Maaf! Ini Daftar 10 Bansos yang Belum Pasti Akan Dilanjutkan di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka

 

AYOJAKARTA.COM - Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan resmi dilantik tanggal 20 Oktober 2024. 

Memasuki era pergantian Presiden Indonesia periode tahun 2024-2029, pastinya akan membawa kebijakan baru termasuk berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial.

Ada wacana terkait bansos yang telah disalurkan di tahun 2024 belum pasti akan dilanjutkan pada Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Meliputi bantuan-bantuan yang bersifat non reguler atau bansos yang bersumber dari dana APBD.

Lalu bansos apa saja yang belum pasti disalurkan kembali pada era Pemerintahan Prabowo-Gibran di tahun 2025?

Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan kanal YouTube Diary Bansos pada hari Rabu (16/10/24), berikut rincian 10 bansos yang belum tentu dicairkan kembali di era Pemerintahan Prabowo-Gibran tahun 2025. 

Baca Juga: BIADAB! Kejahatan Abi Sudirman Pemilik Panti Asuhan Diungkap Teman Lama: Ada Kasta dan Korban Dipilih yang Glowing

1. Bantuan MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg

Bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg akan disalurkan hingga akhir tahun 2024 seperti instruksi Presiden Joko Widodo. 

Akan tetapi bansos ini belum tentu akan disalurkan kembali ke era Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Penyaluran bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg ini untuk mengatasi kondisi kerawanan pangan, menjaga stabilitas pemenuhan kebutuhan pangan, dan kesejahteraan masyarakat miskin ekstrem.

Bansos ini disalurkan kepada 22 juta KPM kategori miskin ekstrem yang tercatat di data desil 1-4 P3KE Kemenko PMK.

Bansos ini disalurkan kepada KPM di kantor pos atau titik-titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa.

 

2. BLT Dana Desa 

Dana bansos BLT Dana Desa bersumber dari APBD sehingga penyaluran bansos BLT Dana Desa bisa dilaksanakan jika anggaran terpenuhi.

BLT Dana Desa disalurkan KPM prioritas miskin ekstrem yang terdaftar aktif di DTKS tetapi bukan sebagai penerima bansos PKH dan BPNT.

Pencairan bansos BLT Dana Desa jika periode satu bulan sebesar Rp300 ribu.


3. Bantuan daging ayam dan telur

Bantuan KRS (keluarga risiko stunting) berupa penyaluran 1 kg daging ayam dan 10 butir telur kepada 1,4 juta KPM kategori rawan stunting yang tercatat di data BKKBN.

Penyaluran bansos ini melalui kantor pos dan titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa.


4. KJP (Kartu Jakarta Pintar) Plus 

Bansos KJP Plus dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diperuntukkan bagi KPM peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK, Sederajat.

KPM wajib terdaftar di DTKS dan sudah dinyatakan layak sebagai penerima bansos.

Berikut rincian nominal bantuan KJP Plus yang dicairkan.

Baca Juga: SKD Dimulai Hari Ini! Nilai Ambang Batas Tiap Kategori Ternyata Beda, Loh!

SD/SDLB/MI

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp130ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp250 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp135 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp130 ribu per bulan


SMP/SMPLB/MTs

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp300 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp170 ribu per bulan


SMA/SMALB/MA

- Subsidi uang SPP: Rp290ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp420 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp290 ribu per bulan


SMK

- Subsidi uang SPP: Rp240ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp450 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp240 ribu per bulan


Peserta PKBM

- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115 ribu.

Biaya rutin KJP Plus disalurkan maksimal Rp100 ribu per bulan dan pencairan dana bansos ini melalui Bank DKI.


5. KLJ

Dana bansos Kartu Lansia Jakarta (KLJ) bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Sasaran penerimanya adalah lansia 60 tahun ke atas kategori rentan miskin dengan nominal pencairan yang diterima Rp300 ribu melalui Bank DKI


6. KPDJ

Dana bansos KPDJ (Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta) bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diperuntukkan bagi KPM penyandang disabilitas tidak mampu atau prasejahtera.

Nominal pencairan yang diterima Rp300 ribu per bulan melalui Bank DKI.


7. KAJ

Kartu Anak Jakarta (KAJ) dicairkan dari sumber dana APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sasaran penerima bansos adalah anak usia dini (0-6 tahun) yang masuk kategori keluarga tidak mampu.

Nominal pencairan Rp300 ribu per bulan melalui Bank DKI, tetapi jika pencairan langsung tiga bulan, berarti besaran yang diterima KPM Rp900 ribu.


8. KJMU

KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul) disalurkan untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif PTN maupun PTS yang berasal dari kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin yang terdaftar di DTKS Kemensos RI.

Dana KJMU dicairkan sebesar Rp 1,5 juta per bulan atau total Rp9 juta per semester melalui Bank DKI.


9. PKH Plus

PKH Plus dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sasaran penerimanya adalah KPM lansia usia 70 tahun ke atas yang termasuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Nominal yang dicairkan sebesar Rp500 ribu untuk periode penyaluran tiga bulan sekaligus melalui KKS.

Baca Juga: Peserta Wajib Catat! Ada Aturan Terbaru Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2024, Cek Juga Strategi Pengerjaannya

10. Kartu Pra Kerja

Kartu Pra Kerja diberikan kepada individu pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK atau pemutusan hubungan kerja, dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi atau skill termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Peserta yang dinyatakan lolos Kartu Pra Kerja akan mendapatkan subsidi pelatihan dan insentif dengan total Rp4,2 juta, dengan rincian sebagai berikut.

- Subsidi pelatihan sebesar Rp3,5 juta (tidak dapat diuangkan karena untuk biaya pelatihan)

- Insentif personal sebesar Rp600 ribu

- Insentif pengisian survei sebesar Rp50 ribu diberikan du kali.

Untuk insentif yang didapatkan dapat diuangkan dengan nominal pencairan Rp700 ribu dan ditarik tunaikan di bank Himbara tertunjuk.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tidak dilanjutkan
# pemerintahan Prabowo
# Bansos

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.