AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Kartu Sembako atau PKH dan BPNT tahap kedua pada hari ini, Rabu, 11 Juni 2025.
Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) melaporkan bahwa dana sebesar Rp600.000 telah masuk ke dalam kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka.
Informasi ini berdasarkan pantauan langsung di mesin EDC di beberapa wilayah. Salah satu penarikan tercatat di kawasan Diponegoro dan Toko Owen Paguat, di mana dana bansos telah berhasil dicairkan secara tunai.
Baca Juga: Sudah Tahu? 8 Pemimpin Dunia Ini Lahir Bulan Juni, 2 dari Amerika dan 4 dari Indonesia
Nominal bantuan ini diduga merupakan gabungan dari dana PKH komponen lansia dan penyandang disabilitas, yang sudah dijadwalkan pencairannya di bulan Juni.
Penerima Diminta Cek Saldo Secara Berkala
Para penerima manfaat diimbau untuk rutin mengecek saldo KKS mereka, namun tetap bijak dan tidak terlalu sering untuk menghindari antrean panjang serta kekecewaan bila saldo belum tersedia.
Hingga saat ini, pencairan dana belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos), saat ini masih dilakukan validasi terhadap jutaan data KPM.
Salah satu langkah yang tengah berlangsung adalah evaluasi terhadap sekitar 1,9 juta penerima yang dikeluarkan dari program PKH, serta sekitar 7,3 juta penerima manfaat KIS PBI JK yang juga dinyatakan tidak lagi memenuhi kriteria.
Waspadai Status Desil dalam Penentuan Bantuan
Penyaluran bansos kini juga mempertimbangkan status desil kesejahteraan. Masyarakat yang masuk dalam desil 1 sampai 4 umumnya tetap menjadi prioritas penerima bantuan.
Sementara itu, KPM yang berada pada desil 6 hingga 10 terancam tidak lagi memperoleh bantuan seperti PKH dan BPNT.
Masyarakat disarankan untuk mengecek status desil mereka melalui pendamping sosial di desa atau kelurahan setempat, atau secara mandiri melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Data KPM Baru Mulai Terdeteksi di Sistem DTSEN
Dalam pembaruan terkini, sejumlah calon penerima baru mulai muncul di sistem aplikasi DTSEN, khususnya bagi mereka yang menggantikan posisi dari KPM yang sudah dinonaktifkan.
Status awal dalam sistem ditandai dengan "persiapan data awal", yang menunjukkan bahwa mereka berpeluang besar untuk menerima bantuan pada tahap berikutnya.
Baca Juga: Ramai Polemik Penambangan Nikel di Raja Ampat, Apa Fungsi dan Manfaat Nikel bagi Kehidupan?
Bagi masyarakat yang belum pernah menerima bansos namun tergolong miskin atau rentan miskin, sangat disarankan untuk mengecek status mereka secara online ataupun melalui aplikasi Cek Bansos resmi milik Kemensos.
Penyaluran di Wilayah Jawa Timur dan Lainnya
Untuk wilayah Jawa Timur, pengecekan saldo KKS di mesin EDC telah menunjukkan adanya dana masuk sebesar Rp600.000 pada 11 Juni 2025.
Proses pencairan dilakukan langsung melalui mesin EDC Bank BRI dengan memasukkan kartu KKS dan PIN secara aman.
Meskipun begitu, belum seluruh wilayah melaporkan pencairan secara serentak. Informasi resmi dari Kemensos masih ditunggu untuk mengonfirmasi apakah penyaluran sudah bersifat nasional atau masih bertahap.***

Share this article
Bansos PKH dan BPNT tahap 2 cair 11 Juni 2025. KPM terima Rp600.000 via KKS. Cek saldo rutin, pencairan belum merata.