AYOJAKARTA.COM - Dalam perkembangan terbaru mengenai investasi Apple di Indonesia, pembahasan antara pemerintah dan pihak Apple berlangsung sangat intens dengan komunikasi yang terjadi setiap hari, meski terkendala perbedaan zona waktu.
Apple telah menyampaikan komitmen tertulis melalui WhatsApp yang berisi detail poin-poin penting, termasuk rencana investasi senilai 1 miliar dolar AS.
Dokumen ini telah disampikan kepada Kementerian Perindustrian untuk ditindaklanjuti lebih detail.
Investasi yang direncanakan Apple akan melibatkan vendor-vendor besar dalam industri komponen iPhone.
Dari total 320 vendor yang terlibat dalam produksi iPhone 16, saat ini baru satu vendor yang akan dibawa ke Indonesia.
Namun vendor tersebut tergolong signifikan dengan potensi penjualan minimal 1 miliar dolar AS.
Yang menarik, vendor yang akan masuk ini bukan yang terakhir, karena Apple telah menyampaikan rencana untuk membawa lebih banyak vendor ke Indonesia di masa mendatang.
Detail teknis investasi mencakup produksi komponen internal dan eksternal iPhone, termasuk aspek perangkat lunak.
Meski spesifikasi detail komponen belum bisa diungkapkan sepenuhnya, investasi ini akan fokus pada komponen yang disebut sebagai komponen "R" yang mencakup bagian dalam dan luar perangkat.
Pemerintah Indonesia dan Apple masih dalam tahp finalisasi untuk memastikan semua aspke teknis dapat berjalan dengan baik.
Terkait timeline implementasi, terdapat perbedaan preferensi antara pemerintah Indonesia dan Apple.
Kementerian Perindustrian menginginkan pembangunan fasilitas dimulai pada tahun 2025, sementara Apple merencanakan realisasi investasi pada tahun 2026.
Perbedaan waktu ini masih dalam tahap negosiasi dengan pemerintah Indonesia aktif mendorong agar realisasi dapat dipercepat sesuai target 2025.
Meski Apple menyampaikan preferensi timelinenya secara tertulis.

Share this article
Apple telah menyampaikan komitmen tertulis melalui WhatsApp yang berisi detail poin-poin penting, termasuk rencana investasi 1 miliar USD.