AYOJAKARTA.COM – Pada Oktober 2024, pemerintah melalui sejumlah instansi telah menyalurkan sebanyak tujuh jenis bantuan sosial (bansos) kepada para keluarga penerima manfaat (KPM).
Selain melibatkan lembaga perbankan seperti Bank Himbara, pencairan bansos atau bantuan sosial kepada para KPM atau keluarga penerima manfaat juga melibatkan PT Pos.
Disamping kedua lembaga tersebut, proses penyaluran bansos bagi para KPM di sejumlah daerah juga melibatkan pemegang otoritas atau pemangku wilayah.
Adapun jenis bantuan yang hingga hari ini, Kamis, 10 Oktober 2024, masih dalam proses penyaluran kepada para KPM di seluruh Indonesia adalah bansos reguler serta bansos komplementer.
Sehubungan dengan jadwal penyaluran bansos yang hingga kini masih dalam proses, para KPM perlu mengetahui sejumlah informasi berikut.
Informasi Penting yang Perlu Diketahui KPM Bansos Sebelum Tahun 2025
Pertama, sampai dengan saat ini Bank Himbara dengan PT Pos Indonesia selalu lembaga penyalur bansos terus mengoptimasi proses peralihan bagi KPM PKH dan BPNT.
Terkait dengan periode salur KPM dari PT Pos yang belum cair sejak Juli 2024, diperkirakan akan diakumulasi hingga periode pencairan Desember atau enam bulan.
Apabila hal tersebut benar-benar terwujud, KPM peralihan dari PT Pos Indonesia ke Bank Himbara akan memperoleh bantuan tunai sedikitnya Rp1.200.000 per KPM.
Meski belum sepenuhnya sahih atau bisa dipastikan, status KPM peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara tetap terdata sebagai penerima.
Berbeda dengan KPM peralihan yang menunggu, penyaluran bansos reguler bagi KPM pemilik kartu KKS lawas hingga saat ini sudah berlangsung di hampir semua bank Himbara.
Informasi selanjutnya adalah jumlah pencairan dana bansos Program Indonesia Pintar yang hingga hari ini telah mencapai angka sekitar 11 juta dari 18,6 juta siswa.
Mengacu pada proses verifikasi yang masih dalam perkembangan, kuota tersebut diperkirakan akan sepenuhnya terpenuhi pada akhir 2024 atau periode salur ketiga.
Adapun bansos non tunai Cadangan Beras Pemerintah berupa beras 10 kilogram, sampai akhir tahun 2024 masih tersisa dua termin pencairan.
Para KPM yang tergolong dalam daftar penerima manfaat, akan mendapat penyaluran sampai dengan akhir tahun 2024.
Sedangkan untuk BLT Dana Desa yang Oktober ini memasuki periode akhir tahun, dipastikan akan tetap cair sesuai kesepakatan di masing-masing daerah.
Informasi berikutnya adalah terkait penyaluran program bansos KRS atau Keluarga Risiko Stunting untuk sebanyak 1,4 juta KPM yang tersebar di tujuh provinsi Indonesia.
Bansos KRS pada periode Oktober 2024, masih terus disalurkan dan belum dapat dipastikan keberlanjutannya pada awal 2025 mendatang.***

Share this article
Pencairan bansos atau bantuan sosial kepada para KPM atau keluarga penerima manfaat juga melibatkan PT Pos.