Terdeteksi Listrik 2.200 VA Padahal Tak Punya? Ini Solusi Agar Bantuan PKH dan BPNT Kamu Cair Kembali

kabar gembira bagi KPM PKH dan BPNT yang bantuan tahap pertama 2025 tidak cair karena terdeteksi memiliki daya listrik 2.200 VA atau lebih.
kabar gembira bagi KPM PKH dan BPNT yang bantuan tahap pertama 2025 tidak cair karena terdeteksi memiliki daya listrik 2.200 VA atau lebih.

AYOJAKARTA.COM -- Kabar menggembirakan bagi para penerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) atau BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) yang bantuan tahap pertama 2025 tidak cair karena terdeteksi memiliki daya listrik 2.200 VA atau lebih.

Berdasarkan koordinasi intensif antara Dinas Sosial, pendamping bantuan sosial, dan pihak PLN di beberapa daerah.

Seperti Kabupaten Banyuwangi, kini telah tersedia solusi pemutakhiran data bagi mereka yang sebenarnya tidak pernah mendaftar atau memiliki daya listrik sebesar itu.

Baca Juga: KPM PKH BPNT Wajib Waspada! Nasib Bantuan Tahap 2 Bergantung pada Data DTSEN, Siapa Bertahan dan Tersingkir?

Permasalahan ini muncul karena adanya integrasi data secara meluas yang menggabungkan Data Registrasi Sosial Ekonomi, Dukcapil, dan data dari BPS untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

Sistem secara otomatis mendeteksi kepemilikan listrik 2.200 VA ke atas berdasarkan NIK (Nomor Induk Kependudukan).

Yang kemudian menyebabkan bantuan tidak cair karena penerima dianggap sudah sejahtera atau mampu.

Namun, banyak kasus di lapangan menunjukkan bahwa penerima bantuan yang terdata memiliki daya listrik tinggi ternyata tidak pernah memasang daya sebesar itu.

Baca Juga: 6 Bansos Cair Menjelang Ramadan 2025, Nomor 3 Wajib Dipatuhi agar PKH dan BPNT Tidak Dibatalkan

Atau mungkin pernah mendaftar tetapi kemudian telah menurunkan (downgrade) dayanya menjadi 900 VA atau 1.300 VA.

Pemutakhiran data kini dapat dilakukan dengan mendatangi kantor PLN setempat untuk memperbarui data sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengintegrasikan data penerima bantuan sosial melalui DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), yang merupakan penyempurnaan dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

DTSEN telah menggabungkan berbagai data seperti data penerima bantuan sosial, data pendidikan, data sosial ekonomi, dan data dari Badan Pusat Statistik menjadi satu kesatuan yang komprehensif.

Baca Juga: Bansos Triwulan 1 Berakhir Ramadhan, PKH dan BPNT Tahap 2 Akan Pakai Data Baru dengan Kriteria 3 Komponen Saja

Integrasi data ini memungkinkan pemerintah untuk mendeteksi semua aset yang dimiliki penerima bantuan berdasarkan NIK secara lebih akurat.

Penting untuk dicatat bahwa pada penyaluran bantuan tahap pertama tahun 2025 ini, data penyaluran masih menggunakan acuan DTKS.

Sehingga beberapa usulan yang diajukan pada akhir tahun 2024 mungkin belum terakomodasi.

Namun, pada penyaluran tahap kedua, data DTSEN akan diimplementasikan secara penuh.
Selain itu, pada bulan Maret 2025.

Baca Juga: Resmi! Bansos PKH Tahap 2 2025 Hanya Cair Untuk KPM yang Memiliki 3 Komponen Ini, Cek Kriterianya di Sini

Direncanakan akan ada petugas yang melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi penerima bantuan apakah masih layak atau tidak menerima bantuan.

Sesuai dengan komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Perlu dipahami bahwa status kemiskinan bersifat dinamis dan fleksibel, sehingga pemutakhiran data perlu dilakukan secara terus-menerus.

Baca Juga: DTKS Resmi Diganti DTSEN, Begini Nasib KPM PKH-BPNT di Tahap 2 Nanti

Bagi penerima bantuan sosial yang menghadapi kendala terkait daya listrik 2.200 VA, disarankan untuk segera mencoba solusi pemutakhiran data yang telah dijelaskan.

Namun, perlu diingat bahwa jika keluarga tersebut memang secara faktual memiliki daya listrik di atas 2.200 VA.

Mereka harus menerima kenyataan bahwa sistem tidak memperbolehkan penerima bantuan sosial memiliki daya listrik sebesar itu karena dianggap sudah sejahtera atau mampu secara ekonomi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cair
# cair
# PKH
# BPNT
# Listrik

News Update

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).