Tips Mengatur Keuangan dengan Metode 50/30/20, Solusi Agar Gaji Tak Sekadar Numpang Lewat

Ilustrasi mengatur keuangan
Ilustrasi mengatur keuangan

AYOJAKARTA.COM - Sebenarnya dalam mengatur keuangan hanya persoalan uang keluar harus lebih sedikit dari uang yang masuk.

Tapi pada kenyataan tidak semua orang mengerti bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik, sehingga gaji atau pendapatan yang dimiliki hanya sekadar numpang lewat belaka.

Jika kamu sudah menyadari pentingnya mengatur keuangan dan ingin serius mendalami pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang Berdasarkan Cara Mengatur Keuangan, Kamu Termasuk Tipe yang Mana?

Maka kamu perlu mengetahui metode atau aturan 50/30/20, sebenarnya seberapa efektifkah metode ini?

Dilansir AyoJakarta.com dari laman Manulife pada Minggu (17/9/2023), cara mengatur keuangan menggunakan metode atau aturan 50/30/20 merupakan metode membagi dana pendapatan ke dalam tiga kategori.

Yakni kebutuhan, keinginan, dan masa depan atau utang. Nah angka 50, 30, dan 20 ini mewakili persentase dana yang harus dialokasikan ke dalam tiga kategori tersebut.

Baca Juga: Bukan Sekadar Punya atau Ada, Ini 5 Etika Keuangan yang Perlu Diterapkan di Dalam Membina Rumah Tangga

Sebenarnya mengatur seberapa besar pengeluaran keuangan bukan perkara yang mudah, apalagi bagi yang sudah berkeluarga atau telah menikah dan memiliki anak.

Yang mana kebutuhan akan bertambah dan sulit merekam secara lengkap kemana saja uang yang dikeluarkan selama ini.

Tapi hal ini juga berlaku bagi yang masih single atau belum menikah, tampaknya keinginan pribadi untuk membeli barang tertentu dan hobi seperti nongkrong juga membuat keuangan susah diatur.

Baca Juga: 5 Tipe Kepribadian Seseorang Dilihat dari Cara Mengelola Keuangan, Nomor 5 Paling Unik!

Maka dari itu yang harus dilakukan untuk mengatasi agar gaji atau pendapatan tidak sekadar numpang lewat belaka adalah dengan mengatur keuangan, salah satunya bisa memakai metode 50/30/20.

Untuk lebih jelasnya, berikut tips mengatur keuangan dengan metode 50/30/20 solusi agar tidak boros dan punya pegangan masa depan.

- 50 persen untuk kebutuhan meliputi sewa atau cicil rumah, belanja bahan makanan, pakaian, utility dan lain sebagainya.

Baca Juga: Horor! Kenali 5 Efek Berbahaya Penggunaan Paylater, Picu Utang dan Stres Keuangan

- 30 persen untuk keinginan, mulai dari keinginan besar seperti travelling, nongkrong, belanja, sampai yang kecil seperti biaya langganan wifi.

- 20 persen untuk masa depan, simpanan atau utang yang terdiri dari tabungan, investasi, ataupun utang.

Pada intinya dengan mengetahui pendapatan dan pengeluaran yang dimiliki maka akan mempermudah untuk tetap stay on budget.

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Mengelola Keuangan, Bikin Hidup Berantakan dan Gagal Bahagia

Orang yang bisa mengatur keuangan, maka tidak akan ada kasus telat bayar sewa tempat tinggal karena dana tanpa sengaja terpakai ketika liburan.

Hal ini dikarenakan keduanya menggunakan alokasi dana dari kategori yang berbeda dan memiliki anggarannya tersendiri.

Dengan mengatur keuangan menggunakan metode 50/30/20 akan mempermudah dalam mengelola keuangan yang masuk (pendapatan) dan yang keluar (pengeluaran).

Bahkan bisa dibilang bahwa metode ini bukan metode sembarangan karena telah melalui hasil riset sepanjang 20 tahun oleh salah satu Senator Amerika Serikat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mengatur
# utang
# pengeluaran
# keuangan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.