AYOJAKARTA.COM – Modus penipuan semakin marak terjadi saat ini, dan kali ini peniupan terjadi atas nama BPJS Kesehatan.
Dikutip dari laman resmi BPJS Kesehatan, pihak BPJS Kesehatan kembali merespons dengan adanya modus penipuan tersebut.
Agustian Fardianto, Asisten Deputi Komunikasi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan menginformasikan kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Agustian mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dan tetap tenang dengan berbagai modus yang dilakukan oleh pelaku penipuan.
“Saat ini sedang terjadi modus penipuan yang mengatasnamakan Care Center BPJS Kesehatan dengan menginformasikan bahwa kartu kepesertaan JKN akan diberhentikan. Kami menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah menonaktifkan kartu kepesertaan JKN secara sepihak tanpa ada alasan yang jelas,” Sebut Ardi.
Sebelum hal ini terjadi, sebelumnya juga sempat muncul berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan.
Pelaku meminta untuk menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), kemudian menginformasikan terkait badan usaha dan informasi palsu terkait pemakaian peserta yang telah melebihi batas pemakaian terhadap obat-obatan.
Baca Juga: Cara agar Bisa Libur 5 Hari di Bulan Agustus 2023, Siap-siap Liburan ke Mana Nih?
Selain hal itu, juga ada penipuan yang menyebutkan BPJS Kesehatan memberikan bantuan sosial kepada peserta, modus terkait rekrutmen kepegawaian, bahkan ada yang menyatakan bahwa kepesertaan JKN akan segera diblokir.
Sehingga, dari hal tersebut perlu dipahami bahwa pihak BPJS Kesehatan tidak memberikan informasi yang palsu, dengan cara meminta NIK, memberikan hadiah atau bantuan sosial bahkan meminta peserta untuk mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening yang mengatasnamakan orang lain.
“Sekali lagi kami sampaikan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah menghubungi peserta dengan memberikan informasi palsu, dimulai meminta NIK, pemberian hadiah atau bantuan sosial hingga meminta peserta untuk mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening yang mengatasnamakan perorangan,” Sebut Agustian.
Agustian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila terdapat peserta yang mengalami kondisi tersebut, maka diharapkan untuk tenang dan tidak gegabah.
Baca Juga: 4 Tanda Kamu Orang yang Berkarisma dan Punya Wibawa Begitu Besar
Peserta BPJS Kesehatan disarankan untuk menghubungi nomor 165, selain itu, pihak BPJS Kesehatan juga mengimbau jika sudah menjadi korban, agar dapat segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.***

Share this article
MOdus penipuan atasnama BPJS Kesehatan buat resah, masyarakat Indonesia diminta untuk berhati-hati, seperti apa?