AYOJAKARTA.COM – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah banyak yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk alokasi Juli-Agustus 2024.
Bantuan PKH dan BPNT Juli-Agustus 2024 sudah disalurkan kepada para KPM secara non tunai melalui kartu KKS.
Hingga kini, bantuan PKH dan BPNT Juli-Agustus 2024 masih dicairkan khususnya untuk penggenapan kuota bantuan PKH 10 juta KPM dan BPNT 18,8 juta KPM.
Setiap tahap pencairan ada KPM yang dinyatakan tidak layak oleh pemerintah, karena itu Kementerian Sosial melakukan penggenapan dengan cara validasi by system.
Diprediksikan mulai akhir Agustus hingga awal September 2024 nanti akan dicairkan untuk penggenapan validasi by system.
Setelah bantuan Juli-Agustus 2024 dicairkan, banyak KPM yang penasaran kapan periode berikutnya akan dicairkan.
Selain itu, tak sedikit juga KPM yang penasaran apakah bantuan PKH dan BPNT periode berikutnya akan tetap disalurkan untuk dua bulan.
Hal ini mengingat pencairan yang biasanya dilakukan melalui Pos Indonesia untuk alokasi tiga bulan dialihkan ke kartu KKS.
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos pada Kamis (29/8/2024), berdasarkan periode Juli-Agustus maka di periode yang akan datang pencairannya akan tetap sama untuk alokasi dua bulan yaitu September-Oktober 2024.
Untuk pencairan yang sejak awal melalui kartu KKS, berdasarkan periode Juli-Agustus bantuan yang pertama kali disalurkan pada akhir Juli adalah PKH melalui Bank BSI khusus Provinsi Aceh.
Kemungkinan untuk periode September-Oktober 2024 bantuan yang lebih dulu dicairkan adalah PKH dan disalurkan pada akhir bulan oleh Bank BSI.
Untuk memastikan hal tersebut tentu harus melihat status di SIKS-NG karena saat ini statusnya masuk belum terupdate.
Sehingga, belum bisa dipastikan bantuan yang pertama kali akan dicairkan di periode September-Oktober 2024 PKH atau BPNT.
Jika mengacu pada pencairan periode Juli-Agustus, pada awal bulan Juli dilakukan penyiapan data hasil verifikasi kelayakan yang dilakukan masing-masing pemerintah daerah oleh Pusdatin.
Kemudian, pada pertengahan Juli diterbitkan berbagai surat mulai dari Surat Perintah Membayar (SPM) hingga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Jika SP2D sudah diterbitkan maka status akan berubah menjadi Standing Instruction (SI) dan barulah bantuan bisa dicairkan ke rekening KPM.
Proses transfer dana bantuan dilakukan pada akhir bulan Juli dan mayoritas KPM mendapati saldo masuk di awal bulan Agustus.
Mengacu pada pencairan tersebut, maka untuk periode September-Oktober kemungkinan juga sama.
Pertengahan bulan September masih dalam proses penyiapan data oleh Pusdatin yaitu menghimpun hasil verifikasi kelayakan yang dilakukan pemerintah daerah.
Pada minggu kedua hingga ketiga kemungkinan masuk ke tahap penerbitan SPM dan SPP.
Kemudian, pada minggu terakhir diterbitkan SP2D dan status berubah menjadi SI.
Lalu, pada minggu terakhir bulan September hingga awal Oktober berlangsung pencairan bantuan PKH dan BPNT.
Share this article
Diprediksikan mulai akhir Agustus hingga awal September 2024 nanti akan dicairkan untuk penggenapan validasi by system.