Tidak Ingin Status Sebagai KPM Bansos PKH atau BPNT Terhapus di Tahap Ketiga? Pastikan Menyiapkan Dokumen ini Segera!

Tidak Ingin Status Sebagai KPM Bansos PKH atau BPNT Terhapus di Tahap Ketiga? Pastikan Menyiapkan Dokumen ini Segera!
Tidak Ingin Status Sebagai KPM Bansos PKH atau BPNT Terhapus di Tahap Ketiga? Pastikan Menyiapkan Dokumen ini Segera!

AYOJAKARTA.COM – Setelah proses pencairan bantuan tahap kedua selesai dilakukan, masing-masing KPM bansos baik PKH atau BPNT perlu melakukan pemutakhiran data.

Langkah tersebut selain bertujuan untuk proses pemadanan data calon KPM bansos PKH atau BPNT, juga untuk memastikan keberlanjutan status di tahap ketiga.

Sebagaimana telah menjadi ketentuan, status para KPM bansos baik PKH atau BPNT tidak bersifat permanen atau berlaku sepanjang masa.

Baca Juga: Jaminan Karier Stabil! Ini 5 Rekomendasi Sekolah Kedinasan 2025 dengan Penempatan Cepat

Guna memastikan bansos tidak salah sasaran, Kemensos melalui Pendamping Sosial atau Petugas PKH memberikan arahan kepada seluruh KPM untuk melakukan pemutakhiran.

Salah satu bentuk aktualisasi yang dapat dilakukan oleh masing-masing KPM adalah dengan melakukan pengumpulan berkas.

Adapun jenis dokumen pertama yang perlu diserahkan ke Pendamping Sosial atau Petugas PKH di masing-masing wilayah adalah salinan Buku Tabungan KKS.

Dokumen selanjutnya yang perlu disiapkan oleh para KPM agar pemutakhiran data dapat dilakukan adalah Salinan ATM Bank Himbara, dan Kartu Keluarga.

Baca Juga: Update BSU Batch 4, Ada Laporan Pencairan di Bank BRI dan BNI serta Kriteria Penerima Rp600 Ribu

Selain berisi komponen Ibu Hamil dan Balita, salinan Kartu Keluarga juga memuat komponen Anak Usia Sekolah, serta Lansia.

Dokumen berikutnya yang perlu disiapkan oleh masing-masing KPM, khususnya pemilik komponen Ibu Hamil adalah Kartu Sehat Posyandu.

Jenis dokumen selanjutnya yang perlu disiapkan oleh KPM bansos PKH pemilik komponen anak usia sekolah adalah Salinan raport, dari kategori PAUD hingga SMA.

Adapun berkas selanjutnya yang perlu disiapkan untuk pemutakhiran data calon KPM bansos di tahap ketiga adalah Salinan KTP Suami atau Istri.

Baca Juga: Ulah WNI Ditengarai Membuat Pemerintah Jepang Geram, Benarkah Daerah Asal Pekerja Migran Indonesia Masuk Daftar Hitam?

Berkas dokumen berikutnya yang perlu diserahkan setiap KPM kepada Petugas PKH atau Pendamping Sosial di wilayah masing-masing adalah Salinan KIS atau KIP.

Jenis dokumen kedelapan yang perlu diserahkan calon penerima bansos tahap ketiga adalah Salinan Akta Kelahiran setiap anggota keluarga sesuai KK.

Sedangkan jenis tambahan yang perlu diserahkan agar status KPM tidak terhapus adalah Foto KPM berukuran 4R dengan tampilan bagian depan rumah sebagai latar belakang.

Seluruh berkas dimasukkan dalam satu amplop coklat untuk diserahkan ke Petugas PKH atau Pendamping Sosial di masing-masing wilayah.

Baca Juga: Bukan Cuma Dugaan Ijazah Palsu, Benarkah Upaya Penghianatan Kepada Nilai Persatuan Juga Termasuk Dosa Politik Jokowi?

Tujuan pengumpulan dokumen tersebut adalah untuk memastikan ketersediaan kategori komponen bagi calon KPM.

Seluruh data KPM penerima bansos tahap kedua yang telah terkumpul akan dimasukkan kedalam pangkalan data Dinas Sosial.

Melalui aplikasi SIKS-NG yang berada di bawah otoritas Supervisor Petugas PKH, salinan data-data tersebut selanjutnya akan diinput.

Hasil penginputan data yang sudah dimutakhirkan, akan menjadi penentu jumlah besaran bansos PKH atau BPNT di tahap ketiga. ***

Baca Juga: Oppo A5i Pro Resmi Meluncur: RAM Besar 8 GB dan Baterai 6000 mAh, tapi Ada Kekurangan Ini

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PKH atau BPNT
# Bansos
# Pendamping Sosial

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.