Situs Tugu Lonceng: Peninggalan Sejarah yang Terbengkalai

Kondisi Tugu Lonceng saat ini memprihatinkan. Peninggalan sejarah itu terlihat seperti bangunan terbengkalai. Tidak mencerminkan situs yang masuk cagar budaya.
Kondisi Tugu Lonceng saat ini memprihatinkan. Peninggalan sejarah itu terlihat seperti bangunan terbengkalai. Tidak mencerminkan situs yang masuk cagar budaya.

BOGOR, AYOJAKARTA — Situs Tugu Lonceng. Mungkin yang ada di benak kita saat mendengar nama itu adalah bangunan tugu dengan lonceng. Namun, nyatanya, yang bisa kamu temukan saat melihat situs ini adalah bangunan kecil dengan pilarnya yang bahkan tidak memiliki lonceng.

Kondisi Tugu Lonceng saat ini memprihatinkan. Peninggalan sejarah itu terlihat seperti bangunan terbengkalai. Tidak mencerminkan situs yang masuk cagar budaya.

Tugu itu sudah mengalami keretakan besar, termakan oleh waktu. Semak-semak tumbuh di sekitar bangunan utama.

Bangunan setinggi kurang lebih 8 meter ini terletak di dekat Stasiun Cilebut dengan jarak 350 meter, tepatnya berada di Jalan Pendidikan, Cilebut Barat, Kabupaten Bogor.

Meski jaraknya berdekatan dengan stasiun dan jalan besar, mereka yang tidak familiar dengan daerah Cilebut mungkin kesulitan menemukan lokasi Tugu Lonceng.

Letak situs ini tersembunyi dari jalan karena terhalang tembok pembatas di dekat tugu. Belum lagi, banyak pedagang kaki lima yang menjamur di sekitar jalan.

Meskipun begitu, masih terdapat papan penunjuk lokasi di pinggir Jalan Pendidikan. Sayangnya, papan itu terhalang pepohonan dan semak.

Selain itu, di sekitar tugu tidak ada sama sekali keterangan yang menjelaskan mengenai sejarahnya ataupun penjelasan bahwa situs ini adalah salah satu cagar alam.

Cerita Penduduk

Cerita mengenai asal usulnya hanya bisa diketahui dari sepenggal cerita dari penduduk setempat saja.

Menurut pengakuan warga sekitar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor sempat mendirikan papan peringatan yang berisikan pasal 105 UU No. 11 Tahun 2010.

Pasal ini berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja merusak cagar budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 15 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 5 miliar.”

“Papannya mah sekarang udah rusak, udah ga ada” ucap Tursinah, salah satu warga sekitar yang sudah tinggal di sana selama 20 tahun, kepada AyoJakarta pada 30 November 2021.

Berdasarkan cerita warga setempat, bagunanan ini merupakan bukti kiprah Belanda yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, tetapi tidak ada yang tahu tepatnya kapan. Dahulu pada zaman penjajahan Belanda, daerah Cilebut merupakan perkebunan karet dan banyak warga pribumi yang bekerja di sana.

Mulanya, tugu ini memiliki 4 pilar dengan tangki air dan lonceng besar sesuai dengan namanya. Lonceng tersebutlah yang digunakan oleh tentara Belanda sebagai penanda mulai dan berakhirnya waktu kerja untuk para pekerja di sana.

Bahkan, dahulu situs ini memiliki dua patung harimau besar yang berada di sisi tugu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kedua patung tersebut dan lonceng menghilang.

“Dulu waktu awal tinggal di sini kayaknya (Tugu Lonceng) gak separah ini. Kalau sekarang udah kaya mau roboh,” kata Tursinah.

Karena kurangnya perhatian dari pemerintah setempat, tugu bersejarah yang sudah usang dan rapuh ini keadaannya semakin parah. Bahkan salah satu pilarnya juga sudah rusak.

Tidak hanya terancam ‘hilang’ secara fisik saja, tetapi kisah bersejarah dari bangunan ini juga terancam lantaran minimnya informasi yang diberikan. Padahal tugu ini merupakan salah satu bukti sejarah perjalanan bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. (Dianur Kholifah Ummah)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Situs Tugu Lonceng

News Update

Nasional

Gandeng Swasta dan Pertamina, Ini Target Berdaulat Energi Lewat Bioetanol 2027

Mulai 2027, RI wajibkan campuran bioetanol bensin dari tebu & jagung demi swasembada. Meniru sukses B50, proyek Pertamina-swasta ini dibayangi bengkaknya biaya konversi akibat rupiah yang melemah.

Sport

Janji Pramono Anung Jika Nobar Final Piala Dunia 2026 Digelar di JIS, Siapkan Fasilitas Ini untuk Masyarakat

Pramono memastikan akses transportasi menuju JIS bagi masyarakat yang akan nobar akan dipersiapkan dengan baik.

Jakarta Selatan

Cara Berkunjung ke Perpustakaan Nyi Ageng Serang di Jakarta Selatan Tanpa Reservasi, Simak di Sini

Untuk mengunjungi Perpustakaan Nyi Ageng Serang pun sangat mudah tanpa perlu melakukan reservasi terlebih dahulu, simak caranya di sini.

Jakarta Timur

Tragedi Gorong-gorong di Cipayung: 3 Pekerja PAM Jaya Tewas Terjebak, Diduga Hirup Gas Beracun

Sebanyak tiga orang pekerja dilaporkan meninggal dunia saat sedang melakukan pekerjaan di dalam gorong-gorong di Jalan Mabes Hankam, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, pada Kamis, 9 Juli 2026.

Jakarta Pusat

Khusus Warga Ber-KTP Jakarta Pusat! Pelatihan Mengemudi Mobil Sekaligus Tes SIM A GRATIS Digelar, Pendaftaran Hanya 1 Hari Saja

Pendaftaran program ini hanya dibuka selama satu hari saja yakni pada 14 Juli 2026.

Nasional

Geger! 7 Fakta Kasus Penggeledahan Kafe di Cipete Jaksel, Terkait 3 Kasus Korupsi, Ada PLN 'Blackout'

7 fakta terkait penggeledahan kafe de'Clan yang kini ramai jadi sorotan warganet.

Metropolitan

Pramono Anung Masih Pertimbangkan Tambahan 6 Golongan Gratis Naik Transjakarta Usulan DTKJ, Segera Umumkan Dalam Waktu Dekat

Pramono mengatakan pihaknya tengah melakukan perhitungan akhir untuk menentukan kelompok mana saja yang layak mendapat subsidi tersebut.

Metropolitan

DTKJ Usulkan Tambahan 6 Golongan Gratis Naik Transjakarta, Siapa Saja?

Ketua DTKJ, Sugihardjo, mengatakan usulan tersebut sudah dimuat dalam revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025.

Pendidikan

Anak Yatim Diprioritaskan jadi penerima KJP Plus, Pramono: Jadi Langkah Awal Anak-anak Memperoleh Kesempatan Pendidikan Tinggi

Bantuan KJP Plus diharapkan bisa jadi bekal para penerima untuk memenuhi kebutuhan pendidikan sehari-hari.

Metropolitan

Terowongan MRT Jakarta Fase 2A Tembus Mangga Besar, Penggalian Jalur Utara Sepanjang 5,8 Km Rampung

Pencapaian ini ditandai dengan momen breakthrough, yakni ketika mesin bor terowongan berhasil menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar.

Metropolitan

Siap Berikan Layanan Kesehatan dengan Standar Internasional, RS Mayadapada Diresmikan Hari Ini

RS Mayapada siap memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dengan standar internasional bagi masyarakat.

Metropolitan

Gandeng Komika Yudhabramasta, CCTV Jakarta Takeover Siap Tegur dan Edukasi Pelanggar Lalin di 6 Titik Ini!

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta baru saja meluncurkan inovasi baru bernama CCTV Jakarta Takeover.

Nasional

Pertanyakan Alasan TNI Jaga Rumah Jampidsus Febri Ardiansyah, Denny Sumargo: Kok Pimpinannya Gak Negur?

Denny Sumargo soroti keberadaan TNI di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah lewat Threads pada 9 Juli 2026. Meski Mabes TNI sebut itu permintaan Kejagung via Perpres.

Nasional

Terkait 3 Kasus Korupsi Kakap, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar dari Rumah Mewah di Sentul!

Ramai penggeledahan sebuah rumah mewah di Sentul, Bogor, yang diduga terkait dengan tiga kasus korupsi besar.

Bisnis

Program Lentera Jiwa Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bukti Nyata ODGJ Bisa Mandiri dan Produktif

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Regional JBB tinjau Program Lentera Jiwa di Bandung. Hapus stigma ODGJ lewat pemberdayaan komunitas.

Metropolitan

DTKJ Usulkan Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000, Tapi Bisa Bebas Transit Selama 3 Jam!

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) secara resmi mengusulkan skema kenaikan tarif Transjakarta menjadi Rp 5.000 dan Transjabodetabek menjadi Rp 10.000.

Nasional

Baru Lapor KPK Setelah OTT Kuansing, Pelaporan Gratifikasi Raja Juli Antoni Dipertanyakan

Menhut Raja Juli Antoni lapor dugaan gratifikasi amplop dari Bupati Kuansing ke KPK pada 3 Juli 2026. Namun, pelaporan usai OTT ini dikritik publik karena dinilai terlambat dan tak hapus unsur pidana.

Jakarta Selatan

Makin Nyaman! Penataan Jalan Ciledug Raya Jaksel Hadirkan Jalur Pedestrian Terintegrasi dan Mural Cantik

Penataan Kawasan Unggulan Triwulan II di Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Petukangan Selatan telah resmi rampung dengan mengusung konsep pedestrian terintegrasi yang memanjakan pejalan kaki.

Jakarta Timur

Jelang HUT RI ke-81, Pasukan Oranye Rawamangun Percantik 18 Ruas Jalan dengan Cat Kanstin!

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, wilayah Kelurahan Rawamangun, Jakarta Timur, mulai mempercantik sejumlah ruas jalan.