AYOJAKARTA.COM -- Hujan yang terjadi setiap sore hari di Kota Bogor menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) sungai Ciliwung di bendung Katulampa selalu mengalami kenaikan.
Bahkan, pada Rabu 29 November 2024 TMA bendung Katulampa mencapai 160 sentimeter atau siaga 2.
Untuk itu, dimasa musim hujan seperti saat ini warga yang tinggal bantaran sungai Culiwung diharapkan waspada disaat hujan turun pada sore hari.
"elama ini (Puncak) hujan. (TMA naik) sampai Siaga 4, bahkan tadi malam hujan terus menerus sampai Siaga 2, 160 sentimeter," ucap pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman dilansir dari Republika pada Kamis, 30 November 2023.
Andi menjelaskan, kenaikan TMA Bendung Katulampa biasanya meningkat pada sore hingga malam hari. Di mana pada kawasan hulu Sungai Ciliwung diguyur hujan dalam kurun waktu tersebut.
"Biasanya sore sampai malam hari. Kalau hujan di kawasan Puncak, sore dan beberapa jam kemudian ada peningkatan di Bendung Katulampa sore sampai malam hari," jelasnya.
Saat ini, pengawas Bendung Katulampa terus berkoordinasi dengan pengawas pintu-pintu air di Bogor, Depok, dan Jakarta. Terutama ketika status bendung mencapai Siaga 2 seperti tadi malam.
"Harapan kami warga yang dilintasi Ciliwung tetap warga dan siaga. Menjelang musim hujan, yang kami khawatirkan hujannya merata Bogor, Depok, Jakarta hujan lokal. Kalau pasang, ini yang kita khawatirkan," terangnya.
Baca Juga: TKN Sebut Istilah 'Gemoy' untuk Prabowo Subianto Bukan Hal Buruk, melainkan Anugerah
Namun, lanjut Andi TMA Bendung Katulampa sejak pagi hari ini di angka 30 sentimeter, dengan debit normal 11 ribu liter per detik.
"Naik dan turunnya TMA di Bendung Katulampa dipengaruhi oleh curah hujan di kawasan Puncak," ungkapnya.

Share this article
Hujan yang terjadi setiap sore hari di Kota Bogor menyebabkan TMA sungai Ciliwung di bendung Katulampa selalu mengalami kenaikan.