AYOJAKARTA.COM -- Kampas kopling merupakan salah satu komponen dalam susunan konstruksi mesin sepeda motor. komponen ini memiliki fungsi penting dalam penyaluran tenaga yang dihasilkan mesin.
Ketika kampas kopling aus atau mulai habis, beberapa ciri gejalanya akan langsung dirasakan oleh pengendara. Pasalnya, komponen ini berperaan sebagai pemutus dan penyalur tenaga mesin dari poros engkol ke transmisi.
Jika kondisi kampas kopling aus, proses penyaluran tenaga dari mesin ke transmisi akan terganggu.
Baca Juga: Nasabah Jangan Kaget, Ada Aturan Baru Bank BCA yang Berlaku 29 Juni 2023
Pemeriksaan kondisi kopling setiap 12,000 km atau 12 bulan aman disarankan untuk pemilik kendaraan.
Selain demi performa mesin, pemeriksaan ini wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi kampas kopling menipis atau tidak.
Di sisi lain, gaya berkendara sangat memengaruhi kondisi dan usia pakai kampas kopling, selain tentunya karena masa pemakaian.
Dikutip astra-honda.com, berikut ini sejumlah gejala atau ciri kampas kopling menipis atau aus, yang akan dirasakan langsung pengendara motor:
1. Akselerasi mesin melemah
Ciri pertama, tenaga tidak akan tersalur secara maksimal saat kampas kopling aus. Pasalnya, daya cengkram kampas saat proses penyaluran tenaga dari poros engkol ke poros input transmisi tidak maksimal.
Baca Juga: Orang Jenius dan Cerdas Alami Pasti Punya 9 Tanda Ini, Apa Saja?
Akibatnya mesin motor terasa tak responsif di tiap posisi gear. Dalam kondisi ini, mesin djuga ipaksa berputar lebih tinggi untuk menggerakkan motor. Dampak lainnya, motor akan sulit mencapai kecepatan maksimum serta konsumsi bahan bakar menjadi boros.
2. Selip kopling
Tak hanya itu, ciri kampas kopling aus terasa saat perpindahan gear yang sering mengalami selip atau mesin seperti kehilangan tenaga. Selain itu, sulit memindahkan gigi ke posisi netral juga bisa jadi salah satu indikasi kampas kopling mulai aus. Kondisi ini terjadi akibat kehilangan atau berkurangnya daya cengkram kampas pada plat gesek.
3. Mesin cepat panas
Selain itu, ciri yang terasa lainnya saat kampas kopling aus adalah hilangnya daya cengkram kampas pada plat gesek. Hal ini membuat kedua komponen ini lebih sering bergesekan sehingga menimbulkan panas berlebih. Selain itu, panas juga bisa ditimbulkan oleh mesin yang selalu bekerja di putaran tinggi.
Misalnya, dalam kondisi normal mesin bekerja 5000 rpm untuk mendapatkan kecepatan 60 km/jam. Tapi saat kampas kopling menipis atau aus, mesin harus bekerja di 7000 rpm untuk mencapai kecepatan yang sama.
Baca Juga: 4 Ciri Oli Gardan Motor Matic Harus Segera Diganti, Sudah Habis Bro!
Di sisi lain, saat kampas kopling aus atau habis, putaran mesin akan terasa dan terdengar kasar saat dipacu pada kecepatan tinggi.

Share this article
Simak bro, ini sejumlah gejala atau ciri kampas kopling aus atau menipis, yang akan dirasakan langsung pengendara motor.