AYOJAKARTA.COM – WhatsApp menjadi aplikasi chat yang paling banyak digunakan oleh sebagian orang belakangan ini.
Tak heran jika aplikasi ini menjadi sasaran empuk bagi para penjahat siber, padahal sudah ada fitur enkripsi yang membantu dalam menjaga privasi.
Namun tidak bisa dipungkiri masih ada celah untuk orang lain bisa melihat isi percakapan bahkan hingga berbuat usil sampai merugikan karena aplikasi WhatsApp yang disadap atau dibajak.
Baca Juga: Catat Nih! Rekomendasi Kata-kata Mutiara untuk Mengisi Rapor Siswa Agar Berkesan dan Tidak Monoton
Di Indonesia itu sendiri kasus peretasan WhatsApp sudah banyak dan menimpa sejumlah kalangan.
Maka dari itu harap selalu diwaspadai dan sebaiknya mengenali tanda-tanda aplikasi perpesanan WhatsApp dibajak atau disadap orang lain.
Inilah beberapa tanda akun WhatsApp dibajak atau disadap sebagaimana dirangkum AyoJakarta.com melalui laman merauke.go.id pada Kamis (15/6/2023).
1. Keluar dari akun dengan sendirinya
Secara tiba-tiba aplikasi WhatsApp kalian keluar dengan sendirinya. Kamu bisa mengetahui apakah ada perangkat lain yang mencoba untuk mengakses akunmu.
Yakni dengan pencet tombol ikon titik tiga kemudian pilih WhatsApp web dan akan terlihat perangkat apa saja yang mengakses akun kamu.
2. Dapat kiriman OTP
Tiba-tiba akun WhatsApp kamu keluar dengan sendirinya dan mendapatkan kiriman kode OTP ke nomor yang terhubung dengan WhatsApp.
Untuk itu jangan sampai serahkan kode OTP tersebut pada siapapun, karena jika ada kiriman kode OTP berarti orang lain sedang berusaha mengakses akun WhatsApp mu.
3. Pesan telah terbaca
Kamu harus berhati-hati jika ada pesan yang telah terbaca, padahal kamu tidak merasa membacanya sama sekali.
4. Pesan terkirim sendiri
Tanda lainnya jika pesan telah dibajak atau disadap adalah ada pesan yang dikirimkan kepada teman di kontak kamu, padahal kamu tidak merasa melakukan hal tersebut sama sekali.
5. Status online padahal kamu tidak aktif
Tanda lain yang menunjukkan bahwa akun WhatsApp dibajak atau disadap yakni nomor terlihat online padahal kamu sedang tidak membuka WhatsApp.
Jika akun WhatsApp kamu memiliki tanda-tanda di atas, maka kamu perlu waspada bisa jadi sedang dibajak atau disadap.
Maka dari itu, untuk mengamankan masalah pembajakan dan penyadapan, kamu bisa melakukan upaya berikut ini.
Baca Juga: 7 Komponen Motor Ini Harus Dicek dan Diganti secara Berkala sebelum Menyebabkan Masalah
1. Segera logout WhatsApp Web
Untuk bisa menghinghindari penyadapan WhatsApp melalui aplikasi yang meniru WhatsApp Web, maka kamu bisa mengecek perangkat apa saja yang menggunakan akunmu lewat WhatsApp Web, caranya sebagai berikut.
- Klik opsi titik tiga yang berada di pojok kanan atas
- Klik WhatsApp Web
- Maka akan muncul daftar perangkat apa saja yang sedang login dengan akunmu
- Jika ada perangkat yang tidak dikenali maka pilih logout dari semua perangkat
2. Aktifkan verifikasi dua faktor
Kamu bisa mengaktifkan fitur verifikasi dua faktor atau two-step verification untuk mencegah aksi pembajakan WhatsApp dengan mengakses PIN.
Dengan cara ini pelaku pembajakan akan kesulitan untuk bisa mengakses akun kamu karena tidak mengetahui apa PIN pengamanan. Adapun caranya sebagai berikut.
- Klik opsi titik tiga yang terdapat di pojok kanan atas
- Pilih Settings
- Masuk ke pengaturan Account
- Pilih Two Step Verification
- Klik Enable
- Buat PIN Masukkan enam kode digit atau kode rahasia yang kamu pilih
- Kemudian akan diminta alamat email yang terhubung dengan akun yang bertujuan untuk memulihkan akun pengguna jika lupa PIN
Baca Juga: Penasaran Siapa Saja yang Melihat Sorotan Instagram? Begini Cara Ceknya di HP Android dan iPhone
3. Aktifkan pemindai sidik jari
Agar tidak sembarang orang bisa mengakses akun WhatsApp kamu dengan memindai kode QR untuk menyadap. Maka kamu bisa mengaktifkan fitur pemindai sidik jari, adapun caranya sebagai berikut.
- Klik opsi titik tiga yang berada di pojok kanan atas
- Klik Privasi
- Klik kunci sidik jari dan antifkan
- Pengguna akan diminta untuk merekam sidik jari
- WhatsApp akan meminta berapa lama aplikasi ini terkunci otomatis dan kamu bisa memilih itu
Baca Juga: Kota Cirebon Jawa Barat Diguncang Gempa, Bagaimana Dampak Kerusakannya?
4. Nonaktifkan akun
Jika akun WhatsApp telah dibajak atau diretas maka kamu bisa menonaktifkan akun untuk memastikan tidak ada yang bisa mengakses akun kamu.
Adapun caranya dengan mengirimkan email ke dukungan WhatsApp ke [email protected] dengan subjek “Hilang / Dicuri: Silakan nonaktifkan akun saya.
Jika nonaktif berhasil, maka kamu memiliki 30 hari atau satu bulan untuk bisa mengaktifkan kembali akun WhatsApp sebelum dihapus sepenuhnya.***

Share this article
Harap selalu diwaspadai dan sebaiknya mengenali tanda-tanda aplikasi perpesanan WhatsApp dibajak atau disadap orang lain. Ciri HP disadap!