AYOJAKARTA.COM – Oli mesin dalam kendaraan bermotor merupakan salah satu komponen komplementer yang vital.
Tanpa adanya oli mesin, kinerja mesin yang selalu bergerak akan menyebabkan kehancuran.
Karena pentingnya fungsi oli mesin, dalam buku petunjuk atau panduan kendaraan selalu diingatkan untuk rutin melakukan pergantian.
Namun demikian, masih cukup banyak pemilik kendaraan yang belum memahami jenis oli kendaraan untuk mesin kendaraannya.
Baca Juga: Berapa Kilometer Ganti Oli Mesin Motor Matic yang Ideal? Telat Bisa Bikin Boros Bensin
Adanya anggapan bahwa oli mesin yang baik adalah berdasar tingkat kekentalan, juga masih menjadi persoalan tersendiri.
Diulas kanal YouTube Dreandre33, kebutuhan penggunaan oli mesin setiap jenis kendaraan merupakan hal yang berbeda, di mana suhu juga memegang peranan penting.
Adanya tingkat perbedaan suhu antara satu daerah dengan daerah lain, merupakan hal penting sebelum menentukan jenis oli mesin.
Bagi kendaraan lawas atau sepeda motor tua yang struktur mesinnya masih belum se-presisi atau serapat saat ini, penggunaan oli kental tentu saja disarankan.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Oli Motor yang Tepat untuk Performa Terbaik
Hal tersebut karena adanya tingkat kerenggangan atau celah yang berada di dalam mesin bisa diisi dengan oli kental.
Bagi motor lawas, kelebihan oli kental dibandingkan oli encer adalah kemampuannya untuk mengisi ruang komponen antar celah.
Penggunaan oli kental juga akan berdampak pada berkurangnya suara bising dan getaran kendaraan karena dipengaruhi kekentalan oli.
Untuk kendaraan yang menggunakan kopling basah, pemakaian oli kental akan berpengaruh pada kampas sehingga menjadi lebih awet dan minim penguapan.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Apa Oli Gardan Motor Matic dan Kapan Harus Diganti? Yuk, Pahami!
Kekurangan dari oli kental adalah mempengaruhi tarikan kendaraan, karena akan terasa menjadi lebih berat dan boros BBM.
Sedangkan oli encer, akan lebih maksimal jika dipergunakan untuk kendaraan yang memiliki presisi mesin tinggi dimana celahnya lebih kecil.
Selain bisa menghemat BBM, performa tarikan motor yang menggunakan oli encer juga akan berbeda dengan pengguna oli kental.
Oli encer juga akan membuat suara mesin menjadi lebih kasar dan membuat suhu dalam mesin menjadi lebih cepat panas.
Baca Juga: Sebelum Beli, Ini Perbedaan Motor Karburator dan Injeksi dari Segi Harga hingga Perawatan
Namun demikian, penggunaan oli mesin kental masih tetap dapat dipergunakan untuk kendaraan yang tergolong baru.
Selain penggunaan rutin, hal tersebut bisa dilakukan apabila kendaraan yang digunakan sudah memiliki jarak pacu atau jarak tempuh tinggi.
Sebab penggunaan motor secara berkelanjutan dan menempuh jarak jauh dipastikan sudah membuat presisi mesin berkurang.
Untuk kendaraan dengan kasus semacam ini, acuan penggunaan oli kental yang disarankan tetap harus sesuai dengan rekomendasi suhu oli saat panas.
Baca Juga: Beberapa Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Motor Matic, Apa Saja? Simak di Sini
Jika sebelumnya pemilik kendaraan menggunakan oli dengan tingkat kekentalan 10W-40, maka perubahan jenis oli tetap mengacu pada angka 40.***

Share this article
Kebutuhan penggunaan oli mesin setiap jenis motor merupakan hal yang berbeda, di mana suhu juga memegang peranan penting.