KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor yang sudah menyentuh angka 82 persen dari total sasaran 819.444 orang membuat Satgas Covid-19 Kota Bogor memutar otak untuk terus-menerus menyisir sasaran vaksinasi Covid-19.
Sebab, dengan tingginya angka capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor membuat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 mesti menyisir ke pelosok wilayah, dengan capaian vaksinasi Covid-19 yang tergolong masih di bawah rata-rata.
Atas hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama TNI dan Polri membentuk Tim Pemburu Vaksin untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat Kota Bogor yang belum vaksinasi Covid-19.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, tim pemburu vaksin ini terdiri Polisi wanita (Polwan) Wanita angkatan udara (Wara), Korps wanita angkatan darat (Kowad), Srikandi Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Bogor.
Nantinya para wanita tangguh ini akan mendatangi warga dan menyisir wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah. Dengan menggunakan motor trail para tim ini secara bergantian akan turun ke wilayah di Kota Bogor.
Dengan dilibatkannya 100 srikandi dari berbagai satuan dan instansi ini diharapkan bisa lebih humanis untuk bisa masuk ke lapisan masyarakat terkecil.
Mereka juga dilengkapi dengan modul-modul pemahaman tentang vaksinasi Covid-19. Sehingga masyarakat bisa tergerak untuk datang ke sentra vaksinasi yang sudah kami sediakan.
Setelah diberi pemahaman dan masyarakat mau untuk vaksinasi, petugas akan menyiapkan kendaraan untuk antar jemput peserta vaksinasi.
"Mau satu atau dua orang, saat masyarakat ada yang ingin vaksinasi Covid-19 akan dijemput petugas ke sentra vaksin Covid-19 terdekat dari kediamannya," katanya, Selasa 28 September 2021.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dibentuknya tim pemburu vaksin ini demi mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 Kota Bogor. Mengingat saat ini sudah ada beberapa pelonggaran di Kota Bogor yang disesuai dengan aturan PPKM Level 3.
Untuk menekan penyebaran Covid-19 ditengah pelonggaran PPKM Level 3 ini, Pemkot Bogor terus melakukan sinergitas dengan berbagai pihak untuk mengejar capaian vaksinasi.
Bima menilai perlu ada pola baru untuk mendekat vaksinasi Covid-19 kepada target vaksin. Karena ditengah tingginya capaian vaksinasi target sasaran akan terus berkurang.
"Jadi harus semakin tajam mendekatkan targetnya. Jadi ini pendekatan baru yang diterapkan pak Kapolresta. Kami semua melibatkan para srikandi-srikandi Polwan, Satpol PP, Dishub, Wara, Kowad yang tugasnya secara humanis memburu warga yang belum divaksin untuk diajak dibawa digeser ketempat vaksinasi," tuturnya.
Dirinya berharap dengan adanya tim pemburu vaksin ini bisa lebih menjangkau target vaksinasi dan mempercepat capaian vaksinasi Covid-19.
Kabag Log Polresta Bogor Kota, Kompol Pahyuni mengatakan tim pemburu vaksin ini sudah memiliki data capaian vaksinasi dari Dinas Kesehatan. Tim bergerak setelah mendapati wilayah yang capaiannya masih rendah.
Terakhir, Tim Pemburu Vaksin itu mendatangi 181 warga di Kelurahan Bojongkerta Kecamatan Bogor Selatan. Dari sana, tim berhasil melakukan vaksinasi terhadap 181 warga. Di mana 177 diantaranya vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan 4 lainnya vaksinasi dosis dua.
Setelah warga yang didatangi bersedia melakukan vaksin, petugas pun akan mengantar ke lokasi vaksin terdekat. Tim Srikandi Pemburu Vaksin ini pun mendapat respon sangat baik dari masyarakat.
"Karena kan saat ini di kelurahan-kelurahan dan kecamatan sudah ada gerai vaksin, jadi kita upayakan antar ke lokasi vaksin terdekat. Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik mereka menjadi lebih tersosialisasi tentang vaksin," ujar dia.
Share this article
Nantinya para wanita tangguh ini akan mendatangi warga dan menyisir wilayah yang capaian vaksinasinya masih rendah.