Setelah Bjorka Kini Muncul Sekelompok Hacker yang Meretas Data Anak Perusahaan Pertamina

- Senin, 19 September 2022 | 10:37 WIB
Setelah Bjorka Kini Muncul Sekelompok Hacker yang Meretas Data Anak Perusahaan Pertamina (Tangkapan Layar Instagram @voltcyber_v2)
Setelah Bjorka Kini Muncul Sekelompok Hacker yang Meretas Data Anak Perusahaan Pertamina (Tangkapan Layar Instagram @voltcyber_v2)

AYOJAKARTA.COM - Akhir-akhir ini pemerintah seolah sedang diolok-olok oleh peretas bernama Bjorka dengan sederet ulahnya yang membocorkan beberapa basis data instansi pemerintah.

Pemerintah pun membentuk tim khusus yang terdiri dari Polri, BSSN, dan Kominfo untuk menangkap Bjorka.

Kemudian dengan ditetapkannya satu tersangka kepada seorang pria asal Madiun dalam kasus tersebut, namun ternyata penangkapan tersebut tidak lantas membuat peretas jera.

Baca Juga: Identitas Bjorka Terungkap? Ini Pengakuan dari Muhammad Agung Hidayatullah!

Bjorka kemudian menyerang pemerintah yang seolah salah menangkap seseorang yang diduga dirinya, serta mengeluarkan ejekan terhadap pemerintah Indonesia.

Kini beredar kabar bahwa sekelompok hacker mengaku telah meretas data anak perusahaan dari PT. Pertamina, seolah memberi tanggapan atas utas Bjorka yang akan meretas data PT Pertamina.

Dilansir AyoJakarta.com melalui Pikiran Rakyat.com dari forum breached sekelompok hacker bernama Desorden mengunggah sebuah thread yang mengaku bahwa mereka lah yang bertanggung jawab atas peretasan data PT. Sigma Cipta Utama.
 
Baca Juga: Pemerintah Kocar-kacir Cari Identitas Hacker Bjorka, Peretas Ini Malah Makin Menjadi

"We take responsibilities for the hack and data breach of PT Sigma Cipta Utama, the sole subsidiary in charge of data management in Elnusa Group, subsidiary of Pertamina Indonesia, a state-owned company of Indonesia Government. [kami bertanggung jawab atas peretasan dan pelanggaran data PT Sigma Cipta Utama, satu-satunya anak perusahaan yang bertanggung jawab atas pengelolaan data di Elnusa Group, anak perusahaan Pertamina Indonesia, sebuah perusahaan milik negara milik Pemerintah Indonesia]" ujarnya

"These data breach involved 1.6 GB of database and source coding, little because we are too lazy to transfer the rest of hundreds of GB's out of it's network. [pelanggaran data ini melibatkan 1,6 GB basis data dan pengkodean sumber, sedikit karena kami terlalu malas untuk mentransfer sisa ratusan GB dari jaringannya]" tambahnya.

Dalam utas tersebut juga disertakan sebuah link download berkas yang berhasil mereka bobol di antaranya, berkas dari source code portal sebesar 1,1 GB dalam bentuk terkompres.
 
Baca Juga: Sebelum Kemunculan Hacker Bjorka, Indonesia Sudah Diingatkan Anonymus Bahwa akan Diretas!

Kemudian link dari video pembuatan peretasan dan foto isi data yang mereka curi, selanjutnya juga tersedia data karyawan dengan format berkas Comma Separated Values (CSV).

Dengan terang-terangan mereka mengatakan akan menghentikan peretasan di wilayah Indonesia sementara waktu karena terlalu mudah.

Bahkan seperti menyatakan bahwa mereka tak mudah ditangkap, mereka dengan sengaja menaruh informasi nomor telepon dan akun situs breached.to timnya jika ingin menghubungi mereka.

It's getting too hot in Indonesia, and our group will leave Indonesia for now. If you need more information, please kindly contact @cod at +6285773158426 or PM @747 to arrange for Boeing 747 flights. [Terlalu panas di Indonesia, dan grup kami akan meninggalkan Indonesia untuk saat ini. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi @cod di +6285773158426 atau PM @747 untuk mengatur penerbangan Boeing 747]" imbuhnya. ***

Editor: Desi Kris

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X