Kata Ketua DPRD Soal PTM Kota Bogor

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto
KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto angkat suara jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor pada Senin 4 Oktober 2021 mendatang.
Atang Trisnanto mengapresiasi langkah yang diambil Pemkot Bogor yang dengan sabar melakukan kajian matang, serta tidak tergesa-gesa melakukan PTM.
"Ketika daerah lain sudah melakukan PTM, Kota Bogor tetap sabar dan lebih berhati-hati untuk melakukan PTM. Tentunya ini langkah yang tepat", katanya, Jumat 1 Oktober 2021.
Politisi PKS itu juga memuji kesiapan Pemkot Bogor dalam mengatur petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis PTM di Kota Bogor.
"Semua prosedur dan tahapan persiapan sudah diatur dengan sangat rinci. Tinggal bagaimana semuanya itu dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dan aturan yang sudah dibuat," ujarnya.
Atang juga berpesan, jika pada saat berjalannya PTM nanti terdapat kasus positif Covid-19, ia minta instansi terkait segera melakukan langkah cepat untuk menekan potensi penyebaran Covid-19.
"Saya minta semuanya harus bergerak cepat saat menemukan kasus Covid-19 di sekolah. Tracing dan testing harus cepet dilakukan untuk menghindari hal yang tidak dinginkan," tutupnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengumpulkan kepala sekolah dan Ketua OSIS SMP dan SMA se-Kota Bogor di Lapangan SMP Negeri 5 Bogor, Rabu 29 September 2021.
Pertemuan yang dilakukan secara hybrid (online dan offline) ini membahas mengenai hal-hal terkait prosedur yang harus disiapkan sekolah jelang PTM secara bertahap.
Hadir dalam kesempatan tersebut dan juga memberikan arahan Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Kapolresta Bogor Kota Susatyo Purnomo Condro, Asisten Pemerintahan Kesra Setda Kota Bogor Irwan Riyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi dan perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Bima Arya mengatakan, PTM ini harus dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian. “Kita tidak ingin terjadi klaster-klaster PTM. Sedari awal Satgas menyampaikan dua hal yang menjadi indikator utama PTM. Pertama, angka Covid yang sudang sangat landai, kedua adalah kesiapan protokol kesehatan dan sistem surveilans di sekolah,” ujarnya.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Atang Trisnanto mengapresiasi langkah yang diambil Pemkot Bogor yang dengan sabar melakukan kajian matang, serta tidak tergesa-gesa.