dengan Rp10 juta per debitur.
Keuntungan mengajukan pinjaman KUR Super Mikro adalah memiliki suku bunga terkecil yaitu 3 persen per tahun, serta bisa mengajukan pinjaman tanpa agunan.
Jika ingin mengajukan KUR Super Mikro maka harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut seperti dikutip ayojakarta.com melalui laman resmi BRI, Rabu (22/3/2023).
Baca Juga: TOK! Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Pada 23 Maret 2023
1. Belum pernah menerima KUR.
2. Belum pernah menerima kredit/pembiayaan investasi/modal kerja komersial, kecuali kredit konsumsi keperluan rumah tangga, kredit skala ultra mikro, pinjaman pada pembiayaan berbasis digital.
3. Tidak ada pembatasan minimal waktu pendirian usaha. Dalam hal calon debitur yang waktu usahanya lebih dari 6 bulan harus memenuhi salah satu persyaratan sebagai berikut.
· Mengikuti pendampingan
· Mengikuti pelatihan kewirausahaan dan lainnya
· Tergabung dalam kelompok usaha
· Memiliki anggota keluarga yang punya usaha produktif dan layak
Demikian informasi mengenai KUR Super Mikro BRI, semoga bermanfaat.***

Share this article
Bagaimanajika usaha belum sampai 6 bulan tapi ingin ajukan KUR BRI 2023? Simak selengkapnya langsung di bawah ini caea pinjaman cair!