AYOJAKARTA.COM – Informasi seputar KUR BRI 2023 terbaru bisa disimak dalam artikel ini.
Pemerintah telah menggelontorkan dana dalam rangka meningkatkan UMKM melalui program Kredit Usaha Raykat atau KUR kepada bank-bank penyalur, Bank BRI salah satunya.
Belakangan ini memang sempat terdengar kabar bahwa kuota KUR BRI 2023 telah habis sehingga program KUR BRI 2023 ditutup bulan Juni kemarin.
Akan tetapi saat ini sudah memasuki awal bulan Juli 2023, tidak ada salahnya bagi pelaku usaha yang butuh dana untuk modal kembali mengajukan KUR BRI.
Karena biasanya di awal bulan program KUR kembali dibuka karena sudah tersedia kuota. Namun sebelum mengajukan perlu pahami beberapa hal.
Masyarakat perlu pahami seperti apa penyebab pengajuan pinjaman yang kerap gagal cair karena ditolak pihak bank.
Ada beberapa penyebab pinjaman seringkali gagal cair hingga ditolak oleh pihak bank. Berikut ulasannya dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube evan alzaed, Rabu, 5 Juli 2023.
Baca Juga: Catat! Ini Sektor Usaha yang Diprioritaskan KUR Mandiri, Jangan Sampai Tidak Tahu
1. Data KTP berbeda dengan data Disdukcapil
Ketika pengajuan KUR ke bank maka pihak bank akan melakukan sinkronisasi data disesuaikan dengan data Dukcapil.
Jika data dalam dalam KTP berbeda atau tidak sesuai dengan data di Disdukcapil maka pihak bank akan menolak pengajuan pinjaman tersebut.
Bukan hanya datanya saja, foto diri yang tidak sesuai juga bisa menjadi penyebab gagal pencairan atau ditolaknya pengajuan pinjaman KUR oleh bank.
Maka pihak bank akan menyarankan untuk memperbaikinya terlebih dahulu ke kantor Dukcapil sebelum mengajukan KUR kembali.
Baca Juga: Anti Ribet! Cara Cek Sendiri Status Pengajuan Pinjaman KUR BRI 2023, Pakai Aplikasi Ini
2. Belum memiliki NPWP
Syarat pinjaman KUR di atas Rp50 juta harus melampirkan NPWP, ada beberapa kasus nasabah gagal cair dan ditolak pengajuannya karena tidak melampirkan NPWP.
Maka dari itu jika calon debitur ingin mengajukan KUR Kecil di atas Rp50 juta bisa membuat NPWP terlebih dahulu.
Baca Juga: Catat! Jangan Asal Ajukan Pinjaman KUR BRI, Cek 5 Resiko Ini Ternyata Dapat Picu Kebangkrutan
3. SIKP belum dihapus
Pastikan saat pengajuan di bank lain data-data sebelumnya atau SIKP sudah dihapus, karena dika belum akan mengakibatkan pengajuan dana gagal cair atau ditolak pihak bank.
Jika hal ini terjadi terjadi maka yang bisa dilakukan adalah meminta pihak bank sebelumnya untuk dihapuskan data-data yang telah masuk atau SIKP-nya dihapuskan sehingga bisa mengajukan pinjaman di bank lain.
Baca Juga: Pengajuan Dana KUR Mandiri 2023 Makin Mudah Cair, Anti Ditolak Bank dengan 5 Tips Ini
4. Tempat usaha dan jaminan berbeda lokas
Jika jarak antara tempat usaha dan lokasi jaminan berjauhan sehingga memakan waktu dan biaya ketika survei pihak bank, maka kemungkinan KUR yang diajukan gagal cair atau pengajuan ditolak pihak bank.
Sehingga jika ingin pinjaman KUR dicairkan maka antara tempat usaha dengan jaminan yang diberikan memiliki jaraknya berdekatan dan masih gampang dijangkau.
5. Masih memiliki pinjaman di tempat lain
Persoalan ini kerap menjadi penyebab KUR gagal cair karena masih memiliki pinjaman di tempat lain atau pernah mengajukan pinjaman konvensional.
Pastikan untuk tidak memiliki pinjaman di tempat lain kecuali yang bersifat konsumtif jika ingin pengajuan KUR diproses sehingga dana pinjaman cair.
Baca Juga: KUR BRI 2023 Dibuka Lagi? Ini 3 Jenis Kredit yang Dibolehkan Ajukan Pinjaman
6. Masalah BI Checking
Salah satu penyebab pinjaman gagal cair ditolak pihak bank yang paling sering adalah masalah riwayat BI Checking yang buruk.
Jika riwayat BI Checking buruk maka pihak bank akan was-was dan menganggap nantinya jika KUR dicairkan akan macet atau tidak membayar angsuran, sehingga tidak berani mencairkan pinjaman yang diajukan.
Demikian beberapa hal yang menyebabkan pengajuan KUR BRI calon debitur gagal cair dan ditolak oleh pihak bank.***

Share this article
Terdapat beberapa penyebab pinjaman KUR BRI 2023 seringkali gagal cair hingga ditolak oleh pihak bank.